Kapten Moerdoko : Tetap Laksanakan Protokol Kesehatan di Masa Transisi

Jakarta Barat - Antisipasi Penyebaran Wabah Virus Covid-19 di Wilayah Koramil 05 Kebon Jeruk Kodim 0503/JB, Serka Besus Y 4 personil BKO yang di bantu 1 personil Kodim 0503/JB dan 2 personil Satpam PD Pasar Kedoya laksanakan PDMPK.

Kodim 0503/JB Gelar Baksos di Wilayah Koramil 04/Cengkareng

Jakarta - Komandan Distrik Militer (Dandim) 0503/JB, Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, S.I.P bersama Ketua Persit KCK Cabang XVII Ny Endah Dadang Ismail yang didampingi Danramil 04/Cengkareng, Kapten Cpl Edy Moerdoko bersama Ketua Persit Ranting 05 Koramil 04/CK, Ibu Sriyatun Moerdoko melaksanakan Bakti Sosial (Baksos), Rabu, 20 Januari 2021.

Jakbar Berbagi di Jum'at Barokah

Jakarta - Lima kaum Dhuafa kembali mendapatkan kepedulian dari Koramil 04/Cengkareng, Kodim 0503/JB, dan Persit KCK Ranting 5 Cab XVII.

Gabungan Tiga Pilar Bonjer Gelar Ops Yustisi

Jakarta Barat - Sanksi sosial kembali di berikan kepada warga yang tidak menerapkan protokol kesehatan dengan tidak menggunakan masker.

Babinsa Pelda Sutoyo Bersama Jajaran Tiga PIlar Gelar OK PREND

Jakarta Barat - “Sebanyak 35 Orang yang terjaring tidak menggunakan masker dalam giat Operasi Kepatuhan Peraturan Daerah Propinsi DKI (OK PREND) yang dilaksanakan gabungan 3 pilar dalam rangka Pelaksanaan Pergub No.51 Tahun 2020 tentang Penegakan Disiplin Mematuhi Protokol Kesehatan ( PDMPK ) untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan Covid – 19. khususnya di Wilayah Kel. Kedoya Utara, Kec. Kebon Jeruk.” Urai Danramil 05/KJ Kapten Cpl R Edy Moerdoko.

Showing posts with label Opini. Show all posts
Showing posts with label Opini. Show all posts

Sunday, January 24, 2021

Dukung Vaksinasi, Kalangan Santri Nusantara Bersama Media Siaran Santri Gelar Live Podcast Ajak Masyarakat Melakukan Vaksinasii


Portalindo.co.id

Data Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) menunjukkan, pada Agustus - Desember ditemukan ada 712 hoaks seputar vaksinasi dan Covid-19. Kondisi ini menempatkan Indonesia sebagai ranking kelima dunia persebaran rumor, stigma, dan teori konspirasi seputar Covid-19. Tentu, persebaran hoaks mengenai vaksin dan Covid-19 bisa menghambat suksesnya program  dan proses vaksinasi. 


Kaum santri yang kesehariannya identik dengan kultur kehidupan transendental, memiliki peranan penting dalam kedudukannya sebagai makhluk sosial, untuk itu diperlukan perannya dalam rangka ikut  menggaungkan dan meliterasi isu-isu positip terkait berbagai kebijakan pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 seperti mensukseskan dan ikut melakukan vaksinasi nasional. 


Atas latar belakang tersebut, Media siaran santri berencana menyelenggarakan live podcast dengan tema "Peran Kalangan Santri Dalam Mendukung Kebijakan Vaksinasi Nasional Demi Suksesnya Penanganan Pandemi Covid-19" pada Selasa  (26/1) siang. 


LIve podcast akan menghadirkan narasumber Gugus Tugas Covid 19 dr. Reisa Broto Asmoro, Dokter Wisma Atlet sekaligus Alumni Pesantren Gontor dr. Tan'im dan akan dipandu oleh Pemimpin Redaksi Media Siaran Santri Hafyz Marshal. 


Pemimpin redaksi Siaran Santri Hafyz Marshal mengatakan bahwa tujuan diselenggarakannya live podcast ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan memaksimalkan peran kaum santri agar dapat berkontribusi mengedukasi masyarakat seputar manfaat vaksinasi demi suksesnya program vaksinasi nasional. 


"Banyak Masyarakat masih menerima Informasi yang salah  seputar vaksin, oleh karena itu peran santri untuk mengedukasi seputar manfaat vaksinasi nasional demi suksesnya penanganan pandemi Covid-19" ujar Hafyz dalam keterangan rilis di Jakarta (23/1). 


Sebelumnya,  media Siaran Santri bersama komunitas santri Nusantara telah melakukan gerakan  melalui aksi penyebaran konten narasi positip dan kreatif di media sosial dan lini media publik lainnya dalam rangka melakukan literasi edukasi masyarakat guna percaya dan yakin melakukan vaksinasi nasional demi suksesnya penanganan pandemi Covid-19 oleh pemerintah. 


Media Siaran Santri bersama kalangan santri terus mengingatkan dan mengajak masyarakat agar bersama-sama tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan serta melakukan edukasi seputar pencegahan penyebaran Covid-19. 


"Kalangan santri akan bekerjasama dengan berbagai  ekemen masyarakat lainnya dalam mendukung kebijakan pemerintah, salah satunya program vaksinasi nasional dan tetap disiplin protokol kesehatan demi kesehatab bangsa." tambah Hafyz. 


Sementara dr. Reisa Broto Asmoro selaku Juru Bicara Covid 19 mengatakan, bahwa santri dapat menjadi garda terdepan dalam mendukung program vaksinasi. 


"Saya mengajak untuk semua santri di Indonesia dapat menjadi garda terdepan dalam mensukseskan program vaksinasi nasional," jelas dr. Reisa Broto Asmoro. 


Sedangkan dr. Taniem Nawawi juga menilai peran santri pun akan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat. 


"InsyaAllah peran santri juga dapat memberikan edukasi kepada masyarakat agar selalu melaksanakan protokol kesehatan," kata dr. Taniem. 


Diharapkan dari hasil berbagsi kegiatan tersebut  dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat agar mengikuti dan melaksanakan vaksinasi nasional dan terus menjaga serta disiplin mrlaksanakan  protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.(*)

Share:

Saturday, January 23, 2021

Wajib Vaksinasi dan Disiplin Prokes Demi Indonesia Bebas Covid-19



Portalindo.co.id

Oleh; Ricky Subagja (Mahasiwa Ilmu Kesehatan Universitas Pasundan) 


Pemerintah sudah mulai melaksanakan agenda kebangsaannya untuk menyelamatkan masa depan masyarakat, bangsa, dan negara. Hampir satu tahun lamanya negara kita dikungkung oleh 'teror' Corona. Bukan hanya di Indonesia, lebih dari 200 negara di dunia juga mengalami hal serupa. 


Pada Rabu (13/1) kemarin, bangsa Indonesia memulai langkah baru menuju masa depan. Program vaksinasi nasional mulai ditabuh dan seyogyanya masyarakat tidak memiliki makna lain, kecuali "siap untuk melakukan apa saja untuk menanggulangi Covid-19" yang berarti siap melaksankan vaksinasi tersebut. Bukankah kita selama ini, sudah merasa jenuh dengan keadaan. Sudah bosan di rumah dan sudah "keteteran" dengan menurunnya daya beli atau ketahanan ekonomi? Maka solusi untuk mengatasi masalah itu adalah memulihkan aktivitas hidup kembali. 


Di sinilah, kita sebagai warga negara perlu memahami bahwa protokol kesehatan masih tetap HARUS dan WAJIB dilakukan, kendati kita sudah menjalani program vaksinasi. Karena vaksinasi, hanya satu di antara sekian ikhtiar dalam memerangi virus ganas ini.  


Paket komplit pelaksanaan vaksinasi dan disipilin protokol kesehatan adalah solusi Indonesia bebas dari pandemi. Sekarang saatnya berprasangka baik bahwa pemerintah benar-benar serius mencanangkan vaksinasi nasional bagi seluruh masyarakat.


Saat ini yang perlu kita lakukan selain banyak berdoa adalah berikhtiar bahwa vaksin akan membawa kita melesat maju meninggalkan suasana pandemi. Namun demikian, jangan lupa untuk tetap waspada terhadap hoaks dan konten negatif seputar vaksinasi nasional di tahun 2021 yang berseliweran melalui kampanye literasi positif guna membangun optimisme bangsa.  Tidak lupa juga untuk tetap menggunakan masker, menghindari kerumunan, menjaga jarak, serta selalu mencuci tangan.(*)

Share:

Friday, January 22, 2021

SELAMAT PAGI SEMUA SAUDARA DAN SAHABAT KU, SALAM SEHAT, SEJAHTERA DAN PANJANG UMUR


Portalindo.co.id

Jakarta, 21 Januari 2021, Kita tidak bisa mengubah kenyataan, lebih baik menerima daripada mengeluh.  Kita harus menghadapi fakta dengan sabar. 我们不能改变现实,接受要比抱怨更好。 我们必须耐心面对事实。We cannot change reality, it is better to accept than to complain. We have to face the facts with patience.


*Hidup kita tidak kekal, belajarlah menerima segala kekurangan dan kelebihan orang-orang di sekitar kita dengan hati yang besar.我们的生活不是永恒的,要怀着宽容的心学会接受周围人的所有缺点和优势。Our lives are not eternal, learn to accept all the shortcomings and strengths of those around us with a big heart.* 


Ayahku dahulu selalu berpesan : *"Dengan kebencian tidak pernah bisa mengatasi masalah, hanya dengan besar hati dan toleransi bisa mengatasi kebencian.Jangan karena tidak memaafkan membawa masalah buat diri kita sendiri dan karena tidak menerima kenyataan, mengakibatkan rasa sakit buat diri sendiri."* 


Penulis : *SURIJATY AMINAN* 


Kata Master Cheng Yen - Niat jahat yang terkilas sesaat dalam pikiran, akan menanamkan benih karma buruk. Niat baik yang terkilas sesaat dalam pikiran, akan mendatangkan buah kebajikan.一念之非即種惡因,一念之是即得善果.One evil thought plants an evil karmic seed, one good thought results in good karmic fruit. Buddha bless....


*INDONESIA JAYA*

*BERSATU KITA MELAWAN COVID*

*SALAM CINTA KASIH & BERSAMA KITA PASTI BISA.*

Share:

SELAMAT PAGI SEMUA SAUDARA DAN SAHABAT KU, SALAM SEHAT, SEJAHTERA DAN PANJANG UMUR


Portalindo.co.id

Jakarta, 22 Januari 2021, Jika kita menginginkan keharmonisan di sekitar kita, kita juga harus menjaga perasaan orang lain. 如果我们要在环境中和谐相处,就必须照顾彼此的感受。If we want harmony around us, we have to also take care of others feelings.


Demi kebaikan bersama, hidup yang indah berasal dari kesatuan hati, bukan dari saling menyakiti.  Semuanya akan berjalan mulus dengan harmonis.为了共同的利益,美丽的生活来自团结一致的心,而不是互相伤害。 和谐地一切都会顺利进行。For the common good, a beautiful life comes from a united heart, not from hurting each other.  Everything will go smoothly in harmony.



Penulis : *SURIJATY AMINAN* 


*- Kata Master Cheng Yen - Apabila semua orang hidup dalam keharmonisan,maka tidak akan ada lagi perselisihan.人能和則,是非不生.When people can live harmoniously together,there is no dispute. Buddha bless....* 


*INDONESIA JAYA*

*BERSATU KITA MELAWAN COVID*

*SALAM CINTA KASIH & BERSAMA KITA PASTI BISA.*

Share:

Wednesday, January 20, 2021

Tol Laut Papua Memiliki Banyak Manfaat


Portalindo co.id

Oleh : Timotius Gobay )*

Jalur tol laut Papua, menjadi sorotan publik. Kiprahnya yang memberikan sumbangsih dalam mobilitas masyarakat, memang patut dibenarkan. Terlebih, masyarakat sekitar mengakui terbantu dengan adanya jalur ini.

Membicarakan pulau paling timur di Indonesia ini tentu akan selalu menarik hati. Tak hanya sumber daya alamnya saja, keramahan penduduknya juga tak perlu diragukan lagi. Meski, tak menampik banyaknya kerusuhan hingga polemik yang kerapkali terjadi disana.

Papua merupakan salah satu pulau yang kini banyak mendapatkan perhatian. Ada banyak sisi terang yang bisa terus dijadikan pegangan. Hingga hal ini mampu menjadi kekuatan untuk terus berbenah, menjadi lebih baik serta menyongsong masa depan.

Dibalik kesedihan hingga krisis ketenangan, salah satu program pembangunan pemerintah, kini tengah jadi perbincangan, yakni Tol Laut. Sebagai salah satu program nasional  tol laut Papua yang resmi dibuka awal 2021 ini sangat membantu pendistribusian berbagai macam komoditi di wilayah Papua. Bahkan, telah didapuk sebagai jalur pengiriman bahan pokok penting yang disingkat Bapokting. 

Rute Tol Laut berawal dari Papua menuju Papua Barat. Dikatakan, jika jalur jni merupakan PSN atau Progran Strategis Nasional. Tepatnya pada T-19 yang berlokasi dari Utara Papua menuju Selatan Papua.

Dalam keterangannya, Wakil Bupati Merauke Sularso. Menyatakan dirinya sangat mengapresiasi kepala Syahbandar serta Otoritas Pelabuhan atau KSOP Merauke. Tak lupa PT PELNI Merauke juga dinas terkait. Yang mana telah memberikan angin segar atas program tersebut. 

Dirinya menambahkan jika progran tersebut sangat membantu masyarakatnya. Ia mengatakan bahwa hal ini bisa terwujud akibat koordinasi seluruh pihak terkait. Sularso mengemukakan jika tol laut ini berjasa besar dalam mendukung mobilitas penduduk.

Salah satunya ialah, membantu kinerja nelayan, masyarakat petani, hingga masyarkat lainnya. Terlebih lagi masyarakat yang bergelut langsung dengan sektor perdagangan juga pertanian. Sebab, kendala pendistribusian komoditi unggulan berupa beras hasil petani Merauke, terjawab sudah.

Ia turut merincikan jika barang diangkut melalui laut dengan KM. Logistik Nusantara 1. Tepatnya di trip terakhir, di penghujung Desember tahun lalu. Degan total 20 kontainer dengan muatan balik.

Jika ditotal, kontainer ini mencapai 21 dengan 20 kontainer berisi beras sebagai komoditi unggulan. Serta kecap 1 kontainer lainnya. Pengiriman ini mampu menjangkau beberapa wilayah Papua dan Papua Barat sekaligus. Dengan singgah pula disejumlah pelabuhan antara lain, pelabuhan Kokas, Sorong, juga pelabuhan Fak Fak, 

Pencapaian besar ini tentunya sangat membanggakan. Selain mampu memberi solusi atas masalah yang lama dihadai. Rampungnya tol laut ini juga mampu mendatangkan lapangan kerja baru. Distribusi bahan pangan hingga kebutuhan lain juga turut lancar. 

Tak ada lagi keluhan-keluhan terkait distribusi, khususnya komoditi utama dan unggulan masyarakat Papua, yakni Merauke. Jika pengiriman bahan-bahan pokok ini lancar, akan berdampak baik pula roda perekonomian masyarakat.

Jika yang sebelumnya konsumsi beras terkendala, kini masyarakat bisa memenuhi dengan lebih leluasa. Pun dengan perputaran uang yang semakin baik. Kolaborasi sistem yang hebat ini berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

Jika demikian, program pemerintah ini tentu bisa dikatakan berhasil bukan? Ya, awal yang baik di tahun 2021 ini semoga membuka gerbang kesejahteraan, agar rakyat Papua makin jaya. 

Harapan kedepan tentu bukan hanya disektor perekonomian saya. Sektor pendidikan hingga kesehatan turut termobilisasi dengan baik. Ketersediaan alat-alat medis hingga perlengkapan belajar. Mampu didatangkan dari daerah lain, maupun sekitar dengan lebih cepat.

Nantinya tak ada lagi kendala terkait pendistribusian barang-barang kebutuhan pokok dan non pokok. Sehingga, ketersediaannya diharapkan lebih dari cukup. Guna memenuhi tingkat konsumsi masyarakat. 

Lebih-lebih potensi mengenalkan komoditas unggulan masyarakat Merauke, berupa beras akan lebih luas dan tanpa batas. Dan hal ini lagi-lagi bakal mendatangkan keuntungan bagi masyarakat Papua. Hal ini akan menjadi semacam resolusi yang mampu diwujudkan. Meski dalam prosesnya tentu melewati beragam cobaan. Namun, semua akan sebanding bukan?

Akhirnya, kerja keras seluruh pihak baik dari sektor pemerintahan hingga yang lainnya telah menuai hasil. Rasa kagum dan puas atas terjawabnya permasalahan rakyat Papua.  Tentu membuat pemerintah makin semangat, untuk memberikan perhatian kembali pada Papua. Yang notabene tetap dan akan selamanya jadi bagian NKRI, semangat Papua, Papua Jaya dan bahagia.


)* Penulis adalah mahasiswa Papua tinggal di Semarang

Share:

SELAMAT PAGI SEMUA SAUDARA DAN SAHABAT KU, SALAM SEHAT, SEJAHTERA DAN PANJANG UMUR.

 


Portalindo.co.id

2️⃣0️⃣ JANUARI 2️⃣0️⃣2️⃣1️⃣ SELAMAT PAGI SEMUA SAUDARA DAN SAHABAT KU, SALAM SEHAT, SEJAHTERA DAN PANJANG UMUR.


Jika kita ditertawakan atau disakiti oleh orang lain, tidak ada tanggapan bukan berarti kita tidak tahu, tetapi intelektual itu berbeda.如果我们被他人嘲笑或伤害,没有反应并不意味着我们不知道,但是知识分子是不同的。If we are laughed at or hurt by others, no response does not mean that we don’t know, but intellectuals are different.


Semua manusia dilahirkan sama, dengan tubuh, pikiran dan emosi.  Ada banyak hal yang membuat kita berbeda dalam perilaku, kesadaran diri, keinginan dan alasan.  Semua ini terkadang menentukan apakah kita dapat berhasil dalam bisnis dan masyarakat. 所有人类都具有相同的天赋,具有身体,思想和情感。 有很多事情使我们在行为,自我意识,欲望和理性方面与众不同。 所有这些有时决定了我们能否在商业和社会中取得成功。All humans are born the same, with body, thoughts and emotions. There are many things that make us different in behaviour, self awareness, desire and reason. All of these sometimes determine whether we can succeed in business and society.


Penulis : *SURIJATY AMINAN* 


Kata Master Cheng Yen - Kita hendaknya tidak egois, berlapang dada, ramah, saling mengalah, dan saling mengasihi dalam berhubungan dengan sesama.與人相處要去除我執,擴大心胸,客客氣氣,互讓互愛。You must be free of ego when you are with others, so expand your heart, be courteous, cooperative, and loving. Buddha bless....


*INDONESIA JAYA*

*BERSATU KITA MELAWAN COVID*

*SALAM CINTA KASIH & BERSAMA KITA PASTI BISA.*

Share:

Tuesday, January 19, 2021

Disiplin Prokes dan Vaksinasi Cegah Penularan Covid-19


Portalindo.co.id

Oleh: Anjar Agustine (Mahasiswa Ilmu Kesehatan Universitas Diponegoro) 


Sejak akhir tahun 2019 hingga awal tahun 2021, dunia masih belum terlepas dari  pandemi Covid-19. Berbagai upaya untuk menekan jumlah korban Corona ini telah dilakukan oleh berbagai negara, namun masih tidak berhasil mengusirnya. Di sisi lain, banyak peneliti yang berusaha mengembangkan vaksin dari virus ini, tetapi vaksin yang berhasil dibuat dinilai masih belum sepenuhnya dapat menghentikan pandemi ini. 


Berbagai negara, termasuk Rusia, Inggris, Cina, Amerika, dan berbagai negara lainnya mengeklaim telah mampu menemukan atau membuat vaksin untuk virus corona ini. Hal tersebut tentu menjadi angin segar bagi masyarakat. Meski disebutkan belum mampu mengatasi pandemi, tetapi bila masyarakat terus berperan aktif dalam vaksinasi dan taat menjalankan protokol kesehatan, maka tidak ada yang tidak mungkin untuk mengakhiri pandemi di Indonesia.


Sementara itu, Pemerintah Indonesia telah menyiapkan vaksin hasil kerja sama dengan berbagai negara. Pemerintah juga telah mendistribusikan vaksin tersebut pada awal 2021 silam.  


Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menyampaikan bahwa saat ini sudah ada 4 jenis vaksin yang akan siap disebarkan secara massal kepada masyarakat. Vaksin-vaksin ini merupakan hasil kerja sama Indonesia dengan berbagai negara seperti Inggris hingga Cina. Langkah yang diambil pemerintah untuk menyiapkan vaksin dan bahkan membagikannya secara gratis kepada masyarakat merupakan kebijakan yang sangat luar biasa. Penentuan prioritas penerima vaksin pun juga merupakan keputusan yang baik. 


Kebijakan dan langkah yang diambil pemerintah untuk mengatasi pandemi ini sebenarnya sudah tepat. Dimulai dengan kebijakan PSBB, bantuan sosial, larangan masuk WNA supaya virus yang bermutasi tak masuk Indonesia, hingga pemberian vaksin gratis. Namun, semuanya kembali kepada masyarakat. Pemerintah hanya bisa mengambil keputusan atau memberikan kebijakan, namun tetap rakyatlah yang menjalankannya. 


Dalam mengatasi gelombang penolakan vaksin, pemerintah sendiri telah mengambil langkah yang jelas dan terbuka. Pihak Kementerian Kesehatan menuturkan bahwa pemerintah tengah berusaha memastikan kepada pihak produsen vaksin mengenai kehalalan vaksin. Pemerintah juga menuturkan bahwa pihak kesehatan telah memastikan keamanan vaksin tersebut. Pihak pemerintah juga menuturkan bahwa keamanan vaksin merupakan hal yang sangat penting sehingga pemerintah tidak mungkin sembarangan memberikan vaksin yang tidak aman untuk masyarakat. 


Adanya berita dan informasi bohong seperti Covid-19 merupakan hasil propaganda atau konspirasi atau hanya tipuan belaka, juga menjadi penyebab penolakan masih terus terjadi. Sebagai harda terdepan, masyarakat harus ikut menyukseskan kebijakan pemerintah dalam penanganan Covid-19 dengan mendukung program vaksinasi nasional.


Dalam situasi pandemi seperti ini, kita tidak bisa menyalahkan pemerintah. Tidak ada yang ingin berada dalam kondisi pandemi yang tidak menguntungkan ini. Sebagai masyarakat yang cerdas, hendaknya kita bekerja sama dengan pemerintah dalam mengatasi pandemi ini. Langkah-langkah seperti menaati protokol kesehatan dan menjalankan vaksinasi yang diberikan pemerintah merupakan jalan yang harus kita lakukan demi menghentikan pandemi ini. Sudah sepantasnya seluruh elemen masyarakat mendukung vaksinasi Covid-19 demi keselamatan dan kemajuan bangsa. 


Kita juga harus belajar menjadi masyarakat yang mampu memahami berbagai informasi terkait pandemi yang disampaikan pemerintah sehingga tidak mudah terbodohi dengan berita-berita palsu yang menyesatkan. 

Share:

UU Cipta Kerja Memberikan Perlindungan Bagi Korban PHK



Portalindo.co.id

Oleh : Alfisyah Kumalasari )*

Pemerintah telah menginisiasi produk hukum yang mampu meringkas regulasi. Kebijakan tersebut diyakini dapat melindungi pekerja yang menjadi korban PHK.

Undang-undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) memberikan jaminan bahwa korban pemutusan hubungan kerja atau PHK akan mendapatkan manfaat yakni uang tunai, akses informasi kerja serta pelatihan kerja. Sehingga diharapkan korban PHK tersebut bisa tetap mendapatkan sumur penghasilan.

Artinya, terdapat program Jaminan Kehilangan Pekerjaan, dimana UU Ciptaker menjadi manfaat berupa peningkatan kompetensi atau up-skilling, serta ada akses untuk pekerjaan baru.

Pasal Jaminan Kehilangan Pekerjaan ini, tertulis dalam pasal 46A UU Cipta Kerja yang merevisi UU Nomor 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).

Dalam pasal yang sama, disebutkan bahwa program Jaminan Khilangan Pekerjaan ini akan dikelola oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Pada tahap awal, sumber pendanaan JKP berasal dari anggaran negara alias pemerintah. Selanjutnya, sumber iuran JKP akan mengandalkan rekomposisi iuran program jaminan sosial dan dana operasional BPJS Ketenagakerjaan.

BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek saat ini menjalankan 4 program jaminan sosial, yakni jaminan kecelakaan kerja (JKK), jaminan kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP).

Adanya tambahan JKP, tentu diharapkan apabila aturan turunan teknis dan petunjuk pelaksanaan akan keluar dan nampak bahwa pekerja atau buruh harus mengalokasikan dana untuk program JKP apabila terkena PHK.

Timboel Siregar selaku Koordinator Advokasi BPJS Watch menuturkan, bahwa JKP tersebut diatur dalam pasal 46A, 46B, 46C, 46D dan 46E. Hal ini merupakan jaminan sosial baru yang terintegrasi dengan lima jaminan sosial lainnya.

Jaminan ini memberikan manfaat berupa uang tunai kepada korban PHK. Dimana terdapat kompensasi sebesar 6 bulan yang akan ditanggung dimana ketentuannya akan diatur oleh PP.

Ditengah Pandemi covid-19 tentu berdampak pada PHK masal yang tidak terelakkan, hal ini dikarenakan Pandemi covid-19 ini telah banyak membuat semua simpul ekonomi berhenti total dan berimbas pada pelambatan ekonomi.

UU Cipta Kerja mengatur bahwa setiap pekerja kontrak bila terjadi pemutusan hubungan kerja akan diberikan kompensasi penuh. Sedangkan bagi karyawan tetap akan diberikan pesangon dan itupun harus diberikan secara penuh.

UU Cipta Kerja bisa dibilang sebagai payung hukum. Dalam penerapannya, masih membutuhkan aturan turunan mulai dari Peraturan Pemerintah hingga Peraturan Menteri. Tentu sangat disayangkan jika ada pihak yang tidak memahami substansi UU Cipta Kerja secara menyeluruh. Apalagi, penjelasan yang terlanjur beredar di masyarakat justru diwarnai hoax dan disinformasi yang mampu menyulut emosi masyarakat.

Pada kesempatan berbeda, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menjelaskan, bahwa di dalam Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja, terdapat aturan yang secara tegas menjelaskan bahwa pemerintah akan memberikan jaminan sosial berupa uang tunai dan peluang kesempatan kerja.

Oleh sebab itu, Program jaminan kehilangan pekerjaan (JKP) juga telah ditambahkan pada UU Cipta Kerja pada klaster ketenagakerjaan.

Undang-undang ini memberikan kepastian bahwa hak pesangon tersebut diterima oleh pekerja/buruh dengan adanya skema di samping pesangon yang diberikan pengusaha.

Yang terpenting, ketika buruh di-PHK para buruh akan diarahkan untuk mendapatkan pelatihan peningkatan kemampuan kerja sehingga nantinya pekerja tersebut dengan mudah mendapatkan pekerjaan baru.

Kemudian, dalam hal perlindungan pekerja atau buruh yang menghadapi proses pemutusan hubungan kerja, UU Cipta Kerja tetap mengatur mengenai ketentuan persyaratan dan tata cara PHK.

Dalam UU Cipta Kerja juga tetap memberikan ruang bagi serikat pekerja atau serikat buruh dalam memperjuangkan kepentingan anggotanya yang sedang mengalami proses PHK.

Selain itu, Ida juga menegaskan bahwa UU Cipta Kerja juga memperjelas pengaturan pengupahan bagi pekerja atau buruh selama PHK dan masih dalam proses ke tingkat hubungan industrial sampai adanya keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Hal tersebut menurutnya sudah sesuai dengan ketentuan Mahkamah Konstitusi tahun 2011. Dimana ketika terdapat proses PHK, maka buruh atau pekerja masih mendapatkan upah. Ketentuan ini ditegaskan pula dalam undang-undang cipta kerja.

Untuk itu sudah jelas kiranya bahwa UU Cipta Kerja merupakan regulasi yang menjadi jaring pengaman bagi para pekerja jika dirinya terdampak PHK.

)* Penulis adalah kontributor Lingkar Pers dan Mahasiswa Cikini

Share:

Sunday, January 17, 2021

UU Cipta Kerja Meningkatkan Investasi di Indonesia



Portalindo.co.id

Oleh : Zakaria )*

Ketika pengusaha nyaris bangkrut karena efek pandemi, apa yang harus mereka lakukan? Mau pinjam uang, namun tak ada agunan. Salah satu cara untuk bangkit adalah dengan bekerja sama dengan investor, terutama penanam modal asing. UU Cipta Kerja membawa banyak investor masuk ke Indonesia dan menyelamatkan para pengusaha lokal.

Investasi adalah salah satu cara agar sebuah usaha bertahan, karena dengan uang dari penanam modal, produksi di pabrik akan dimulai lagi dan pekerja bisa digaji lagi. Namun sayangnya, investor asing selama ini memilih negara tetangga untuk menanamkan modal, karena panjangnya birokrasi. Hal ini sangat disayangkan karena sebenarnya Indonesia adalah pasar yang potensial.

Untuk mengatas hal ini, maka pemerintah meresmikan UU Cipta Kerja pada oktober 2020. Dalam UU ini, ada jaminan kemudahan dalam berinvestasi bagi penanam modal asing. Ada perubahan dalam ketentuan bisnis di Indonesia. Yakni aspek kemudahan berusaha, pemberdayaan UMKM, percepatan proyek strategis nasional, peningkatan hak pekerja, dan peningkatan sistem investasi.

Ketika pemerintah serius dalam meningkatkan sistem investasi, maka yag diubah pertama kali adalah birokrasinya. Pengusaha asing mau masuk ke Indonesia karena ada jaminan kemudahan dalam mengurus perizinan. Prosesnya hanya butuh waktu kira-kira seminggu. Beda jauh seperti dulu, yang harus menunggu hingga berbulan-bulan.

Proses yang lambat ini yang akhirnya membuat investor asing kapok untuk bekerja sama di Indonesia. Apalagi ketika akan mempercepatnya, malah diminta uang pelicin oleh oknum. Namun ketika perizinan bisa lebih cepat, dan dilakukan va online, mereka akan mengurungkan niatnya untuk keluar dari Indonesia.

Bagi investor asing, time is money. Jadi mereka sangat menghargai aturan dalam UU Cipta Kerja yang mempercepat perizinan. Juga senang akan inovasi pengurusan legalitas online. Sehingga tidak harus bertemu dengan oknum pegawai yang suka korupsi. Secara tidak langsung, UU Cipta Kerja juga memberantas KKN di Indonesia.

Ketika pengusaha asing masuk ke Indonesia, maka pengusaha lokal bisa memberi proposal kerja sama. Mereka sudah punya produk yang cukup memiliki nama di negeri ini. Dengan dana dari investor asing, maka usaha UMKM lokal bisa bangkit lagi. Karena ada suntikan modal dari mereka.

Ketika pengusaha cilik asli Indonesia bangkit lagi, maka mereka bisa bernafas lega. Karena tak harus bingung mencari pinjaman tanpa agunan, bahkan terjebak kejamnya rentenir. Namun mereka bisa memproduksi barang lagi dan memasarkannya, berkat dana dan suntkan motivasi dari pengusaha asing.

Kerja sama ini jelas menguntungkan dan tidak bisa dikatakan penjajahan, seperti yang dituduhkan oleh sebagian orang. Karena baik pengusaha asing maupun pengusaha lokal punya kekuatan sendiri-sendiri. Mustahil pengusaha asing menjajah, karena mereka terikat perjanjian kerjasama dengan pebisnis lokal.

Malah yang ada, pengusaha lokal diuntungkan dengan kerjasama ini. Karena dalam UU Cipta Kerja disebutkan bahwa pengusaha asing wajib melakukan alih teknologi atau memberi pengetahuan baru kepada pebisnis lokal. Sehingga pengusaha Indonesia mendapat wawasan baru, bertambah cerdas, dan makin tangguh dalam mengelola bisnisnya.

Investor asing juga memberi contoh yang baik, misalnya kedisiplinan, taat waktu, standarisas produk yang tinggi (tidak asal masuk quality control). Bahkan kalau bisa, produknya dimasukkan ke pasar ekspor. Sehingga kolaborasi ini makin menguntungkan bagi kedua belah pihak.

UU Cipta Kerja sangat menguntungkan bagi bidang investasi, karena banyak penanam modal yang tertarik untuk masuk ke Indonesia. Mereka senang karena mendapat jaminan kemudahan berusaha dan juga perizinan. Sehingga legalitas bisa didapatkan dengan cepat, mudah, tanpa harus menyogok, dan tanpa ribet. Pengusaha lokal akan bisa bekerja sama dengan investor asing dan ada simbiosis mutualisme.


)* Penulis adalah warganet tinggal di Bogor

Share:

Friday, January 15, 2021

Pemuda Papua Mendukung Penumpasan OPM



Portalindo.coid

Oleh : Moses Waker )*

Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang terus meresahkan warga Papua, membuat aksinya selalu dicemooh. Pemberantasan organisasi separatis terus dilakukan oleh aparat. Para pemuda Papua juga mendukung penumpasan OPM, karena mereka cinta NKRI dan tidak mau Indonesia dirusak kedaulatannya oleh kaum separatis.

Saat Papua bergabung dengan Indonesia setelah penentuan pendapat rakyat (pepera), maka ada yang tak menyetujui hasilnya. Mereka membentuk organisasi Papua merdeka (OPM) dan ngotot ingin berdikari. Alasannya, mereka dapat merdeka dan mengatur wilayahnya sendiri. Padahal menurut hukum internasional, bekas jajahan Belanda menjadi wilayah RI, termasuk Papua.

Para pemuda Papua mendukung pemerintah dan tidak mau bergabung dalam OPM. Mereka malah mendukung pemberantasan organisasi separatis tersebut, karena selalu meresahkan masyarakat. OPM dan KKB terlalu sering menyakiti hati warga sipil dengan melakukan penembakan dan penyerangan yang membabi-buta.

OPM bahkan pernah ketahuan menggunakan warga sipil Papua sebagai tameng hidup, ketika mereka menyerang aparat. Peristiwa ini sangat memilukan, karena bagaimana bisa mereka tega membuat saudara sesukunya jadi korban jiwa? Hanya demi ancaman pada aparat dan masyarakat lain.

Para pemuda Papua berbondong-bondong mendaftar jadi tentara, karena ingin membela wilayahnya. Jika mereka sudah resmi jadi anggota TNI, maka bisa membela warga sipil dan ikut ke hutan dan pegunungan, dalam rangka pencarian markas OPM. Pemberantasan organisasi ini sangat penting, karena mereka merusak kedamaian di Bumi Cendrawasih.

Penerimaan tentara di Papua juga terselenggara berkat beasiswa program otsus. sehingga meringankan beban finansial para pemuda. Mereka bisa dilatih jadi bintara dan siap ditempatkan di wilayah terpencil sekalipun. Tujuannya agar membela kehormatan NKRI dan memberantas OPM serta KKB, yang selalu meresahkan masyarakat.

Permasalahan separatisme di Papua tidak hanya berkisar pada kekejaman OPM. Namun juga ada campur tangan dari pihak asing. Mereka ikut cawe-cawe karena mengincar tambang tembaga di Mimika, sehingga jika OPM berhasil, akan bisa menikmati hasilnya. Pihak asing sangat licik dan menggunakan OPM sebagai perpanjangan tangan.

Para pemuda Papua yang tergabung dalam AMPERA (aliansi mahasiswa, pemuda, dan rakyat Papua) mengecam pihak asing yang mendukung OPM, serta ikut merayakan ulang tahunnya pada tanggal 1 desember. Bahkan pihak asing ikut mengibarkan bendera bintang kejora yang jadi lambang OPM. Peristiwa itu adalah sebuah penghinaan besar bagi Indonesia.

AMPERA meminta pemerintah Indonesia lebih gencar dalam memeberantas OPM, karena permasalahan separatisme ini merembet ke banyak hal lain. Selain mengancam kedaulatan negara dan merusak perdamaian, maka separatisme juga membuat negri lain merendahkan Indonesia.

Pihak aing sengaja melakukan propaganda pada OPM agar terus memberontak dan mendirikan Republik Federal Papua Barat. Namun ketika berhasil merdeka, bukannya kebahagiaan yang didapat, melainkan kesengsaraan. Karena pihak asing akan menjadikan pemimpin OPM sebagai presiden boneka, dan mengeruk dalam-dalam kekayaan Papua.

Hal inilah yang tidak disadari oleh OPM, karena mereka sudah termakan oleh propaganda asing. Mereka tak berpikir jernih dan melihat betapa besar perubahan pada Papua, saat era Presiden Joko Widodo. Sekarang, Papua makin cantik dan maju, berkat Jalan Trans Papua, Jembatan Youtefa, Bandara Internasional Sentani, dan berbagai infrastruktur lain.

Pemuda Papua mendukung penuh perjuangan aparat untuk memberantas OPM. Mereka juga menghimbau para remaja untuk cinta NKRI dan melarang untuk terbujuk oleh KKB. Karena kelompok kriminal bersenjata itu sering mengincar ABG sebagai kader baru. Jika remaja diberi penjelasan, maka akan menjauh dari OPM dan KKB.

Para pemuda Papua mencela tindakan OPM yang di luar batas, dan nekat membunuh orang yang tak bersalah. Padahal korbannya adalah saudara sesuku, namun mereka tetap melakukan kekejaman. Pemberantasan OPM sangat perlu untuk dilakukan, agar mereka tidak meresahkan masyarakat dan merusak perdamaian.

)* Penulis adalah mahasiswa Papua tinggal di Bali

Share:

Thursday, January 14, 2021

Vaksinasi Corona Perdana Berjalan Lancar, Aman dan Halal


Portalindo.co.id

Oleh : Edi Jatmiko )*

Presiden Jokowi menjadi WNI pertama yang disuntik vaksin corona. Setelah injeksi, tidak ada reaksi apa-apa pada beliau. Hal ini membuktikan bahwa vaksin buatan Sinovac aman dan tidak menimbulkan efek samping. Selain itu, vaksin juga sudah mendapat sertifikat halala MUI. Sehingga tidak ada lagi keraguan dalam vaksinasi corona nasional.

Vaksin Sinovac buatan RRC sudah mendarat di Indonesia pada medio desember 2020. Namun baru akan disuntikkan bulan januari, karena menunggu pengetesan BPOM dan fatwa halal MUI. Setelah semuanya selesai, baru boleh disuntikkan ke seluruh WNI, walau kita masih harus menunggu giliran. Karena vaksinasi gelombang pertama baru diprioritaskan untuk tenaga medis.

Presiden Jokowi menjadi orang pertama yang disuntik vaksin corona. Tanggal 13 januari 2021 jam 10 pagi, beliau diinjeksi terlebih dahulu daripada rakyatnya. Menurut presiden, hal ini bukan karena ego atau jabatan. Melainkan justru beliau memberi contoh kepada masyarakat bahwa vaksin corona buatan Sinovac 100%  aman.

Vaksinasi pada Presiden Jokowi disiarkan langsung melalui streaming di akun Youtube sekretariat presiden. Siaran ini dimaksudkan agar seluruh WNI melihat proses vaksinasi yang higienis dan aman. Sehingga mereka yakin dan mau disuntik. Buktinya, setelah divaksin, presiden tidak menunjukkan reaksi negatif dan sehat-sehat saja.

Ketika presiden tidak pingsan atau sakit keras setelah divaksin, maka akan menambah kepercayaan masyarakat dan mereka mau diinjeksi. Selama ini memang ada yang ragu dan bahkan termakan hoax, bahwa vaksin corona kurang aman, karena bisa mengubah DNA manusia. Namun berita palsu ini langsung tertepis ketika publik melihat keamanan vaksinasi di istana presiden.

MUI juga sudah memberi fatwa halal pada vaksin Sinovac, setelah melakukan sidang fatwa. Sehingga mayoritas WNI yang merupakan umat muslim bisa bernapas lega, karena vaksin ini benar-benar halal. MUI juga turut mengawasi ketika vaksin masih dalam proses pembuatan. Sehingga mereka yakin bahwa tidak ada gelatin babi yang tercampur di dalam vaksin Sinovac.

Untuk lebih meyakinkan masyarakat, setelah Presiden Jokowi disuntik, maka beberapa pemuka agama juga disuntik vaksin. Mereka memberi contoh kepada jamaahnya, sehingga tidak ada lagi yang takut atau meragukan vaksinasi corona. Sehingga semua WNI akan mau disuntik dan akan mensukseskan program vaksinasi corona nasional.

Menurut dokter Wiku Adisasmito, vaksinasi adalah kunci dalam mengatasi penyebaran corona. Kesuksesan vaksinasi corona nasional sangat penting karena jika semuanya sudah disuntik, akan terbentuk kekebalan kelompok (herd immunity). Jika semua orang sehat dan bebas corona, maka pandemi akan lekas berakhir dan kita bisa beraktivitas seperti biasa.

Sebagai warga negara yang baik, sebelum menunggu giliran vaksinasi, maka kita bisa mendukung kesuksesan program ini dengan kampanye di media sosial. Saat ini marak twibbon alias semacam pigura yang mengellingi foto pengguna medsos, yang bertuliskan dukungan terhadap vaksin. Foto profil medsos kita bisa diedit seperti itu, agar makin banyak followers yang mengikutinya.

Selain itu, kampanye pro vaksin juga bisa dilakukan dengan menepi berita hoax dan melaporkan akun media sosial yang hobi meng-share berita palsu mengenai vaksin corona. Laporkan saja ke pihak Instagram beramai-ramai, dan akun itu bisa di-take down, sehingga tidak berfungsi lagi. Pembuat hoax vaksin corona adalah kelompok terkejam karena menyebar fitnah.

Kesuksesan vaksinasi corona pada Presiden Jokowi membuat masyarakat kian percaya pada khasiat suntikannya. Seluruh WNI yang menonton siaran langsung penginjeksian tersebut, maupun yang hanya membaca beritanya, akan mau divaksinasi. Sehingga di Indonesia terbentuk herd immunity dan pandemi corona akan segera berakhir.


)* Penulis adalah kontributor Lingkar Pers dan Mahasiswa Cikini

Share:

Mewaspadai Aksi Teror KKB untuk Gagalkan Otsus


Portalindo.co.id

Oleh : Moses Waker )*

Lagi-lagi KKB meneror masyarakat Papua, dengan menembaki helikopter dan membakar pesawat. Kekejaman kelompok separatis membuat masyarakat makin geram. Mereka selalu membuat kekacauan dan ingin menggagalkan program pemerintah, termasuk otonomi khusus.

KKB adalah kelompok bersenjata yang berafiliasi pada OPM. Mereka ingin agar Papua lepas dari Indonesia, dan mendirikan Republik Federal Papua Barat. Untuk mendapatkan keinginannya, maka mereka melakukan apa saja, termasuk kekerasan, tindakan kriminal, sampai penembakan.

Tanggal 6 Januari 2021, Papua kembali menjadi headline, karena ada penembakan helikopter milik sebuah perusahaan tambang terkemuka. Peristiwa ini terjadi di area Benangin, dekat Kampung Tsinga, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika. Helikopter itu diberondong peluru oleh anggota KKB sekitar pukul 10 WIT. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Esoknya, KKB kembali berulah dengan membakar pesawat MAF PK-MAX, di Kampung Pagamba Kabupaten Intan Jaya, Papua. Kepala Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal menyatakan bahwa peristiwa ini terjadi  jam 9:30 WIT. Setelah pesawat mendarat, anggota KKB menembak ke atas, lalu pilot diminta untuk keluar sambil merunduk. Barulah mereka membakar burung besi itu dengan kejamnya.

Keda peristiwa keji ini, meski tak memakan korban jiwa, sangat mengusik masyarakat. Karena KKB sudah melakukan kekejaman selama bertahun-tahun. Kemudian, pembakaran terjadi setelah keputusan otonomi khusus dilanjutkan oleh pemerintah. Sehingga bisa diambil kesimpulan bahwa KKB tidak menyetujui perpanjangan otsus.

Memang Presiden Jokowi telah mengirim Surpres (Surat Presiden) ke DPR tentang pembahasan revisi RUU nomor 21 tahun 2001 tentang otonomi khusus. Kemudian DPR membahasnya dalam rapat paripurna penutupan masa sidang II 2020, tanggal 11 desember 2020. Lantas rapat akan diteruskan tanggal 10 januari 2021.

Jika beberapa hari sebelum rapat lanjutan DPR tentang evaluasi otsus ada penembakan dan pembakaran oleh KKB, maka mereka sudah fix tidak menyetujui program tersebut. KKB dan OPM sudah benci kepada pemerintah selama berpuluh tahun, bahkan menganggap Indonesia sedang menjajah Papua. Padahal masyarakat Papua cinta NKRI dan tidak setuju akan tindakan KKB.

Aneh sekali jika KKB menganggap bahwa otsus merugikan, karena faktanya program ini memakmurkan masyarakat di Bumi Cendrawasih. Buktinya ada banyak infrastruktur yang dibangun, seperti jembatan Youtefa, Bandara Internasional Sentani, dan Jalan Trans Papua. Sehingga mobilitas makin mudah dan menekan biaya transportasi, serta menurunkan harga barang-barang.

Selain itu, program otsus juga memberi beasiswa kepada putra Papua untuk terus belajar hingga perguruan tinggi. Sehingga tidak hanya infrastruktur yang dibangun, tapi juga sumber daya manusianya. Anak-anak Papua akan makin cerdas dan diberi kesempatan untuk membangun daerahnya sendiri. Bahkan gubernur dan wali kota harus asli warga Papua.

KKB menolak otsus karena benci akan segala program pemerintah. Mereka tak berpikir bahwa jika anak-anak atau keponakannya mendapat beasiswa otsus, akan makin cerdas dan tak terperosok dalam kemiskinan. Ketika ada beasiswa, maka tidak ada remaja putus sekolah yang bisa digeret jadi kader muda otsus.

Selain itu, jika ada infrastruktur lagi yang dibangun, mereka takut akan merambah kawasan persembunyian mereka. Sehingga menyulitkan langkah untuk gerilya dan akan mudah tertangkap oleh aparat yang sedang patroli. KKB dan OPM akan mudah diberantas dan tidak ada lagi cerita tentang separatisme di Papua.

Pembakaran pesawat dan penembakan helikopter oleh KKB membuktikan teori bahwa mereka membenci program otonomi khusus. Karena peristiwa ini terjadi sebelum sidang lanjutan DPR untuk membahas evaluasi dan perpanjangan otsus. Pemerintah tak gentar atas ancaman mereka, karena otsus sangat baik untuk kemajuan masyarakat Papua.


)* Penulis adalah mahasiswa Papua tinggal di Gorontalo

Share:

Saturday, January 9, 2021

Apresiasi Publik Kepada Presiden yang Siap Menjadi Penerima Vaksin Pertama


Portalindo co.id

Oleh : Florenza Parahita )*

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mendapatkan vaksinasi COVID-19 pekan depan pada 13 Januari 2021. Mantan Walikota Surakarta tersebut akan divaksinasi dari Sinovac. Masyarakat pun mengapresiasi tindakan tersebut sebagai cara meyakinkan publik bahwa vaksin Covid-19 aman dan efektif bagi masyarakat.

Pemerintah terus mempercepat program vaksinasi Covid-19 secara nasional. Presiden Jokowi pun menjadi orang pertama yang akan disuntikkan vaksin. Rencananya, saat Presiden Jokowi divaksinasi Covid-19, akan disiarkan secara langsung. Setelah itu, vaksinasi Covid-19 dilangsungkan serentak di 34 provinsi di Indonesia.

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan, hal tersebut bertujuan agar masyarakat bisa melihat langsung, memberikan semangat untuk bisa dilanjutkan ke daerah-daerah juga. Minimal provinsi, kota-kota besar juga ikut melanjutkan.

Pihak Istana Kepresidenan akan menyusun protokol pelaksanaan vaksinasi Covid-19 saat Jokowi disuntik. Termasuk soal siapa saja yang akan mendampingi Jokowi saat divaksinasi.

Tata cara prosesnya akan dibahas pada Jumat ini. Jadi siapa saja mungkin ada perwakilan yang lain dan prosesnya tidaklah sembarangan.

Hal ini disampaikan langsung oleh Menkes Budi Gunadi Sadikin atau BGS. Jokowi juga sebelumnya telah menyatakan bahwa dirinya siap untuk menjadi orang yang pertama kali divaksinasi.

Budi juga meminta kepada kepala daerah untuk mempersiapkan orang-orang yang akan mendapatkan prioritas program vaksinasi, yang akan dibagi menjadi dua tahap.

Ia meminta agar proses vaksinasi, terutama bagi tenaga kesehatan untuk dapat dibagi menjadi 2 tahap. Arahan dari Bapak Presiden, tentu bukan tanpa alasan, karena kemungkinan akan ada sedikit dampak, seperti pegal, dan sedikit demam, sehingga dalam satu puskesmas ada 4 Perawat, jangan sampai pada hari yang sama mendapatkan vaksin semua, hal ini guna mengantisipasi efek dari vaksin tersebut, oleh karena itu vaksin diberikan kepada 2 Perawat terlebih dahulu.

Dirinya juga meminta kepada Kepala Daerah untuk memastikan fasilitas kesehatan yang terdaftar dalam aplikasi P-care BPJS yang menampilkan pendataan dan input data fasilitas kesehatan ‘mampu vaksin’ yang dilakukan oleh dinas kesehatan Kabupaten/Kota.

Sebelumnya, Jokowi juga telah membeberkan alasan dirinya bersedian untuk mendapatkan suntikan vaksin pertama di Indonesia. Dia ingin membuktikan kepada masyarakat luas bahwa vaksin tersebut aman.

Dirinya juga berharap agar tidak ada masyarakat yang menolak untuk disuntik vaksin Corona, karena khawatir akan keamanan dan kehalalannya. Sebab pemerintah juga melibatkan MUI terkait vaksin tersebut.

Jokowi mengakui bahwa vaksinasi bukanlah pekerjaan yang berat. Namun, hal ini harus dilakukan agar kehidupan masyarakat bisa kembali normal seperti biasa. Dirinya juga meminta kepada masyarakat untuk bersedia divaksin corona, ia meyakini bahwa cara tersebut harus dilakukan untuk mengatasi pandemi virus corona.

Untuk Vaksinasi, Jokowi mengatakan satu orang akan divaksin dua kali. Dengan demikian, jumlah dosis vaksin yang dibutuhkan harus lebih banyak agar semua masyarakat bisa mendapatkan vaksin.

Sementara itu, staf Pengajar Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada (UGM) Achmad Munjid mengatakan, dengan Presiden Jokowi menjadi orang pertama yang mendapatkan vaksinasi, maka hal tersebut sama saja Jokowi menjawab pertanyaan dan keraguan rakyatnya akan keampuhan vaksin.

Berdasarkan survei Koalisi Warga LaporCovid.org bersama Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, sebagian besar responden masih ragu bahkan tidak mau menerima vaksin dalam waktu dekat. Dalam survei tersebut tercatat sebanyak 32 persen responden menyatakan enggan menerima vaksin produksi Sinovac dan Biofarma jika terinfeksi Covid-19, sementara 27 persen lainnya masih ragu. Sedangkan responden yang setuju sebanyak 31 persen.

Sementara survei menurut Kementerian Kesehatan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan UNICEF menyebut 7,6 persen masyarakat Indonesia tidak mau divaksinasi. Sebanyak 64,81 persen menjawab setuju, lalu 27,6 persen belum tahu.

Pada kesempatan berbeda, Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Daeng Faqih juga menyatakan penting bagi Jokowi untuk memberikan contoh karena masyarakat Indonesua kebanyakan paternalistik alias sulit mengikuti anjuran verbal. Masyarakat Paternalistik itu biasanya harus diberikan contoh oleh orang-orang yang dianggap pemimpinnya.

Apabila Jokowi telah menyatakan bakal menjadi orang pertama yang mendapatkan suntik vaksin, maka IDI juga bersedia menjadi salah satu yang siap dan pertama dilakukan penyuntikan.

Sebagai penerima vaksin pertama di Indonesia, tentu Presiden Jokowi telah memberikan kepastian atas keamanan dan kehalalan vaksin, sehingga hal ini dapat menepis keraguan bagi masyarakat yang menolak suntik vaksin.

)* Penulis adalah kontributor Lingkar Pers dan Mahasiswa Cikini

Share:

Friday, January 8, 2021

Indonesia Siap Menggelar Vaksinasi Covid-19



Portalindo.co.id

Oleh : Edi Jatmiko )*


Presiden Joko Widodo telah memastikan bahwa program vaksinasi Covid-19 akan digelar di tahun ini. Ia menyebut, pemerintah telah mengamankan sejumlah stok vaksin untuk nantinya diberikan secara cuma-cuma ke masyarakat. Publik pun yakin bahwa Indonesia siap menggelae vaksinasi Covid-19.

3 Juta dosis vaksin sinovac telah tiba di Indonesia, kini tinggal menunggu izin penggunaan darurat dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Pemerhati kesehatan masyarakat Iqbal Mochtar menyebutkan, izin BPOM dapat mendongkrak tingkat kepercayaan masyarakat terkait keamanan dan efikasi vaksin.

Program vaksinasi Indonesia, menyasar paling sedikit 182 juta orang dari total populasi untuk mencapai herd immunity atau kekebalan komunal.

Presiden Joko Widodo telah menyebutkan, vaksinasi akan dimulai pada pertengahan Januari ini dan tetap mengingatkan protokol kesehatan 3M yang wajib diterapkan, selama vaksinasi berjalan.

Melalui kicauannya di akun twitter @jokowi, dirinya mengatakan tahun ini pemerintah akan menggelar vaksinasi massal Covid-19. Indonesia telah mengamankan pasokan vaksin dari Sinovac, Novavax, AstraZeneca dan BioNTech-Pfizer.

Tenaga Ahli Utama KSP, Dany Amrul Ichdan menyebutkan jika izin dari BPOM dan MUI menjadi patokan yang ditunggu saat ini.

Sedangkan menurut Epidemiolog, Indonesia saat ini belum menerima izin Emergency Use Authorization sehingga Indonesia belum siap untuk vaksinasi Covid-19 dan diperkirakan akan mundur (tidak pada pertengahan Januari). Bahkan dengan jumlah vaksin yang mencapai 400 juta dosis pun juga tidak bisa disuntikkan begitu saja dalam waktu yang singkat.

Dalam keterangan pers di Bandara Soekarno Hatta, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa pendistribusian vaksin corona sudah bisa dilakukan pada awal tahun 2021.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia telah menandatangani perjanjian pembelian vaksin Covid-19 yang dikembangkan Oxford-AstraZeneca. Dosis yang dibeli diketahui sebanyak 50 juta dosis vaksin.

Vaksin corona yang dikembangkan Oxford-AstraZeneca tersebut, diperkirakan akan tiba di Indonesia sekitar kuartal II 2021.

Budi menyebutkan bahwa pihaknya telah mengamankan sebanyak 50 juta dosis vaksin Corona Novavax.

Sementara itu, tenaga kesehatan atau Nakes menjadi pihak pertama yang mendapat SMS pemberitahuan soal vaksin Corona mulai 31 Desember 2020. Rencana vaksinasi digelar setelah vaksin corona mendapatkan izin edar dari BPOM.

Pada 31 Desember 2020, SMS yang dikirimkan berupa edukasi mengenai vaksin Covid-19. Di sesi selanjutnya pada lain waktu, penerima vaksin akan kembali mendapat SMS soal pendaftaran untuk vaksinasi.

Pada SMS blast kedua ini, penerima vaksin Covid-19 mengisi formulir yang dibutuhkan, termasuk tempat ia divaksinasi. Lokasi vaksinasi menyesuaikan domisili si penerima.

Pemerintah mencanangkan pemberian vaksin corona tahap pertama dimulai pada Januari sampai April 2021. Budi menargetkan penyelesaian vaksinasi virus corona di Indonesia berdasarkan hitung-hitungan jumlah vaksin, memakan waktu 3,5 tahun.

Pemerintah telah menyiapkan 426 juta dosis vaksin Corona untuk 181 juta penduduk Indonesia. Sesuai dengan standar dari WHO, nantinya setiap penduduk akan dilakukan dua kali penyuntikan.

Pada kesempatan berbeda, ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi (KPCPEN) Airlangga Hartarto menekankan bahwa pandemi virus corona belum berakhir meskipun Indonesia segera melakukan vaksinasi. Pemerintah sendiri menargetkan mulai melakukan vaksinasi pekan depan.

Meski demikian, masyarakat tidak boleh lengah saat vaksinasi mulai dilakukan. Kedisiplinan haruslah tetap dijalankan sesuai anjuran.

Karena pandemi secara global belum berakhir, terlebih proses vaksinasi memerlukan waktu yang tidak sebentar. Kementerian Kesehatan menargetkan vaksinasi di Indonesia akan selesai dalam 15 bulan.

Ia mengatakan, vaksinasi untuk 182 juta penduduk tentu memerlukan waktu yang sudah disampaikan oleh Pak Budi selaku Menteri Kesehatan, dan tentunya vaksinasi ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat, namun tidak boleh melupakan kedisiplinan dalam mematuhi protokol kesehatan.

Presiden Jokowi tentu berharap agar kegiatan vaksinasi maupun kedisiplinan masyarakat harus berjalan seiring.

Sementara itu, Juru Bicara vaksin Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tramidzi mengatakan bahwa vaksinasi ditargetkan akan selesai pada bulan Maret 2022.

Indonesia telah siap menggelar vaksinasi Covid-19, tentu saja upaya ini bukanlah strategi yang bisa dijalankan tanpa tantangan, sehingga diperlukan sinergitas antara pemerintah dan masyarakat untuk menyukseskan program vaksinasi agar Pandemi Covid-19 bisa segera berakhir.


)* Penulis adalah kontributor Lingkar Pers dan Mahasiswa Cikini

Share:

Wednesday, January 6, 2021

Pemerintah Optimal Menyiapkan Program Vaksinasi



Portalindo.co.id

Oleh : Alfisyah Dianasari )*

Vaksinasi corona nasional adalah program yang sangat penting, karena akan ada penyuntikan ke lebih dari 200 juta orang WNI. Pemerntah mempersiapkan imunisasi ini dengan sebaik-baiknya. Tujuannya agar berhasil 100% dan pandemi akan segera berakhir, serta kita bisa beraktvitas secara normal.

Ketika vaksin Sinovac mendarat di Indonesia, masyarakat sudah heboh karena tidak sabar dengan imunisasi corona. Mereka makin bersorak ketika Presiden Jokowi menggratiskan imunisasi ini untuk seluruh WNI. Karena jika harus membayar, maka harganya berkisar 600.000 rupiah untuk 2 kali suntik, sementara masyarakat banyak yang kemampuan finansialnya menurun.

Namun untuk menunggu jadwal imunisasi masyarakat harus bersabar, karena prioritas pertama yang disuntik adalah para tenaga kesehatan. Penyebabnya karena mereka lebih beresiko untuk terpapar corona di Rumah Sakit. Selain itu, pemerintah masih menyiapkan program imunisasi untuk seluruh WNI, agar berjalan lancar.

Persiapan vaksinasi ini mencakup banyak hal. Juru bicara tim satgas penanganan covid-19 dokter Wiku Adisasmito menyatakan bahwa pemerintah sedang menyiapkan roadmap imunisasi corona, yang digarap oleh Kementrian Kesehatan dan kementrian lain yang tergabung dalam komite. Semoga roadmap cepat selesai agar imunisasi benar-benar siap.

Dokter Wiku melanjutkan, roadmap akan jadi peta konkrit dalam imunisasi corona nasional. Nantinya akan dilihat dari skala prioritas. Daerah yang berzona hitam dan merah diberi vaksinasi terlebih dahulu, karena jumlah pasien covidnya paling banyak. Sedangkan daerah dengan zona jingga, kuning, dan hijau akan menyusul.

Persiapan sebelum program imunisasi dimulai sangat penting. Karena sambil menunggu vaksin yang dipesan dari Pfizer dan perusahaan lain datang, rencana pemberian vaksinasi harus benar-benar matang. Penyebabnya karena, pertama jumlah penduduk Indonesia ada lebih dari 200 juta orang, jadi roadmap harus dibuat berdasarkan azas keadilan, agar semua WNI mendapatkan vaksin itu.

Kedua, pemberian vaksin tidak bisa disuntikkan begitu saja. Karena karakter tiap vaksin berbeda-beda. Untuk vaksin Sinovac bisa disimpan di suhu 3 hingga 8 derajat celcius, sehingga butuh pengadaan alat pendingin agar vaksin tidak mati dalam perjalanan. Ketersediaan pendingin di lokasi terpencil juga harus dipikirkan, dan juga pasokan listriknya.

Sedangkan untuk vaksin Pfizer, suhu yang dibutuhkan malah lebih dingin lagi. Ia harus disimpan dalam ruangan minus 70 derajat celsius atau setara suhu di kutub utara. Masalah pendingin ini yang agak membuat pusing, karena pengadaannya tentu butuh dana yang tak sedikit. Untung akhirnya pihak Pfizer bersedia meminjamkan alat pendingin vaksin kepada pemerintah.

Setelah masalah pendingin teratasi, maka yang perlu diperhatikan adalah jadwal imunisasi. Kementrian Kesehatan mengirimkan SMS ke masyarakat untuk pemberitahuan kapan harus disuntik vaksin corona. Mereka harus mau diimunisasi, agar tubuhnya kebal dari serangan virus covid-19. 

Pengaturan tempat vaksinasi juga perlu dipikirkan, karena lokasinya harus luas agar masyarakat tetap bisa menjaga jarak minimal 1 meter. Mereka juga harus pakai masker dan jangan ada yang melepasnya saat mengobrol. Juga wajib mencuci tangan sebelum masuk ruangan. 

Walau sudah divaksin, namun masyarakat tetap harus menjaga protokol kesehatan dan jangan merayakannya dengan melepas masker sembarangan. Penyebabnya karena bisa jadi mereka berstatus orang tanpa gejala sebelum disuntik vaksin corona. Kita masih harus menjaga diri dari kemungkinan terburuk dan jangan lalai sedikitpun.

Imunisasi corona nasional menjadi PR pemerintah tahun 2021, karena ada lebih dari 200 juta orang yang disuntik. Jumlah vaksin yang didatangkan terus bertambah, dan roadmap imunisasi segera dibuat oleh Kemenkes dan kementrian lain yang terkait. Semoga vaksinasi corona berjalan dengan lancar dan kita semua berhasil keluar dari pandemi.


)* Penulis adalah warganet tinggal di Depok

Share:

Tuesday, January 5, 2021

Kemenkes Tunjuk Warga Wajib Vaksin


Portalindo.co.id

Oleh : Danisa Frilla )*


Imunisasi corona nasional akan dilakukan tahun 2021. Meskipun tanggalnya belum pasti, namun masyarakat diminta untuk bersiap. Kementrian Kesehatan akan mengirim SMS kepada WNI yang mendapat giliran vaksinasi dan mereka wajib menjalaninya. Tujuannya agar terbentuk herd immunity, sehingga pandemi covid-19 segera berakhir.

Pemberian vaksin adalah salah satu cara untuk mencegah penyakit. Ketika seluruh dunia dilanda pandemi covid-19, maka vaksinasi corona menjadi sesuatu yang sangat penting. Karena orang yang sudah disuntik akan jadi kebal terhadap penyakit ini, dan jumlah pasien covid akan menurun drastis. Sehingga pandemi lekas selesai dan kita bisa beraktivitas dengan normal.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa tiap warga akan mendapat SMS  blast dari Kemenkes, yang berisi tentang pemberitahuan vaksin. Pesan singkat itu dikirim sejak 31 desember 2020. Mereka wajib untuk disuntik, karena sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan HK.01.07/Menkes/12757/2020 . 

Vaksinasi ini wajib dilakukan sebagai cara untuk mencegah penularan corona. Penyebabnya, penyuntikan ini akan membuat imunitas manusia menjadi kuat, karena vaksin (Sinovac) terbuat dari penyakit yang dilemahkan. Pemerintah sudah menjamin keamanan dari vaksin ini. Buktinya, dari ribuan relawan vaksin di Jawa Barat, termasuk Gubernur Ridwan Kamil, tidak ada yang terkena corona.

Peringatan ini membuat siapapun yang dikirimi SMS harus menurut saat akan divaksin, tak terkecuali kaum anti vaksin. Mereka yang nyeleneh ini mau tak mau harus disuntik dan tidak bisa berargumen lagi, karena MUI juga menjamin kehalalan vaksin corona. Jika masih ngotot, maka akan ada ancaman denda 5 juta rupiah. Namun hukuman sosial dari masyarakat lebih dahsyat, karena mereka dianggap membangkang aturan.

Budi Gunadi melanjutkan, ada pengecualian dalam pemberian vaksin. Mereka yang tidak boleh diimunisasi karena tidak memenuhi kriteria penerima vaksin. Memang ada kalangan masyarakat yang boleh untuk tidak divaksin karena punya penyakit berat, sehingga ditakutkan akan memperparah kondisi tubuhnya.

Mereka yang tidak boleh divaksin adalah penderita HIV/AIDS, pasien kanker (tergantung dari kondisi tubuh dan izin dokter), orang yang sakit diabetes (tergantung tipenya dan lagi-lagi tergantung keputusan dokter),  dan penyakit autoimun (misalnya lupus). Mayarakat diharap untuk konsultasi ke tenaga medis, agar mengetahui apakah dalam kondisi sehat dan siap menerima vaksin.

Pemerintah tidak hanya membeli vaksin dari RRC (merek Sinovac), namun juga dari sumber lain, seperti Pfizer Inc, BioFarma, SinoPharm, Moderna, Novavax Inc, dan BioNTech. Pembelian vaksin yang berbeda-beda bukan berarti permainan politik. Melainkan sebagai cara agar pasokan vaksin mencukupi untuk seluruh rakyat Indonesia.

Vaksin Sinovac yang sudah masuk ke Indonesia sebanyak 3 juta vaksin. Namun masyarakat diharap sabar karena yang datang akan diproses lagi ke perusahaan BioFarma, sebagai BUMN produsen vaksin. Selain itu, juga masih didaftarkan nomor BPOM-nya. Tunggulah vaksin ini hingga 100% selesai dan jangan khawatir karena biayanya gratis.

Ketika vaksin siap disuntikkan, maka yang diprioritaskan adalah para tenaga medis. Penyebabnya karena mereka beresiko tinggi untuk tertular corona dari pasien, sehingga wajib untuk divaksinasi terlebih dahulu. Pemberian vaksin ini juga sebagai penghormatan atas pengorbanan mereka yang bekerja sampai melebihi jam shift karena pasien corona yang membludak.

Masyarakat diharap bersabar dan menunggu hingga vaksin 100% selesai. Ketika dikirimi SMS oleh Kementrian Kesehatan, maka siapkan fisik dan mental saat akan disuntik vaksin. Jangan takut sakit karena sudah aman dan justru vaksinasi ini akan membuat tubuh lebih kuat. Taatilah jadwal vaksinasi dari pemerintah, agar semua orang tidak tertular corona dan pandemi cepat berakhir.


)* Penulis adalah kontributor Pertiwi Media

Share:

Sunday, January 3, 2021

Indonesia Memesan Banyak Vaksin untuk Kebutuhan Masyarakat



Portalindo.co.id

Oleh : Dodik Prasetyo )*

Imunisasi corona nasional akan dimulai sebentar lagi, karena vaksin Sinovac sudah mendarat di Indonesia. Namun pemerintah berencana akan memesan vaksin dari sumber lain, untuk mencukupi kebutuhan, karena jumlah penduduk ada lebih dari 200 juta jiwa. Ketika semua sudah siap, maka masyarakat akan lega, karena pandemi akan lekas berakhir.

Ada harapan baru untuk mengakhiri pandemi covid-19 ketika vaksinnya telah ditemukan. Para ahli telah membuat vaksin ini dengan cepat, karena corona adalah virus SARS-2 dan mereka meneliti dengan contoh virus SARS-1. Amerika Serikat memulai imunisasi corona nasional terlebih dahulu, dan akan disusul oleh negara lain, termasuk Indonesia.

Pemerintah memutuskan untuk membeli vaksin Sinovac dari RRC, dan saat ini sudah datang di Indonesia. Beberapa persiapan dilakukan sebelum imunisasi nasional dimulai, seperti pendaftaran ke BPOM, pembelian alat pendingin untuk menyimpan vaksin, pengaturan teknis di lapangan, dll. 

Vaksin Sinovac memang sudah datang dan akan dipesan lagi, namun yang datang belum cukup, karena Indonesia memiliki lebih dari 200 juta orang penduduk. Prioritas pemberian vaksin ini adalah para tenaga medis, karena mereka yang paling beresiko besar terkena corona. Masyarakat diminta bersabar menunggu dan jangan malah pergi ke negara lain untuk disuntik vaksin.

Amalia Widyasanti, Deputi Bidang Eknomi Bappenas menyatakan bahwa total vaksin ini yang dibeli adalah 275 juta dosis. Pertama, vaksin dari Sinovac sebanyak 116 juta dosis.Selain itu, ada pula vaksin dari Pfizer/BioNTech sebanyak 45 juta dosis, juga vaksin dari Novavax sebanyak 52 juta dosis. Ada juga vaksin dari Astra Zenecavaksin sebanyak 50 juta dosis, dan dari Covax 12 juta dosis. 

Penambahan jumlah vaksin yang datang akan membuat masyarakat lega, karena Presiden benar-benar memenuhi janjinya untuk mendatangkan vaksin gratis bagi seluruh WNI. Mereka tak perlu membayar hingga 600.000 rupiah dalam 2 kali suntik, seperti di negara lain. Imunisasi corona nasional akan diberikan secara bertahap, dan tunggu giliran dengan sabar.

Suharso Monoarfa, Ketua Bappenas, menyatakan bahwa pemerintah menargetkan imunisasi corona dilakukan kepada 181 juta orang penduduk, untuk mencapai herd immunity. Sedangkan sisa vaksin yang sudah dipesan menjadi cadangan. Jadi, sampai tahun 2022 akan dipesan vaksin lagi untuk mencapai target tersebut.

Vaksin Sinovac memiliki keunggulan karena dibuat dari virus corona yang tidak aktif lagi dan dilumpuhkan, sehingga efekstivitasnya mencapai 90%. Ia juga bisa disuntikkan baik ke balita maupun manula, karena merekalah yang beresiko tinggi untuk tertular corona. Apalagi para lansia rata-rata punya komorbid alias penyakit bawaan, sehingga wajib diimunisasi.

Sedangkan vaksin buatan Pfizer dan perusahaan lain rata-rata terbuat dari messenger RNA, dan akan dipotong-potong oleh enzim alami jika disuntikkan ke tubuh. Penyimpanan vaksin ini juga butuh suhu yang jauh lebih dingin daripada vaksin Sinova. Sehingga tak bisa disimpan dalam freezer biasa, harus ditaruh dalam wadah khusus yang dibuat berdasarkan pesanan.

Oleh karena itu, amatlah wajar jika pemerintah lebih banyak membeli vaksin Sinovac. Apalagi masa simpannya bisa sampai 3 tahun, jika ditaruh dalam wadah dengan suhu yang benar. Namun keputuan pemerintah untuk menambah jumlah vaksin bukanlah untuk perbandingan, melainkan karena jumlah penduduk Indonesia yang sangat banyak.

Pemesanan vaksin dari Sinovac, Pfizer, dan produsen vaksin lain menunjukkan iktiar pemerintah untuk mempercepat selesainya pandemi. Sehingga ketika semua orang sudah selesai diimunisasi, akan terbentuk herd immunity, dan kita bisa lega karena bebas dari corona. Keadaan akan kembali normal dan kondisi perekonomian Indonesia akan pulih kembali.


)* Penulis adalah kontributor Lembaga Studi Informasi Strategis

Share:

Reshuffle Kabinet Berdampak Positif


Portalindo.co.id

Oleh : Zainudin Zidan )*

Presiden Jokowi mengganti 6 menteri dengan yang baru, dan sempat menghebohkan publik. Pasalnya menteri kesehatan yang baru tidak berlatar belakang tenaga medis. Meskipun begitu, rehuffle kabinet berdampak positif, karena penggantian menteri akan membenahi kinerja pada kementerian yang dipimpin.

Setelah Juliari Batubara dicokok karena kasus korupsi, muncul desas-desus bahwa posisinya sebagai Menteri Kesehatan akan diganti oleh Tri Rismaharini (Risma). Walikota Surabaya ini tidak menjawab dengan gamblang ketika ditanya oleh wartawan. Namun dugaan publik langsung terbukti, ketika akhirnya Risma benar-benar diangkat jadi Menteri Sosial.

Selain Menteri Sosial, ada 5 posisi lain di kabinet yang di-reshuffle. Pertama, M. Lutfi menggantikan Agus Suparmanto jadi Menteri Perdagangan, lalu Sandiaga S Uno menggantikan Wishnutama di posisi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Sakti Wahyu Trenggono menggantikan Edhy Prabowo sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan.

Yaqut Cholil Quomas menggantikan Fachrul Razi sebagai Menteri Agama. Sedangkan Budi Gunadi Sadikin diangkat jadi Menteri Kesehatan, menggantikan dokter Terawan Agus Putranto. Penggantian Menteri Kesehatan menjadi heboh, karena biasanya dijabat oleh dokter. Sedangkan Budi Gunadi Sadikin adalah sarjana ilmu nuklir dan pernah menjadi direktur utama Bank swasta.

Meskipun begitu, masyarakat tetap optimis reshuffle kabinet akan membawa kebaikan di masa depan. Karena 6 menteri baru memiliki kapabilitas masing-masing. Pengusaha Jefri Tanudjaja menyatakan bahwa mereka adalah sosok yang terbaik, dan akan membawa perubahan positf di Indonesia. Terutama dalam mengatasi efek pandemi covid-19.

Efek pandemi memang merembet ke mana-mana, termasuk dunia usaha. Oleh karena itu para menteri diharap bisa bekerja sama dalam mengatasinya, agar tidak ada krisis ekonomi seperti tahun 1998 yang lalu. Menteri Sosial Risma membantu pemerintah dalam menyalurkan bantuan untuk para korban terdampak covid, dengan cara mentransfer ke rekening.

Risma berharap dengan cara ini¸akan meminimalisir korupsi. Karena mensos yang sebelumnya ketahuan menggerogoti dana bantuan, seharga 10.000 rupiah per paket. Belum lagi jika ada anak buahnya yang juga melakukan pungli. Jika masyarakat langsung mendapatkan uang BLT, bukan berupa sembako, maka akan bisa dimanfaatkan untuk belanja sehari-hari.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang baru, Sandiaga Uno, berjanji akan memulihkan kondisi pariwisata di Indonesia yang sempat pingsan akibat efek pandemi. Begitu juga dengan Menteri Perdagangan dan Menteri Kelautan dan Perikanan. Sedangkan Menteri Agama Yaqut Cholil menekankan pada perdamaian antar umat dan menggaungkan kembali toleransi.

Yaqut Cholil sangat diharapkan masyarakat untuk mengatasi masalah intoleransi di Indonesia, yang sempat dikacaukan oleh oknum yang memakai isu SARA. Menteri Agama menegaskan bahwa dirinya selalu menghormati umat dengan keyakinan lain dan mengajak masyarakat untuk menjunjung toleransi dan kerukunan di Indonesia.

Budi Gunadi Sadikin memang sempat diragukan karena bukan dokter. Namun jangan lupa pengalamannya memimpin sebuah Bank selama bertahun-tahun. Presiden Jokowi memilih beliau yang punya kemampuan manajerial tinggi, sehingga bisa memperbaiki situasi di dunia kesehatan. Apalagi sebentar lagi ada vaksinasi corona nasional, sehingga butuh pemimpin andal.

Keenam menteri baru diharap membawa perubahan positif pada kementrian masing-masing. Masyarakat optimis mereka akan bahu-membahu dalam membangun negeri, dan bekerja keras dalam melayani rakyat. Karena jabatan menteri bukanlah sebuah balas budi dari Presiden, namun beliau menunjuk tokoh yang memiliki kemampuan dalam mempimpin dan visioner.

Reshuffle kabinet bukanlah barang baru, karena Presiden Jokowi pernah melakukannya di masa kepemimpinan beliau yang pertama. Masyarakat berharap penggantian ini akan membuat Indonesia selamat dari ancaman resesi dan krisis ekonomi jilid 2. Karena para menteri berkolaborasi dalam membangun Indonesia.


)* Penulis adalah warganet tinggal di Semarang

Share:

Saturday, January 2, 2021

Masyarakat Mengapresiasi Bansos Bagi Warga Terdampak Covid-19



Portalindo.co.id

Oleh : Edi Jatmiko )*


Pemerintah terus mengantisipasi persoalan sosial ekonomi sebagai dampak pandemi Covid-19. Salah satu upaya tersebut adalah dengan penyaluran Bansos bagi warga terdampak Covid-19 yang banyak mendapat apresiasi publik. 

Kita tentu sepakat bahwa tahun 2020 merupakan tahun yang begitu sulit bagi masyarakat di dunia, termasuk Indonesia. Meningkatnya angka terkonfirmasi positif Covid-19 membuat banyak sektor terganggu terutama kesehatan dan perekonomian.

Sadar akan efek domino dari penyebaran virus coronya tersebut, pemerintah Indonesia tidak ragu untuk mengucurkan dana guna membantu masyarakat dan memutar kembali roda perekonomian di Indonesia.

Berikut ini merupakan bantuan nyata dari pemerintah kepada warga yang terdampak Covid-19.

Kartu Pra Kerja

Program Ini awalnya merupakan pengembangan kerja dan kewirausahaan yang ditujukan untuk para pencari kerja maupun buruh, mereka yang ingin mendapatkan dan meningkatkan kompetensi.

Namun, semenjak Covid-19, kartu Pra Kerja pun diberikan kepada pekerja yang diberhentikan di tempat kerja akibat tempat kerjanya tidak beroperasi selama pandemi.

Besaran yang diterima oleh kartu Pra Kerja adalah Rp 3.4 juta dengan ketentuan Rp 1 juta untuk saldo pelatihan. Sisanya Rp 2.4 juta diberikan sebagai insentif setelah menyelesaikan pelatihan. Dana insentif yang diberikan setiap bulan sebesar Rp 600.000 selama 4 bulan.

Program ini rencananya juga akan diperpanjang hingga tahun 2021, sehingga masyarakat yang belum lolos pada program kartu Prakerja tahun 2020 dapat mendaftarkan dirinya kembali.

Program ini diperuntukkan bagi WNI berusia 18 tahun ke atas dan tidak sedang sekolah atau kuliah.

Bantuan Subsidi Upah (BSU)

BSU sendiri merupakan usaha pemerintah untuk melakukan percepatan pemulihan ekonomi nasional yang terdampak Covid-19. Mereka yang berhak mendapatkannya adalah para pekerja/buruh yang telah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan serta memiliki penghasilan di bawah Rp 5 juta per bulan.

Besaran yang diterima adalah sebesar Rp 2.4 juta. Penyaluran langsung diberikan kepada rekening penerima dengan ketentuan Rp 1.2 juta tiap bulan atau Rp 600.000 tiap bulan.

Untuk dapat menerima bantuan ini, tentu ada beberapa syarat, seperti memiliki rekening bank aktif, dan bukan merupakan karyawan BUMN ataupun PNS.

Bantuan Produktif Presiden (Banpres) untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)

Banpres UKM juga dikenal dengan sebutan BLT UMKM, bantuan sosial ini merupakan strategi dari pemerintah untuk memberikan stimulus kepada UMKM agar bisa bertahan di tengah pandemi Covid-19.

Besaran yang diberikan oleh pemerintah adalah sebesar Rp 2.4 juta, bantuan ini dipertuntukkan kepada masyarakat yang memiliki usaha dan terdaftar di Koperasi dan UKM, Koperasi Hukum atau Perbankan.

Bantuan Sosial Tunai (BST)

Bantuan ini merupakan bantuan berupa uang yang diberikan kepada keluarga miskin, tidak mampu, dan/atau rentan terdampak Covid-19.

Awalnya besaran yang diterima sebanyak Rp 600.000 yang diterima setiap bulan. Namun, seiring banyaknya bantuan lain, kini besaran bantuan tersebut sebesar Rp 300.000.

Bantuan ini juga akan diperpanjang hingga tahun 2021, bantuan ini akan diberikan kepada keluarga penerima manfaat PKH (program keluarga harapan) yang belum menerima bansos lainnya.

Kuota Gratis

Selain sektor perekonomian, sektor pendidikan juga terdampak akibat pandemi Covid-19. Menteri Pendidikan Nadiem Makarim telah memerintahkan kepada seluruh sekolah maupun kampus untuk menyelenggarakan pendidikans secara daring.

Tentu saja, hal ini bukan berarti berjalan mulus, karena terdapat beban biaya tambahan bagi masyarakat yang kurang mampu, salah satunya adalah untuk membeli kuota internet.

Beberapa orangtua  khususnya yang kurang mampu tentu saja cukup terbebani dengan adanya pembelajaran jarak jauh (PJJ), sehingga pemerintah melalui Kemendikbud memberikan bantuan kuota internet sebesar 20GB – 30GB, yang diberikan kepada siswa, mahasiswa, guru dan dosen.

Program Indonesia Pintar (PIP) melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP)

Bantuan ini sebenarnya sudah berlangsung dari beberapa tahun yang lalu. Namun, saat Covid-19 melanda, pemerintah menaikkan besaran dana yang diterima oleh siswa menjadi Rp 450.000 hingga Rp 1 juta.

Bantuan Subsidi Upah (BSU) untuk Guru Honorer

Bantuan ini diberikan untuk para Guru Honorer, diketahui besaran dana yang diterima adalah Rp 1.8 juta dengan potongan pajak sebesar 6%.


Beragam bantuan ini tentu saja menjadi stimulus bagi masyarakat Indonesia, apalagi sektor perekonomian di Indonesia juga terdampak akibat pandemi, sehingga langkah serta upaya tersebut tentu patut diapresiasi.


)* Penulis adalah pengamat sosial politik

Share: