Kapten Moerdoko : Tetap Laksanakan Protokol Kesehatan di Masa Transisi

Jakarta Barat - Antisipasi Penyebaran Wabah Virus Covid-19 di Wilayah Koramil 05 Kebon Jeruk Kodim 0503/JB, Serka Besus Y 4 personil BKO yang di bantu 1 personil Kodim 0503/JB dan 2 personil Satpam PD Pasar Kedoya laksanakan PDMPK.

Kodim 0503/JB Gelar Baksos di Wilayah Koramil 04/Cengkareng

Jakarta - Komandan Distrik Militer (Dandim) 0503/JB, Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, S.I.P bersama Ketua Persit KCK Cabang XVII Ny Endah Dadang Ismail yang didampingi Danramil 04/Cengkareng, Kapten Cpl Edy Moerdoko bersama Ketua Persit Ranting 05 Koramil 04/CK, Ibu Sriyatun Moerdoko melaksanakan Bakti Sosial (Baksos), Rabu, 20 Januari 2021.

Jakbar Berbagi di Jum'at Barokah

Jakarta - Lima kaum Dhuafa kembali mendapatkan kepedulian dari Koramil 04/Cengkareng, Kodim 0503/JB, dan Persit KCK Ranting 5 Cab XVII.

Gabungan Tiga Pilar Bonjer Gelar Ops Yustisi

Jakarta Barat - Sanksi sosial kembali di berikan kepada warga yang tidak menerapkan protokol kesehatan dengan tidak menggunakan masker.

Babinsa Pelda Sutoyo Bersama Jajaran Tiga PIlar Gelar OK PREND

Jakarta Barat - “Sebanyak 35 Orang yang terjaring tidak menggunakan masker dalam giat Operasi Kepatuhan Peraturan Daerah Propinsi DKI (OK PREND) yang dilaksanakan gabungan 3 pilar dalam rangka Pelaksanaan Pergub No.51 Tahun 2020 tentang Penegakan Disiplin Mematuhi Protokol Kesehatan ( PDMPK ) untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan Covid – 19. khususnya di Wilayah Kel. Kedoya Utara, Kec. Kebon Jeruk.” Urai Danramil 05/KJ Kapten Cpl R Edy Moerdoko.

Showing posts with label Berita Utama. Show all posts
Showing posts with label Berita Utama. Show all posts

Tuesday, October 29, 2019

Jalin Kemitraan, SEKAT-RI Teken MOu dengan Disdag Sulsel


Portalindo.co.id, Makassar ---
Serikat Wartawan Media Online Republik Indonesia (SEKAT-RI) menjalin kemitraan dan kerjasama bersama dengan
Dinas Perdagangan (Disdag) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel)

Dalam pertemuan yang digelar di Kantor Disperindag Sulsel, Jalan Manunggal, Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Senin, (28/10/2019)

Ketua Umum SEKAT-RI, Muhammad Iqbal, mengatakan bahwa pertemuan ini dengan Kadis Disdag Sulsel ini untuk menjalin kemitraan dan kerjasama

"Program yang kami tawarkan adalah program pelatihan dan pengembangan SDM termasuk pelatihan jurnalistik" kata Iqbal yang didampingi oleh Sekjend dan Ketua DPD SEKAT-RI

Selain menawarkan kerjasama dan kemitraan,   Iqbal menjelaskan bahwa kemitraan ini untuk memperkuat sinergitas antara media dan pemerintah Sulsel

"SEKAT-RI hadir untuk memberikan program-program pelatihan yang memberikan nilai positif dan edukasi." ungkapnya

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sulsel, Hadi Basalamah mengatakan bahwa kerjasama ini sangat membantu, selain memperluas informasi juga memberikan edukasi

"Ini sangat bagus, kami tertarik untuk bekerjasama dengan SEKAT-RI." ujar Hadi Basalamah

Hadi menambahkan kehadiran SEKAT-RI ini menjadi warna tersendiri untuk organisasi pers yang sudah ada.

Tak hanya memberikan edukasi jurnalistik tapi juga memberikan motivasi serta pelatihan-pelatihan yang membangkitkan semangat

"Saya sendiri sangat mendukung atas kemitraan ini" pungkasnya mengakhiri (syam)
Share:

Babinsa Koramil 05/KJ, Serda Asmaun Komsos Bersama Tokoh Masyarakat Kedoya Utara


Portalindo.co.id, Jakarta Barat -- Bertempat di Rt. 02/01, Kel. Kedoya Utara, Kec.Kebun Jeruk, Jakarta Barat, pukul 11.00 Wib, Senin (28/10/19)

Babinsa Koramil 05/KJ Kodim 0503/JB, Serda Asmaun laksanakan anjangsana bersama  Bapak Agus R dan rekan-rekannya yang merupakan Tokoh Pemuda di Kel. Kedoya Utara, Jakarta Barat.

Dalam komunikasi Sosialnya, Serda Asmaun beserta Tokoh pemuda hari ini koordinasi serta memonitoring perkembangan situasi wilayah di Kel. Kedoya Utara ini yang mana situasi tetap aman, tentram dan kondusif berkat kerjasama yang baik antar semua komponen khususnya karang taruna yang ada.

Babinsa Serda Asmaun dalam koordinasinya menyampaikan beberapa hal tentang situasi wilayah di kedoya Utara ini agar tetap di pertahankan dan di tingkatkan kerjasamanya yang selama ini terjalin dengan baik dan solid .

"Harapan kami peran serta antar Tokoh Pemuda /karang taruna di Kedoya Utara ini untuk dapat membantu maupun menjadi contoh kepada masyarakat di lingkungan agar tetap tentram dalam bersilahturahmi antar warga masyarakat dengan baik,"ujar Serda Asmaun.

Bapak Agus R sangat mengapresiasi silahturahmi yang selama ini berjalan dengan baik dan lancar, dan terus tingkatkan agar hubungan dengan TNI tetap di hati rakyat serta bersinergi. Katanya. (Brama)
Share:

Kaspudin Nor Menjadikan Sumpah Pemuda Sebagai Semangat Membangun Bangsa


Portalindo.co.id, Jakarta --- Kaspudin Nor yang dikenal dengan Sang Satria Piningit di Hari Ulang Tahun Sumpah Pemuda yang ke 91 tahun tanggal 28 Oktober 2019 mengajak sesama anak bangsa Indonesia untuk bersatu membangun bangsa agar negara Indonesia
senantiasa bersatu berdaulat adil dan makmur.

Menurut Kaspudin Nor bahwa pemuda dan pemudi adalah harapan bangsa, bangsa yang besar adalah bangsa yang mempunyai harapan, sedang bangsa yang mempunyai harapan adalah bangsa yang punya cita-cita,

Cita-cita bangsa Indonesia adalah terwujudnya masyarakat yang adil dan makmur, sedang masyarakat Indonesia  yang adil dan makmur adalah wujud dari cita cita luhur dari bangsa Indonesia yaitu terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia sebagaimana tertuang dalam pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, terwujudnya masyarakat adil dan makmur, adapun jika sebaliknya kemakmuran bangsa Indonesia adalah hanya di milik oleh satu kelompok atau golongan saja apalagi kemakmuran
hanya dinikmati oleh bangsa lain itu  dapat dikatakan gagalnya dari sebuah cita-cita luhur bangsa Indonesia yang telah merdeka tegas Kaspudin Nor sosok yang diusung sebagai Capres dan cawapres oleh Gedor " Gerakan Demokrasi Rakyat.

Untuk itu Kaspudin Nor mengajak kepada sesama anak bangsa untuk terus tertanam semangat sumpah pemuda dalam jiwa bangsa Indonesia sebagaimana bunyi dari sumpah pemuda, yaitu

SUMPAH PEMUDA
Kami putra dan putri Indonesia mengaku bertumpah darah
satu, Tanah air Indonesia,

Kami putera dan putri Indonesia berbangsa satu, Bangsa Indonesia,

Kami putera dan putri Indonesia menjunjung tinggi bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.

*Selamat Hari Sumpah pemuda yang ke 91 Tahun 2019 Dengan Semangat Sumpah Pemuda Mari kita Wujudkan Kemakmuran Secara Adil Dan Merata Bagi Seluruh  Rakyat Indonesia dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, demikian ungkap Kaspudin Nor dengan penuh semangat  mengakhiri pembicaraanya.
Share:

Saturday, May 26, 2018

Ciptakan Pemerataan Pembangunan dan Kesejateraan, Kemenperin Dorong Peningkatan Nilai Investasi

Ekspor Naik Jadi USD 32 Miliar, Kemenperin: Investasi Manufaktur Tembus Rp 63 Triliun

Nasional - Kementerian Perindustrian terus aktif mendorong peningkatan nilai investasi dan ekspor terutama di sektor manufaktur. Upaya ini diyakini mampu memacu pertumbuhan ekonomi nasional serta membawa efek positif yang luas guna menciptakan pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.


“Selama ini, industri menjadipenggerak utama dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus berperan sebagai tulang punggung bagi ketahanan ekonomi nasional dengan berbasis sumber daya lokal,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Jakarta, Sabtu (26/5).

Menperin menyampaikan, pihaknya gencar menarik para investor industri dalam dan luar negeri agar menambah penanaman modalnya di Indonesia, baik itu bentuk investasi baru maupun perluasan usaha atau ekspansi. “Investasi ini kami harapkan dapat memperkuat struktur industri di Tanah Air dan bisa menjadi substitusi bahan baku impor,” jelasnya.

Melalui penanaman modal tersebut, manufaktur juga membawa multiplier effect pada perekonomian nasional seperti penyerapan tenaga kerja, peningkatan nilai tambah bahan baku dalam negeri, dan penerimaan negara dari ekspor. “Maka itu, kami fokus pada program hilirisasi industri,” imbuhnya,

Kemenperin mencatat, investasi sektor industri manufaktur sepanjang kuartal I tahun 2018 mencapai Rp62,7 triliun. Realisasi ini terdiri dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) senilai Rp21,4 triliun dan penanaman modal asing (PMA) sebesar USD3,1 miliar. Sektor industri logam, mesin, dan elektronik menjadi penyumbang terbesar dengan nilai investasi mencapai Rp22,7 triliun.

Sementara itu, rata-rata pertumbuhan investasi di sektor industri pada periode tahun 2011-2017, untuk PMA tumbuh hingga 19,2 persen, sementara PMDN tumbuh sebesar 17,1 persen. “Rata-rata kontribusi investasi (PMA dan PMDN) di sektor industri selama enam tahun belakangan tersebut, mencapai 45,8 persen dari total nilai investasi di Indonesia,” ungkap Airlangga.

Menurut Menperin, upaya menarik minat investasi asing menjadi salah satu dari 10 langkah prioritas nasional dalam memasuki era revolusi industri keempat sesuai peta jalan Making Indonesia 4.0. Hal ini dapatmendorong transfer teknologi kepada perusahaan lokal.

“Untuk mening­katkan investasi, Indonesia akan secara aktif melibatkan perusahaan manufaktur global, memilih 100 perusahaan manufaktur teratas dunia sebagai kandidat utama dan menawarkan insentif yang menarik, dan berdialog dengan pemerintah asing untuk kolaborasi tingkat nasional,” paparnya.

Guna menggenjot investasi di sektor industri, beberapa strategi yang telah dilakukan adalah melakukan optimalisasi pemanfaatan fasilitas fiskal seperti tax holiday, tax allowance, dan pembebasan bea masuk impor barang modal atau bahan baku.

Kemenperin pun telah mengusulkan kepada Kementerian Keuangan mengenai terobosan fasilitas insentif baru bagi kegiatan investasi dalam bentuk super deductible tax untuk industri yang melakukan kegiatan litbang dan vokasi serta pengurangan PPh bagi industri padat karya yang mampu menyerap lebih dari 1000 orang.

“Dan, yang juga terpenting dalam upaya meningkatkan investasi adalah pemerintah fokus menciptakan iklim usaha yang kondusif serta memberi kemudahan terhadap perizinan usaha,” tutur Airlangga. Hal ini sejalan amanat Peraturan Presiden No. 91 Tahun 2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha.

Lebih lanjut, Menperin mengatakan, pihaknya juga terus mendorong peningkatan kapasitas produksi serta akses kemudahan dalam upaya memperluas pasar produk industri, baik di pasar domestik maupun ekspor. “Jika pasarnya optimal, produksinya juga bisa lebih maksimal,” tegasnya. Oleh karena itu, Kemenperin semakin gencar meningkatkan kinerja industri berorientasi ekspor.

Pada kuartal I/2018, industri manufaktur mencatatkan nilai ekspor sebesar USD32 miliar atau naik 4,5 persen dibanding capaian pada periode yang sama tahun lalu di angka USD30,6 miliar. Adapun tiga sektor manufaktur dengan nilai ekspor terbesar pada kuartal I/2018, yaitu industri makanan yang mencapai USD7,42 miliar, industri logam dasar USD3,68 miliar, serta industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia USD3,25 miliar.

“Saat ini, negara tujuan ekspor utama kita antara lain adalah Amerika Serikat, Tiongkok, Jepang, India, dan Singapura,” ungkap Airlangga. Beberapa waktu lalu, sejumlah produk industri manufaktur Indonesia diekspor secara langsung (direct call) ke Amerika Serikat dengan menggunakan kapal kontainer berukuran besar, yang nilai ekspornya mencapai USD11,98 Juta. (Redaksi)

Share:

Tuesday, May 22, 2018

Kemenperin Fokus Mengakselerasi Pengembangan Kendaraan Listrik


Kemenperin Fokus Akselerasi Pengembangan Kendaraan Listrik

Ekonomi - Kementerian Perindustrian fokus mengakselerasi pengembangan kendaraan listrik di dalam negeri. Langkah strategis yang dilakukan, antara lain mengkaji arah kebijakan ke depan bersama pemangku kepentingan terkait untuk mendorong produksi kendaraan emisi karbon rendah (Low Carbon Emission Vehicle/LCEV) yang ramah lingkungan.

“Jadi, kalau kita tidak ingin hanya menjadi pengguna atau importir saja, maka perlu ada industrinya di sini,” kata Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Harjanto di Jakarta, Jumat (18/5).

Hal itu disampaikannya seusai mendampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bertemu dengan Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Warih Andang Tjahjono beserta jajarannya.

Harjanto menjelaskan, dalampengembangan kendaraan listrik, perlu ada pentahapan yang dijalankan secara terpadu sebagaimana peta jalan pengembangan industri otomotif baik dalam hal penyiapan regulasiatau payung hukum, infrastruktur pendukung, dan teknologi. 

“Selain itu, kesiapan untuk keberlanjutan industri, dampak lingkungan, dan dampak sosial,” imbuhnya.

Oleh karena itu, Kemenperin berupaya menyinkronkan kebijakan pengembangan kendaraan bermotor nasional menjadi sesuai peta jalan Making Indonesia 4.0. 

“Dalam menuju revolusi industri 4.0, kami memacu industri otomotif agar mampu menjadi sektor unggulan untuk ekspor ICE (internal combustion engine/mesin pembakaran dalam) dan EV (electric vehicle/kendaraan listrik),” tuturnya.

Harjanto juga menekankan bahwapembangunan infrastruktur kendaraan listrik seperti charging station menjadi sangat penting.

“Jangan sampai ketika sudah bicara otomotif, ternyata infrastrukturnya belum siap. Jadi, kami berharap nanti masyarakat pakai kendaraan listrik dengan mudah dan nyaman,” ujarnya.

Selanjutnya, Kemenperin mendorong peningkatan kemampuan industri komponen dalam negeri, seperti memproduksi baterai untuk kendaraan listrik. Upaya ini antara lain dilakukan melalui kegiatan penelitian dan pengembangan (R&D) serta penerapan standardisasi produknya.

“Industri komponen baterai juga harus disiapkan karena menjadi core component dalam mobil listrik. Kemenperin tengah menyiapkan proyek percontohan battery sharinguntuk kendaraan bermotor listrik roda dua di beberapa kota, seperti Bandung, Denpasar dan akan menyusul Yogyakarta untuk penggunaan baterai yang bisa ditukar, seperti penggunaan tabung gas LPG pada kompor,” paparnya.

Dalam upaya transfer teknologi, pada Februari lalu, Mitsubishi Motors Corportion (MMC), Jepang menghibahkan 10 mobil listrik kepada Pemerintah Indonesia untuk keperluan studi bersama, sosialisasi, dan menjaring respons konsumen.

Strategi lainnya untuk mendorong industri otomotif di Indonesia agar berinvestasi memproduksi kendaraan listrik, yakni melalui pemberian insentif. Kemenperin telah mengusulkan kepada Kementerian Keuangan mengenai pemberian insentif terhadap pengembangan program LCEV, yang di dalamnya termasuk kendaraan listrik.

“Pada tahun 2025, kami menargetkan 20 persen dari kendaraan yang diproduksi di Indonesia adalah kendaraan LCEV termasuk kendaraan listrik. Ini sesuai tren dunia. Jika permintaannya tinggi, targetnya kami bisa lebih dari itu,” papar Harjanto.

Kemampuan industri otomotif di Indonesia terus mengalami pertumbuhan yang cukup pesat sehingga memberikan kontribusi signifikan pada perekonomian nasional. 

“Misalnya, terlihat jumlah ekspor dalam bentuk komponen kendaraan yang naik hingga 13 kali lipat, dari 6,2 juta pieces tahun 2016 menjadi 81 juta pieces tahun 2017,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, beberapa waktu lalu.

Menperin menambahkan, peningkatan juga terjadi pada angkaproduksi kendaraan bermotor roda empat, dari 1,177 juta unit tahun 2016 menjadi 1,216 juta unit tahun 2017. 

Jumlah tersebut diperkuat dengan peningkatan ekspor kendaraan dalam keadaan utuh (completely build up/CBU) sebanyak 231 ribu unit tahun 2017 dibanding tahun 2016 sekitar 194 ribu unit.

Sementara itu, Warih menyampaikan, TMMIN berkomitmen mendukung pemerintah untuk membangun industri mobil listrik dalam negeri. “Kami secara bertahap sudah menyiapkan produksi komponen utama yang dibutuhkan untuk membuat mobil listrik, seperti baterai, motor dan inverter,” sebutnya.

Sebelum masuk ke tahap produksi massal, lanjut Warih, perlu pertimbangan cermat pada empat pilar utama, yaitu supply chain (rantai pasok meliputi semua aktivitas penyaluran barang produksi hingga ke konsumen), infrastruktur, konsumen dan regulasi pemerintah. 

“Bagi TMMIN, keempat pilar tersebut menjadi pekerjaan rumah yang harus lebih dahulu diselesaikan dan itu tidak mudah serta tidak bisa dalam tempo yang singkat,” terangnya. (Redaksi)


Share:

Tuesday, April 17, 2018

Industri 4.0 Merevitalisasi Sektor Manufaktur Lebih Produktif dan Inovatif


Ekonomi - Indonesia perlu melakukan revitalisasi industri manufaktur sesuai dengan perkembangan implementasi Industri 4.0 saat ini. Oleh karena itu, melalui peta jalan Making Indonesia 4.0, langkah strategis yang akan dilaksanakan bertujuan untuk mencapai target menjadi 10 negara dengan perekonomian terbesar di dunia pada tahun 2030.

“Salah satu upaya yang kami lakukan adalah mengakselerasi industri manufaktur nasional agar terus melakukan inovasi dan memperbaiki desain. Hal ini guna memacu produktivitas dan daya saing,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto usai menjadi pembicara kunci pada acara The 4th Industrial Dialogue Bappenas - JICA di Jakarta, Selasa (17/4).

Selama ini industri manufaktur berperan penting sebagai sektor andalan dalam memberikan kontribusi terbesar terhadap perekonomian nasional. Berdasarkan data BPS, sektor industri menyumbangkan kepada Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dengan capaian 20,16 persen pada tahun 2017.

Menurut Menperin, kontribusi manufaktur Indonesia mampu menembus 30 persen apabila dihitung mulai dari proses pra-produksi, produksi dan pasca-produksi. “Paradigma industri manufaktur global, berdasarkan kesepakatan di World Economic Forum, proses produksi sebagai satu-kesatuan. Maka itu, kita sudah tidak bisa lagi melihat produksi hanya di pabrik saja,” tegasnya.

Menperin menyatakan, dalam 15 tahun ke depan bisa menjadi masa emas bagi Indonesia karena akan menikmati bonus demografi. Momentum ini merupakan jumlah angkatan kerja yang produktif lebih besar, dengan harapan dapat memacu kinerja ekonomi nasional. “Produktivitas industri dipengaruhi pula dari output tenaga kerja,” ujarnya.

Guna meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) industri, Kementerian Perindustrian telah meluncurkan program pendidikan vokasi di berbagai wilayah di Indonesia. Mengusung konsep link and match antara Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan industri, diharapkan lulusan SMK saat ini dapat terserap atau cepat bekerja di sektor industri.

“Dalam pengembangan SDM di politeknik, kami kerja sama dengan Swiss untuk melaksanakan programskill for competitiveness (S4C),” imbuhnya. Menperin menuturkan, SDM menjadi salah satu faktor utama yang menopang keberhasilan penerapan Industri 4.0. “Kita punyatalent cukup melimpah, dan pool of talent kita atau perguruan tinggi, jumlahnya terbanyak di Asean,” ungkapnya.

Kemudian, revitalisasi industri juga perlu dilakukan pada skala industri kecil dan menengah (IKM). Upaya yang telah dilakanakan oleh Kemenperin adalah mendorong pelaku IKM nasional dapat memanfaatkan teknologi digital agar mereka mampu menangkap peluang dalam implementasi Industri 4.0.

“Kami telah menyiapkan fasilitasnya melalui e-Smart IKM. Tujuannya antara lain supaya mereka mudah mendapatkan bahan baku dan memperluas pasarnya terutama untuk ekspor,” jelas Airlangga. IKM pun dapat memanfaatkan fasilitas pusat inovasi yang dibangun oleh Kemenperin, seperti Bandung Techno Parrk danBali Creative Industry Center (BCIC).

Bahkan, Kemenperin juga mendorong penciptaan wirausaha industri baru dengan melibatkan kalangan pesantren sekaligus menyiapkan mereka untuk menyongsong era revolusi industri keempat. “Program yang digulirkan itu dinamakan Santripreneur, di mana nantinya para santri di seluruh Indonesia akan dilibatkan dalam pelatihan industri berbasis ekonomi digital, seperti animasi dan multimedia,” jelasnya.

Menperin menambahkan, guna memacu inovasi di kalangan industri, pemerintah berupaya memberikan insentif fiskal tax allowance di atas 100 persen atau super deduction tax. “Kami telah mengusulkan kepada Kementerian Keuangan, untuk vokasi sebesar 200 persen. Sementara untuk inovasi 300 persen. Untuk vokasi hampir final,” paparnya.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, pertumbuhan ekonomi nasional dapat melebihi angka 5,5 persen jika pemerintah melakukan perbaikan menyeluruh di sektor manufaktur. Namun demikian, diperlukan terobosan kebijakan, agar manufaktur nasional dapat meningkatkan produktivitas dan inovasi di tengah penerapan Industri 4.0.

“Pemerintah tengah menjalin kerja sama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA), untuk melakukan studi yang difokuskan pada pengembangan industri manufaktur,” ujarnya. Di samping itu, menurutnya, pelaksanaan Industri 4.0 didorong untuk meningkatkan daya saing industri nasional.
Share:

Saturday, April 14, 2018

Aniaya Sepupu Sendiri, Akhirnya Meringkut Di Tahanan, Ini Kejadianya


Peristiwa - WS alias RD (33) warga lingkungan Cilellang, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru terpaksa meringkuk di balik jeruji besi Lapas kelas II Barru. Itu setelah RD dilaporkan menganiaya sepupunya sendiri AN (13) hingga babak belur, karena RD menuding AN meraba paha istrinya.

Peristiwa itu terjadi belum lama ini. Ceritanya begini. Waktu itu korban dan pelaku tidur ramai-ramai dalam sebuah kamar bersama istri pelaku, pelayan, dan dua anak pelaku. Mereka tidur dengan posisi masing-masing berjauhan.

Saat subuh menjelang, pelaku kemudian bangun dan menuding korban telah meraba paha istrinya yang menggunakan celana pendek di atas lutut. Kejadian itu hanya disaksikan oleh pelaku sendiri.

Korban membantah tudingan tersebut dengan mengatakan tidak melakukan hal itu. Sementara istri pelaku juga tidak merasakan dirinya diraba.

Disulut emosi, pelaku lalu mengusir korban dari rumahnya. Keesokan harinya pelaku menjemput korban dari rumah paman korban.

Korban lalu dianiaya dengan ditendang dan ditampar berulang kali di rumah pelaku. Korban mengalami luka memar di beberapa bagian tubuh.

Mengetahui kejadian itu, paman korban yang masih keluarga dengan pelaku, tak terima kemenakannya dihajar RD. Paman korban lalu melaporkannya ke Satreskrim Polres Barru.

Sebelumnya, diketahui AN memang biasa tinggal di rumah sepupunya RD sejak orang tuanya merantau ke Batam.

Kasat Reskrim AKP Sultan Iqbal yang dikonfirmasi membenarkan kronologi kejadian itu. Saat ini, berkas kasus RD telah dilimpahkan ke Kejari Barru sejak, Kamis (5/4/2018) lalu.

"Iya benar, kronologi kejadiaanya seperti itu. Berkas kasus tersangka RD saat ini sudah ditangani Kejari. Perkembangan terakhirnya, RD dititip di lapas Klas II Barru untuk menunggu proses persidangan," ungkap Sultan, Jumat (13/4/2018).

Sultan menyebut tersangka RD yang juga merupakan oknum PNS kota Parepare itu diduga telah melanggar pasal 80 ayat 1, junto pasal 76c UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan UU RI Nomor 23 Tahun 2003 tentang Perlindungan Anak. (Usman)


Share:

SD MEKARSARI 04 TAMBUN SELATAN ADAKAN PERINGATAN ISRO MIRAJ 1439 H


Portalindo.Co.Id - SD Mekarsari 04 Desa Mekarsari kecamatan tambun selatan kabupaten bekasi adakan Peringatan Isra Miraj 1439 H.

Dalam Acara tersebut seluruh siswa dan siswi kelas I hingga kelas VI mengikuti acara dengan penuh Khidmat.

Dalam pidato peringatan Isra Miraj 1439 H yang disampaikan Hj.Olis Susilawati Spd.Mpd kepala sekolah SD Mekarsari 04 bahwa  Isra Mi’raj atau Lailat al Miraj adalah perayaan yang jatuh pada bulan Rajab tanggal 13 april Tahun ini,

Menurut Al-Quran, Isra Mi’raj berawal saat Nabi Muhammad SAW yang berada di Mekkah didatangi oleh malaikat. Ia dibawa ke ‘Masjid terjauh’ yang dipercaya sebagai Masjid Al Aqsa di Yerusalem. Di situlah Nabi Muhammad SAW berdoa bersama nabi-nabi dari masa yang sudah lampau.

Pada saat yang sama, Nabi Muhammad SAW diangkat ke surga dan ia berkesempatan untuk berbicara dengan Allah. Karena itulah perayaan ini disebur Isra Mi’raj. Mi’raj berasal dari bahasa Arab yang berarti naik. Jadi, Mi'raj merupakan simbol dari naiknya Nabi Muhammad SAW dari bumi ke langit ketujuh.

Peristiwa ini juga sangat penting bagi umat Islam karena dipercaya bahwa saat berada di sana Muhammad mendapat perintah salat lima kali dalam sehari. Karena itulah salat lima waktu sekarang masih tetap dilakukan. (Rachmat/Leni)
Share:

Dalam Minuman Oplosan, Polri Menemukan Zat Yang Berbahaya


Hukrim - Setelah meneliti kandungan zat di dalam minuman keras (miras) ginseng oplosan yang telah menewaskan 82 orang di daerah Jakarta dan Jawa Barat, Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri menemukan kandungan cairan kimia metanol, atau yang lebih dikenal dengan sebutan spiritus.
.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, S.IK., M.Si., saat konferensi pers pengungkapan kasus peredaran miras oplosan di Mapolres Metro Jakarta Selatan menerangkan, korban miras ini ada yang saat kongkow lalu beli Coca Cola, obat kuat dan alkohol lalu korban mencampurkan sendiri bahan-bahan itu. Setelah dioplos baru jadi metanol.
.
“Dalam kasus ini, polisi telah mengamankan tujuh orang tersangka. Mereka adalah penjual sekaligus pengoplos miras ginseng mematikan yang dijual Rp 20 ribu per plastik ini.” pungkas Kabid Humas Polda Metro Jaya. (Redaksi)
Share:

Pemkot Makassar Menggelar Sosialisasi, Melalui Dinas Koprasi Dan UKM


Makassar -Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Koperasi dan UKM, menggelar sosialisasi di Hotel Grand Imawan, Makassar, 13 april 2018.

Kegiatan yang digelar Dinas Koperasi dan UKM kota Makassar teresebut bertujuan untuk memberikan pengetahuan terkait Dasar Perkoprasian, kepada masyarakat. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kabid kelembagaan koperasi, Dr. Johansyah Mansyur M.Si. Dalam pidatonya, ia meminta kepada moderator untuk memperbanyak diskusi dengan peserta sosialisasi.

“Pemaparan tidak usah lama-lama, cukup 15 menit saja tiap materi, kita perbanyak diskusi,” ungkapnya. Kegiat kemudian diawali pembawaan materi ‘Penanaman Nilai dan Prinsip Koperasi’ oleh Dra. Tuti Supatminingsih,M.Si, yang juga merupakan pembantu dekan prodi koperasi UNM

Menurut ketua panitia, Dra, Hj. Ariyani Syam, MM, kegiatan kali ini dihadiri 130 peserta perwakilan dari tiap kecamatan se kota Makassar. Rencananya, kegiatan kali ini digelar hingga 14 april mendatang.

“Jumlahnya 130 peserta. Kegiatannya sampai 14 april besok,” ungkapnya pada. (Ria)
Share:

Driver PT. AMI Mogok Kerja, Ini Alasannya...!!!


Peristiwa - Sebanyak 34 orang Karyawan PT.  Asiamax Mining Indonesia yang berprofesi sebagai Driver atau Sopir Kendaraan Dump Truk melakukan mogok kerja, sejak Selasa hingga Kamis, 10-12 April 2018.

Sejumlah dugaan pelanggaran PT. AMI dalam sistem pengupahan yang tidak sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan menjadi pemicu aksi protes terhadap pengupahan karyawan salah satu perusahaan pertambangan yang kini mengelolah lokasi Izin Usaha Pertmabangan PT. Gemba Multi Mineral.

Emanius Roga Wona salah seorang Driver DT PT. AMI kepada wartawan media ini membeberkan sejumlah alasan Ia bersama kawan-kawannya melakukan mogok kerja. Mulai dari sistem upah lebur bagi Driver DT.

"Upah lembur kita lebih rendah yakni hanya sebesar Rp. 7.000 perjam,  sedangkan Helper atau semacam pembantu sopir atau pembantu mekanik diupah Rp. 12.500 perjamnya," kata Eman sapaan pria berdarah flores.

Belum lagi soal tunjangan, Ia menuturkan,  bahwa tunjangan seperti makan bagi karyawan yang lokal yang tinggal di luar perumahan yang disediakan oleh perusahaan hanya diberi tunjangan makan satu kali dalam sehari.
"Sementara, karyawan tinggal di Mes Karyawan diberi tunjangan makan sehari tiga kali. Pertanyaanya,  duanya kemana?. Seharusnya, dua kali sisa tunjangan makan tersebut diuangkan dan diberikan kepada kami yang berhak," ucapnya.

Selain itu,  para Driver mengeluhkan tidak adanya tunjangan maupun tunjangan perumahan yang belum ditunaikan oleh pihak perusahaan kepada karyawan yang tidak tinggal di Mes perusahaan. Dan fatalnya, di PT.  AMI, banyak karyawan dipekerjakan tanpa kontrak kerja yang jelas.

"Banyak yang diupah harian hingga berbulan-bulan, setelah diterima dan bekerja di PT. AMI. Tidak hanya itu, ada karyawan lama hingga saat ini tidak dipermanenkan melainkan terus dilakukan pembaharuan kontrak pertiga bulannya. Bahkan gaji pokok disini,  tidak sesuai standar UMK," ujar Eman yang dibenarkan beberapa karyawan lainnya.

Sehingga, lanjutnya, saya dan kawan menduga ada dugaan pelanggaran Undang-Undang Ketenaga Kerjaan yang dilakukan pihak perusahaan. "Tetapi, meski sempat datang pihak Disnakertrans dan sejumlah anggota DPRD Morut kondisi tetap tidak ada perubahan," tutup Eman.

Saat wartawan media ini mencoba melakukan konfirmasi kepada Humas PT. AMI, Jhon terkait aksi protes para Driver DT. Namun sms yang dikirim tidak mendapat balasan. (Wardi)
Share:

Bupati Aptripel Minta JOB Medco Berdayakan Tenaga Kerja Lokal


Pemerintahan - Bupati Morowali Utara Aptripel Tumimomor meminta pihak Manajemen PT. JOB pertamina Medco E & P Tomori Sulawesi Tengah agar dalam menjalankan aktifitasnya senantiasa taat terhadap peraturan dan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia serta berkomitmen memberdayakan tenaga kerja lokal.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Aptripel di Jakarta, Selasa, 10 April 2018, saat menghadiri undangan pertemuan Bupati Aptripel Tumimomor bersama Manajemen PT.  JOB Pertamina-Medco E & P Tomori Sulteng.

"Kami tidam mempermasalahkan adanya investor yang ingin dan sedang berinvestasi di Morut, tetapi harus  berdasarkan Undang-Undang serta mengutamakan kepentingan masyarakat lokal di daerah ini dengan memberdayakan tenaga kerja lokal," ungkap Bupati Aptripel melalui rilis Humas Protokoler Pemda Morut.

Apabila belum punya keahlian, tambahnya, minimal pihak perusahaan dapat memberikan pelatihan atau training untuk menongkatkan sumberdaya manusia. "Bukan berarti tenaga lokal saat melamar langsung tidak di terima, namun seyogyanya di berikan pembekalan dalam pelatihan atau training agar memenuhi standar dan persyaratan sesuai kebutuhan perusahaan," ucapnya.

Usai menghadiri pertemuan tersebut, dihari yang sama Bupati Aptripel melanjutkan kegiatan dengan mengikuti DESK Anggaran DAK Afirmasi bersama Kepala BAPPEDA, Kadis Kesehatan,  Kadis PU, Kadis Perhubungan dan Kepala OPD lainnya di Kemendes RI hingga Rabu, 11 April 2018.

Sore harinya, Bupati Morut Menuju Kota Palu guna menghadiri rapat umum pemegang saham BANK Sulteng, pada Kamis pukul 10:00 wita di Hotel Mercure. (Wardi) 
Share: