Kapten Moerdoko : Tetap Laksanakan Protokol Kesehatan di Masa Transisi

Jakarta Barat - Antisipasi Penyebaran Wabah Virus Covid-19 di Wilayah Koramil 05 Kebon Jeruk Kodim 0503/JB, Serka Besus Y 4 personil BKO yang di bantu 1 personil Kodim 0503/JB dan 2 personil Satpam PD Pasar Kedoya laksanakan PDMPK.

Kodim 0503/JB Gelar Baksos di Wilayah Koramil 04/Cengkareng

Jakarta - Komandan Distrik Militer (Dandim) 0503/JB, Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, S.I.P bersama Ketua Persit KCK Cabang XVII Ny Endah Dadang Ismail yang didampingi Danramil 04/Cengkareng, Kapten Cpl Edy Moerdoko bersama Ketua Persit Ranting 05 Koramil 04/CK, Ibu Sriyatun Moerdoko melaksanakan Bakti Sosial (Baksos), Rabu, 20 Januari 2021.

Jakbar Berbagi di Jum'at Barokah

Jakarta - Lima kaum Dhuafa kembali mendapatkan kepedulian dari Koramil 04/Cengkareng, Kodim 0503/JB, dan Persit KCK Ranting 5 Cab XVII.

Gabungan Tiga Pilar Bonjer Gelar Ops Yustisi

Jakarta Barat - Sanksi sosial kembali di berikan kepada warga yang tidak menerapkan protokol kesehatan dengan tidak menggunakan masker.

Babinsa Pelda Sutoyo Bersama Jajaran Tiga PIlar Gelar OK PREND

Jakarta Barat - “Sebanyak 35 Orang yang terjaring tidak menggunakan masker dalam giat Operasi Kepatuhan Peraturan Daerah Propinsi DKI (OK PREND) yang dilaksanakan gabungan 3 pilar dalam rangka Pelaksanaan Pergub No.51 Tahun 2020 tentang Penegakan Disiplin Mematuhi Protokol Kesehatan ( PDMPK ) untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan Covid – 19. khususnya di Wilayah Kel. Kedoya Utara, Kec. Kebon Jeruk.” Urai Danramil 05/KJ Kapten Cpl R Edy Moerdoko.

Showing posts with label Hukrim. Show all posts
Showing posts with label Hukrim. Show all posts

Tuesday, October 29, 2019

Silaturahmi Dandim 0505/JT ke Ketum FBR KH. Lutfi Hakim


Portalindo.co.id, Jakarta - Tingkatkan tali silaturahmi Dandim 0505/Jakarta timur Kolonel Inf Mohammad Mahfut As'at S.I.P menyambangi Kediaman Ketua Umum FBR Drs Drs.KH. Lutfi Hakim bertempat di Ujung menteng RT.010/01 Kelurahan Ujung menteng Kec. Cakung Jakarta timur , Senin (28/10/2019).


Kegiatan silaturahmi Dandim Kolonel Mohammad Mahfut As'at yang datang bersama Danramil Cakung Kapten Inf Sayidan , Lurah Ujung menteng Nasrudin , Dewan Kota bapak Heru , ketua FKDM Haji Achim beserta 2 (dua) orang anggotanya, Babinsa Cakung Serma Sulimin dan Serka M. Matjen yang diterima langsung oleh Drs. KH. Lutfi Hakim dengan sangat senang.

Pada kesempatan silaturahmi tersebut Dandim menyampaikan tujuan silaturahmi yang diharapkan kita semua saling mengenal dan mempererat tali silaturahmi serta persaudaraan antara Aparat Komando kewilayahan dengan tokoh masyarakat serta Ormas, yang diharapkan kedepannya semua komponen masyarakat dapat bersinergi dalam mencapai persatuan dan kesatuan bangsa untuk mengantisipasi setiap perkembangan yang terjadi dilingkungan masyarakat , sehingga dengan komunikasi yang baik antar seluruh komponen bangsa, setiap kejadian sekecil apapun yang terjadi dilingkungan masyarakat dapat di atasi dengan cepat oleh Apkowil Kodim 0505/JT bersama tiga pilar Muspiko Walikota Jakarta timur, ucap Dandim.

Tanggapan Drs KH.Lutfi Hakim dengan kunjungan silaturahmi Dandim 0505/JT beserta jajaranya yang sudah menyempatkan datang ke kediaman kami, saya sebagai Ketua umum FBR mengucapkan banyak terima kasih kepada Dandim dan jajarannya dan juga saya berharap kedepannya Ormas FBR akan tetap bersinergi dengan Apkowil serta tiga pilar Muspika Kecamatan Cakung untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan bangsa , agar terciptanya hubungan yang harmonis seluruh elemen  masyarakat yang berbaur menjadi satu bersama komponen bangsa dalam menjaga kamtibmas yang kondusif di Wilayah Jakarta timur , tandas KH. Lutfi. @pendim jt.
Share:

Thursday, August 2, 2018

Saat Asik Main Judi 5 Komplotan Maling Motor Tertangkap,2 Di Lumpuhkan

Foto Kelima Orang Pelaku Spesialis Pencuri Motor Serta Foto Barang Bukti. (Portalindo.co.id)


PORTALINDO.CO.ID, GOWA — Sebanyak lima orang terduga pelaku specialis pencuri motor ditangkap polisi. Mereka adalah BDR (40), WW (25), SDT (39), ADN (40) dan DDB (28).
Penangkapan itu bermula saat Tim Anti Bandit Polres Gowa mendapat informasi dari dua orang penadah berinisial NR dan NDG yang saat ini telah berada di Rutan.

Dari pengakuan kedua penadah tersebut mereka mengaku membeli motor curian itu dari pria berinisial BDR. Mengetahui hal itu petugas pun langsung bergerak dengan cepat.
Alhasil, para pelaku pun berhasil dibekuk saat tengah asik bermain judi di rumah DDB (pelaku) yang berada di kawasan Desa Jipang, Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa beberapa waktu lalu.

“Setelah melakukan penyelidikan para pelaku pun berhasil dibekuk saat tengah asik bermain judi. Sementara pelaku lainya ditangkap di tempat terpisah,” kata Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga saat menggelar press confrence di Mapolres Gowa, Rabu (1/8/2018) sore tadi.Dalam keterangan resminya, Shinto Silitonga juga mengungkapkan, dari kelima pelaku. Dua diantara mereka terpaksa harus mendapatkan tindak tegas lantaran mencoba melarikan diri saat dilakukan pengkapan. “Dua dilumpuhkan karena berusaha kabur saat dilakukan penangkapan,” tambahnya.

Dari tangan pelaku petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa, uang tunai, kartu joker, kunci letter T, 4 unit sepeda motor, 2 buah knalpot, 4 buah karburator, 2 buah mesin blok motor, 1 lampu stock motor, 1 buah velg motor ninja, 1 ban motor.Selain itu juga terdapat 5 senjata tajam jenis badik dan 1 keris, 5 buah handphone, 7 shaset sabu, 2 bong alat isap, dan 1 bungkus pipet putih, serta 1 rangka motor terpotong di Mapolres Gowa guna proses lebih lanjut.(**)

Penulis : Umar Dany
Share:

Wednesday, August 1, 2018

Akibat Dianiaya,Mantan Kepsek SMA 1 Sulsel Dirawat Di RS Wahidin Dan Meninggal Dunia

Foto Rumah Duka Mantan Kepala sekolah SMA Negeri 1 Makassar Sakaruddin.(Kbr/Portalindo.co.id)

PORTALINDO.CO.ID, MAKASSAR - Mantan kepala sekolah SMA Negeri 1 Makassar, Sakaruddin, mengembuskan napas terakhir di RS Wahidin Sudirohusodo, Selasa (31/7/2018).
Sakaruddin meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di RS Wahidin Sudirohusodo. Jenazah almarhum tiba di rumah duka di Jalan Abdullah Dg Sirua, Kelurahan Tello, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Selasa sore

"Mayatnya dibawa mobil ambulans Rumah Sakit Wahidin. Tadi lewat belakang tidak bunyi sirinenya," ungkap Dg Lewa salah satu warga yang ditemui di rumah duka.
Sebelumnya, korban dianiaya oleh Abdul Nasir (PNS) yang merupakan ipar dari korban sendiri. Dari keterangan Kompol Ananda F Harahap, Kapolsek Panakkukang, penganiayaan terjadi Sabtu (28/7/2018) sekitar pukul 08:15 wita di Jalan Abdullah Dg Sirua Lr Tanggul No 16 Kel Tello, Kec Panakkukang, Kota Makassar.

Pada saat itu, Muh Rezki yang merupakan putra Sakaruddin melihat ayahnya dipukul oleh lelaki Abdul Nasir dengan menggunakan besi sehingga terkapar di tanah dan mengalami luka di kepala, gigi rontok, dan kedua kaki terluka.

Atas kejadian ini Risky membangunkan kakaknya bernama Muh lham guna melerai penganiayaan tersebut. "Akan letapi dia (Muh Ilham) juga kena pukulan dari pelaku yang mengakibatkan luka pada batang hidung dan beberapa lecet bagian kaki, serta dia (Muh Rizki) juga tak luput dari pukulan pelaku dengan memakai besi yang digenggamnya mengakibatkan luka pada pergelangan tangan," ungkap Ananda.

Setelah kejadian pelaku meninggalkan tempat dengan mengendarai sepeda motor. Atas kejadian tersebut korban keberatan dan melaporkan ke aparat kepolisian setempat guna proses lebih lanjut.Hingga saat ini suasana di rumah korban masih padat. Terlihat siswa berpakaian SMA dan pegawai berpakaian baju PNS silih berganti datang di rumah duka.(Kwl)
Share:

Thursday, July 26, 2018

Gelar Kegiatan Cipta Kondisi Memasuki Asean Games Polrestabes Makassar Berhasil Mengungkap Beberapa Kasus


Portalindo.co.id, Makassar -Polisi Resort Kota Besar Makassar menggelar pengungkapan kasus kejahatan pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian motor, serta kejahatan narkotik di halaman Polrestabes setempat, Rabu (25/07/2018)


Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Makassar yang didampingi oleh Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Diari Astetika, S.Ik serta Kanit Jatanras Polrestabes Makassar AKP Ivan Wahyudi, S.Ik.

Dari hasil pengungkapan aksi kriminal sebanyak 123 kasus dan 149 tersangka yang terdiri dari curat sebanyak 66 tersangka, curas 31 tersangka, curanmor sebanyak 17 tersangka.
Sementara itu,15 kasus narkotika dengan 35 tersangka. Sedangkan khusus untuk 10 hari terakhir, berhasil diamankan 80 tersangka dengan 65 kasus yang diantaranya 18 orang merupakan residivis dan 20 % merupakan anak di bawah umur.

Kapolrestabes Makassar menjelaskan selain mengamankan tersangka juga diamankan beberapa barang bukti berupa senjata tajam seperti ketapel beserta anak busur serta parang.

“Barang bukti tersebut digunakan pelaku saat melakukan aksinya”, ujar Kapolrestabes Makassar.

Lanjutnya, Kapolrestabes Makassar mengatakan akan terus memberantas kejahatan yang marak terjadi di Sulawesi Selatan khususnya di wilayah Kota Makassar.

“Ini merupakan operasi cipkon menjelang pelaksanaan asean games 2018 meskipun pelaksanaannya bukan di Kota makassar tetapi kita tetap membantu menjaga kamtibmas agar tetap kondusif”, pungkas Kombes Pol Irwan Anwar, S.Ik, S.H,M.H.
(Rizal Marzuki)
Share:

Friday, July 20, 2018

Pelaku Penganiayaan Dikeroyok Warga,Dansat Brimob Polda Sulsel Amankan Saat Dia Melintas Dan Melihatnya

Foto Dansat Brimob Polda sulsel Kombes Pol Adeni Muh Saat Mengamankan Pelaku. (Portalindo.co.id)

Portalindo.co.id,Makassar – Seorang pemuda bernama Muh Aldi (18) terpaksa harus berurusan dengan aparat kepolisian setelah sebelumnya mengamuk dan nyaris memarangi seorang tukang parkir bernama Jamaluddin alias Jamal (30), di depan warung makan Ayam Penyet Surabaya, Jalan Hertasning, Jumat (20/7/2018) sekira pukul 13.30 Wita. Pelaku yang nyaris melukai korbannya malah menjadi bulan-bulanan warga di lokasi yang kesal dengan ulahnya.

Beruntung, Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sulsel Kombes Pol Adeni Muhan Dg Pabali yang melintas dengan cepat turun dari mobil yang dikendarainya. Dansat Brimob langsung mengamankan pelaku dari amukan massa.Pelaku akhirnya berhasil diamankan oleh Dansat Brimob Polda Sulsel berikut dengan barang bukti sebilah parang miliknya. Selanjutnya, pelaku diamankan ke Mako Polsek Panakkukang untuk proses lebih lanjut.

Informasi yang dihimpun, pelaku melintas di lokasi dengan menggunakan sepeda motor. Pelaku menarik gas dengan kencang dan ditegur oleh Jamal yang berprofesi tukang parkir.Merasa tidak terima dengan teguran itu, Aldi kemudian pulang ke rumahnya mengambil parang. Tidak lama kemudian, Aldi kembali datang ke lokasi dan menyerang Jamal dengan parang. Beruntung, Jamal menghindar dengan cara melompat memeluk pelaku.

Warga yang berada di lokasi kemudian mengeroyok pelaku hingga babak belur. Informasi warga di lokasi, pelaku dalam kondisi mabuk karena sudah mengisap lem fox.Dansat Brimob Polda Sulsel Kombes Pol Adeni Muhan Dg Pabali yang dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. “Pelaku dikeroyok oleh warga dan kami kemudian melintas. Saya turun mengamankannya dan membawa ke Mako Polsek Panakkukang,” ujar Dansat Brimob. (Kwl/Kbr)
Share:

Thursday, July 19, 2018

Ibu Rumah Tangga Di kendari Di Tangkap Polisi,Akibat Kedapatan Edarkan Shabu


Kasubdit II, Ditres Narkoba Polda Sultra, AKBP Abdul Kadir (Foto : Umar Dany/Portalindo.co.id)



PORTALINDO.CO.ID, KENDARI – Peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika kian hari kian memprihatinkan. Seorang ibu rumah tangga hanya bisa pasrah saat ditangkap oleh Subdit II Ditresnarkoba Polda Sultra karena kedapatan mengedarkan narkotika jenis shabu.

Penangkapan berawal pada Selasa (17/7) sekira pukul 19.10 WITA, saat tim Subdit II mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya peredaran dan penyalagunaan narkotika jenis shabu yang dilakukan oleh tersangka EY (30).Tersangka yang merupakan ibu rumah tangga tinggal di Rumah Kos Ananda, Jalan Budi Utomo, Lorong Pemancar, Kelurahan Kadia, Kecamatan Kadia, Kota Kendari.

“Setelah mendapatkan informasi, kemudian tim lidik menindak lanjuti informasi tersebut dan langsung menuju kerumah kos tersangka, pada saat memasuki pekarangan rumah kos-kosan Ananda, tersangka sempat akan kabur dengan mengendarai sepeda motornya, namun anggota tim lidik yang bersiaga langsung melakukan penangkapan kepada tersangka,” ungkap Kasubdit II Ditres Narkoba Polda Sultra, AKBP Abdul Kadir.

“Selanjutnya, kamar tersangka digeledah dan ditemukan 9 (sembilan) paket narkotika jenis shabu yang terbungkus dalam sachet krep kecil shabu berat 3,49 Gram,” imbuhnya.
Selain itu dari tersangka juga diamankan barang bukti lainnya yaitu, 1 (satu) Unit Hp merk Samsung J7, 2000 lembar plastic krep kecil, 53 Lembar plastic krep sedang, 1 Buah Bong Alat Hisap shabu, 1 Buah pipet warna bening(alat hisap) dan 2 buah pipet warna bening (sendok).

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) Subs Pasal 112 ayat (1) dan Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.(*)

Laporan: Umar Dany
Share:

Pelaku Penyerangan Dan Perampokan Warkop Dan Indomaret Di Bekuk Polisi Saat Tertidur Lelap



Portalindo.co.id, Makassar - Pelaku penyerangan dan perampokan warkop dan Indomaret di samping Hotel D'Maleo dibekukpersonel Polsek Panakkukang.
Pelaku yang diketahui bernama Muh Ilham Mansyur alias Illang (19) diamankan Rabu (18/7/2018). Berdasarkan laporan polisi, tak hanya satu TKP aksi kejahatan Ilham. Dia juga pernah beraksi di Warkop HK Jalan Ance Dg Ngoyo, Warkop Boeken Huis Jalan Abdullah Daeng Sirua dan terakhir Indomaret samping Hotel D'Maleo, Jalan Pelita raya.

Kapolsek Panakkukang, Kompol Ananda F Harahap menjelaskan, pelaku ditangkap di rumahnya di Jalan Nikel Raya. "Anggota akhirnya berhasil mengamankan tersangka yang sedang tertidur lelap," tambahnya.

Saat dilakukan interogasi, pelaku mengaku telah melakukan pencurian dengan kekerasan dengan cara langsung masuk ke warkop. Mereka mengancam korban menggunakan anak panah dan parang. Aksi itu dilakukan bersama rekannya, yakni Mu'du, Teguh, Fadli, dan Renaldi yang telah tertangkap sebelumnya.

"Pelaku juga mengakui telah melakukan perampokan di Indomaret di Jalan Pelita Raya dan berhasil mengambil 62 bungkus rokok aneka merek," tambah Ananda.(Kwl)
Share:

Saturday, April 14, 2018

Seorang Anak Menikam Ayah Dan Adik Kandung Sendiri


Parepare - Warga Jalan Sulawesi, Kelurahan Ujung Sabbang, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, digegerkan peristiwa penikaman di dalam rumah salah satu warga yang bekerja sebagai penjahit pakaian (Honest Tailor), Sabtu (14/4/2018) sekira pukul 10.00 pagi tadi.

Pelaku inisial IA (43), secara tiba-tiba menikam ayahnya sendiiri, Mahdini (62) yang tengah membersihkan pakaian dan tumpukan sisa kain bekas jahitannya di lemari. Adik korban, Abdul Azis (38) yang berusaha melerai, juga tak luput dari kebrutalan pelaku. Ia terkena tikaman di bagian pipi.

Berdasarkan keterangan warga sekitar, pelaku penikaman diketahui sudah lama mengidap gangguan kejiwaan.

Abdul Hafi, tukang becak yang melintas di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengaku kaget saat melihat pelaku berlari keluar dari rumahnya, Honest Tailor, Jalan Sulawesi No 25 Kota Parepare.

“Waktu lewat, saya kaget karena tiba tiba ada yang keluar membawa pisau yang penuh darah,” kata Abdul Hafi.

Dia pun bergegas memanggil warga sekitar, untuk mengetahui apa yang terjadi di dalam Honest Tailor. Warga yang mulai berdatangan sontak panik bercampur kaget ketika melihat kedua korban yang sudah berlumuran darah.

Oleh warga, kedua korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Fatimah menggunakan sepeda motor, untuk segera mendapatkan perawatan intensif. Sementara warga lainnya melaporkan peristiwa itu ke aparat kepolisian.

Polisi yang tiba di TKP dengan sigap mengamankan pelaku saat sedang berjalan kaki tak jauh dari TKP.

“Karena pelaku memegang pisau, saya ikuti dari belakang, karena khawatir ada kejadian susulan yang dapat melukai warga. Kira kira seratus meter dari lokasi, pelaku diringkus oleh aparat kepolisian,” jelas Ketua RW 8 Ujung Sabbang, Amir.

Sementara itu, Kapolres Parepare AKBP Pria Budi, melalui Kapolsek Kawasan Pelabuhan Nusantara (KPN) Kota Parepare, AKP Saharuddin, saat dikonfirmasi melalui telepon genggamnya, membenarkan peristiwa penikaman yang terjadi di daerah yang masuk dalam kawasan pelabuhan ini.

Saharuddin menjelaskan, peristiwa penikaman di Honest Tailor sekira pukul 10.00 Wita ini, diduga dipicu persoalan sepele, terlebih pelaku oleh warga sekitar diketahui sudah lama mengidap gabgguan kejiwaan.

“Pelaku dan kedua korban merupakan keluarga dan kajadiannya terjadi di dalam rumahnya sendiri (Honest Tailor). Pelaku yang diduga mengidap gangguan kejiwaan menikam ayah dan adiknya,” jelasnya.

Kronologi kejadian, kata Saharuddin, berawal saat korban yang juga ayah pelaku, Mahdini (62), membersihkan pakaian dan sisa kain bekas jahitan yang telah dikumpul dan disusun pelaku di dalam lemari jahitan.

“Pelaku yang diduga marah karena merasa pakaiannya dibuang, lalu mengambil benda tajam berupa pisau dan menusukkan ke orang tuanya. Kakak pelaku yang berusaha melerai juga sempat kena tikaman di bagian pipi,” terang Saharuddin.

Mantan Kapolsek Bacukiki, Polres Parepare ini manutuurkan, kedua korban lalu dirujuk oleh warga ke Rumah Sakit Fatima dan selanjutnya dirujuk ke RSUD Andi Makkasau untuk mendapatkan perawatan intensif.

Menurut keterangan keluarganya yang serumah, kata dia, kebiasaan pelaku memang sering mengumpulkan kain-kain sampah sisa jahitan dan dilipat di lemari.

“Saat ini pelaku kami amankan di Mapolres Parepare untuk menjalani penyelidikan lebih lanjut,” tandas Saharuddin. (Umar)
Share:

Aniaya Sepupu Sendiri, Akhirnya Meringkut Di Tahanan, Ini Kejadianya


Peristiwa - WS alias RD (33) warga lingkungan Cilellang, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru terpaksa meringkuk di balik jeruji besi Lapas kelas II Barru. Itu setelah RD dilaporkan menganiaya sepupunya sendiri AN (13) hingga babak belur, karena RD menuding AN meraba paha istrinya.

Peristiwa itu terjadi belum lama ini. Ceritanya begini. Waktu itu korban dan pelaku tidur ramai-ramai dalam sebuah kamar bersama istri pelaku, pelayan, dan dua anak pelaku. Mereka tidur dengan posisi masing-masing berjauhan.

Saat subuh menjelang, pelaku kemudian bangun dan menuding korban telah meraba paha istrinya yang menggunakan celana pendek di atas lutut. Kejadian itu hanya disaksikan oleh pelaku sendiri.

Korban membantah tudingan tersebut dengan mengatakan tidak melakukan hal itu. Sementara istri pelaku juga tidak merasakan dirinya diraba.

Disulut emosi, pelaku lalu mengusir korban dari rumahnya. Keesokan harinya pelaku menjemput korban dari rumah paman korban.

Korban lalu dianiaya dengan ditendang dan ditampar berulang kali di rumah pelaku. Korban mengalami luka memar di beberapa bagian tubuh.

Mengetahui kejadian itu, paman korban yang masih keluarga dengan pelaku, tak terima kemenakannya dihajar RD. Paman korban lalu melaporkannya ke Satreskrim Polres Barru.

Sebelumnya, diketahui AN memang biasa tinggal di rumah sepupunya RD sejak orang tuanya merantau ke Batam.

Kasat Reskrim AKP Sultan Iqbal yang dikonfirmasi membenarkan kronologi kejadian itu. Saat ini, berkas kasus RD telah dilimpahkan ke Kejari Barru sejak, Kamis (5/4/2018) lalu.

"Iya benar, kronologi kejadiaanya seperti itu. Berkas kasus tersangka RD saat ini sudah ditangani Kejari. Perkembangan terakhirnya, RD dititip di lapas Klas II Barru untuk menunggu proses persidangan," ungkap Sultan, Jumat (13/4/2018).

Sultan menyebut tersangka RD yang juga merupakan oknum PNS kota Parepare itu diduga telah melanggar pasal 80 ayat 1, junto pasal 76c UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan UU RI Nomor 23 Tahun 2003 tentang Perlindungan Anak. (Usman)


Share:

Yayasan Perlindungan Perempuan dan Anak Membantu warga bekasi yang dipersikusi


Portalindo Co.Id - kabupaten bekasi
Yayasan Perlindungan Perempuan dan Anak Bantu warga bekasi yang dipersikusi.

masalah kekerasan terhadap perempuan dan anak sudah menjadi issu nasional yang ramai dibicarakan diberbagai media massa.

Untuk meningkatkan layanan pendampingan maka berbagai regulasi telah menjamin dimana setiap tidakan kekerasan terhadap perempuan dan anak harus mendapat hukuman.

Yayasan Perlindungan Perempuan dan Anak bekasi akan melakukan proses pendampingan Hukum kepada AJ siswa Smp yang mendapatkan perlakuan tidak terpuji oleh warga masyarakat. (Rachmat/leni)
Share:

Dalam Minuman Oplosan, Polri Menemukan Zat Yang Berbahaya


Hukrim - Setelah meneliti kandungan zat di dalam minuman keras (miras) ginseng oplosan yang telah menewaskan 82 orang di daerah Jakarta dan Jawa Barat, Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri menemukan kandungan cairan kimia metanol, atau yang lebih dikenal dengan sebutan spiritus.
.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, S.IK., M.Si., saat konferensi pers pengungkapan kasus peredaran miras oplosan di Mapolres Metro Jakarta Selatan menerangkan, korban miras ini ada yang saat kongkow lalu beli Coca Cola, obat kuat dan alkohol lalu korban mencampurkan sendiri bahan-bahan itu. Setelah dioplos baru jadi metanol.
.
“Dalam kasus ini, polisi telah mengamankan tujuh orang tersangka. Mereka adalah penjual sekaligus pengoplos miras ginseng mematikan yang dijual Rp 20 ribu per plastik ini.” pungkas Kabid Humas Polda Metro Jaya. (Redaksi)
Share: