Kapten Moerdoko : Tetap Laksanakan Protokol Kesehatan di Masa Transisi

Jakarta Barat - Antisipasi Penyebaran Wabah Virus Covid-19 di Wilayah Koramil 05 Kebon Jeruk Kodim 0503/JB, Serka Besus Y 4 personil BKO yang di bantu 1 personil Kodim 0503/JB dan 2 personil Satpam PD Pasar Kedoya laksanakan PDMPK.

Kodim 0503/JB Gelar Baksos di Wilayah Koramil 04/Cengkareng

Jakarta - Komandan Distrik Militer (Dandim) 0503/JB, Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, S.I.P bersama Ketua Persit KCK Cabang XVII Ny Endah Dadang Ismail yang didampingi Danramil 04/Cengkareng, Kapten Cpl Edy Moerdoko bersama Ketua Persit Ranting 05 Koramil 04/CK, Ibu Sriyatun Moerdoko melaksanakan Bakti Sosial (Baksos), Rabu, 20 Januari 2021.

Jakbar Berbagi di Jum'at Barokah

Jakarta - Lima kaum Dhuafa kembali mendapatkan kepedulian dari Koramil 04/Cengkareng, Kodim 0503/JB, dan Persit KCK Ranting 5 Cab XVII.

Gabungan Tiga Pilar Bonjer Gelar Ops Yustisi

Jakarta Barat - Sanksi sosial kembali di berikan kepada warga yang tidak menerapkan protokol kesehatan dengan tidak menggunakan masker.

Babinsa Pelda Sutoyo Bersama Jajaran Tiga PIlar Gelar OK PREND

Jakarta Barat - “Sebanyak 35 Orang yang terjaring tidak menggunakan masker dalam giat Operasi Kepatuhan Peraturan Daerah Propinsi DKI (OK PREND) yang dilaksanakan gabungan 3 pilar dalam rangka Pelaksanaan Pergub No.51 Tahun 2020 tentang Penegakan Disiplin Mematuhi Protokol Kesehatan ( PDMPK ) untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan Covid – 19. khususnya di Wilayah Kel. Kedoya Utara, Kec. Kebon Jeruk.” Urai Danramil 05/KJ Kapten Cpl R Edy Moerdoko.

Saturday, November 2, 2019

DANKODIKLATAD DAN PENGURUS PUSAT IOF GELAR BHAKTI SOSIAL DALAM RANGKA KEJURNAS IOF NATIONAL CHAMPIONSHIP FINAL ROUND 2019 DI KAB. GRESIK


Portalindo.co.id, Gresik --- Sebagai wujud kepedulian Kodiklatad dan PP IOF, telah dilaksanakan kegiatan Bhakti Sosial kepada warga Kelurahan Ngargo Sari, Kecamatan Kebomas Gresik, Jawa Timur, Jum’at (1/11/19). Kegiatan bhakti sosial ini dalam rangka  pelaksanaan Kejurnas IOF National Championship Final Round 2019 yang diadakan selama 3 hari dari tanggal 1 s.d 3/11/2019 di Sirkuit Bathang.

Dankodiklatad Letjen TNI AM. Putranto, S.Sos. selaku Dewan Pembina IOF menyerahkan secara simbolis rehab Mushola dan bedah rumah. Kegiatan bhakti sosial ini merupakan suatu kebahagiaan tersendiri bagi Kodiklatad dan Pengurus Pusat IOF, karena dengan adanya kegiatan ini dapat bersinergi  melakukan kegiatan sosial membantu masyarakat  diantaranya melalui kegiatan rehab mushola Baiturrahman, bedah rumah kepada keluarga bapak Agus Zainal, pengobatan massal sebanyak 1.000 orang, pemeriksaan mata dan sunatan massal yang diikuti 105 orang serta pembagian sembako kepada masyarakat tidak mampu sebanyak 1000 paket.

Dalam sambutannya Dankodiklatad menyampaikan bahwa kegiatan bhakti sosial ini merupakan wujud syukur atas terselenggaranya perlombaan kejurnas IOF National Championship Final Round 2019 dan rasa terima kasih bagi warga sekitar yang sudah ikut serta memeriahkan perlombaan ini. “Bhaksos ini juga sebagai bentuk kemanunggalan TNI khususnya Kodiklatad dengan rakyat dengan bekerjasama Pengurus Pusat IOF TNI AD”, ungkapnya. "Terimakasih kepada para pihak yang telah membantu pula dalam penyelenggaraan bhaksos ini baik dukungan secara moril, tenaga, dana juga bantuan barang guna disalurkan kepada masyarakat yang berhak", tambah Beliau.

Dikatakan Dankodiklatad, kegiatan perlombaan offroad tidak semata - mata untuk mengejar prestasi, akan tetapi gelaran event offroad ini lebih mengedepankan ajang silaturrahmi bagi para offroader dan sekaligus untuk kegiatan kemanusiaan seperti bhakti sosial yang dilaksanakan di sekitar lokasi sirkuit Bathang kab Gresik sebagai tempat ajang perlombaan.

Dalam kesempatan yang sama,  Ketua PP IOF Irjen Pol Drs. Sam Budi Gusdian,M.H  mengucapkan banyak terimakasih kepada Ketua Dewan Pembina yang sudah all out membantu pelaksanaan Kejurnas dan menyelenggarakan bhakti sosial yang bisa menjangkau seluruh warga sekitar sirkuit Bathang, Kelurahan Ngargosari ini. "Ayo TNI sudah ikut membantu masyarakat, nanti gantian Bupati juga membantu TNI dalam menjaga persatuan", tuturnya.

Bupati Gresik Dr. Ir. H. Sambari Halim Radianto, ST., M.Si menyambut baik pelaksanaan Kejurnas IOF dan juga adanya kegiatan baksos, rehab Musholla dan bedah rumah. "Kedepannya kami berharap terus adanya kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui program seperti ini, dan kami Pemda siap mendukung dan membantu program TNI" ungkapnya.

Dalam kesempatan bhaksos ini, Dandim 0817/Gresik, Letkol Inf Budi Handoko, S.Sos mengatakan "Bhaksos sangat diterima oleh warga Kelurahan Ngargo Sari, Kec Kebomas, mereka berterimakasih dan berdoa semoga TNI semakin jaya, dan semakin dekat dgn rakyat seperti yang sudah berjalan saat ini", ucapnya.

Masyarakat Kelurahan Ngargo Sari yang berada disekitar sirkuit Bathang merasakan kegembiraan dengan adanya bhakti sosial ini. Bapak Agus Zainal turut merasakan kebahagiaan tersebut karena kediamannya termasuk dalam program bedah rumah."Kepada seluruh pihak yang membantu dan TNI yang membangun rumah kami, saya mengucapkan beribu-ribu terimakasih sudah membuat rumah kami ini begitu mewah", ungkapnya.

Mengawali acara pembukaan Kejurnas IOF National Championship Final Round 2019 ini, didahului dengan atraksi drumband Canka Ksatria Bhakti dari Pusdik Zeni Kodiklatad. Sebelum acara pelepasan start, para peserta dan panitia yang hadir terlebih dahulu mengikuti acara pembentangan bendera merah putih, sambil menyanyikan lagu nasional "Bagimu Negeri".

Turut hadir dalam kegiatan ini Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Bambang Iriansyah, Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim, M.Si., Kapolda Jawa Timur yang diwakili Dirlantas Polda dan pejabat Kodiklatad, serta tamu undangan lainnya. (Penerangan Kodiklatad)
Share:

Tanamkan Rasa cinta Tanah Air, Pasi Intel Kodim 0503/JB Berikan Pembekalan Wasbang Belneg Pelajar SMP Kartika Kalideres


Portalindo.co.id, Jakarta Barat --- Salah satu kekuatan negara terletak pada persatuan dan kesatuan bangsanya, dan kesiapan generasi muda dalam mempertahankan negaranya, demi keutuhan dan tegaknya NKRI, Lettu Inf Sriyanto (Pasi Intel) Kodim 0503/JB berikan pembekalan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) Bela Negara Kepada Pelajar SMP Kartika Kalideres.

Wasbang bela negara yang dilakasanakan di Aula Makodim 0503/JB lantai 2, Jl. S. Parman No. 3, Kel. Tomang, Kec. Grogol Petamburan (Gropet), Jakarta Barat,  yang diikuti 100 pelajar siswa/siswi SMP Kartika Kalideres yang juga dihadiri para Guru pembimbing.

Pembinaan wawasan kebangsaan (Wasbang) dan bela negara (Belneg) di sekolah-sekolah setingkat SMP dan SMA sangatlah penting dilaksanakan guna menanamkan para pelajar akan kecintaannya pada bangsa dan negara ini. Kata Lettu Sriyanto di aula Makodim 0503/JB, Sabtu (02/11/19)

Pasi Intel Kodim 0503/JB dalam pengarahannya, Wawasan kebangsaan dan Bela Negara merupakan faktor-faktor penting yang sangat diandalkan oleh Bangsa Indonesia dalam mewujudkan cita-cita bangsa dan juga mempertahankan kedaulatan Bangsa dan Negara Indonesia.

"Kegiatan pembinaan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara, kepada para siswa/siswi SMP Kartikan ini dengan harapan generasi muda akan dapat mewujudkan cita-cita dan mempertahankan kedaulatan bangsa.   karena itu, Menurut Beliau, dengan diadakan pembinaan ini akan dapat membentuk para pemuda-pemuda bangsa ini menjadi kokoh dan kuat agar dapat menghadapi halangan dan rintangan yang merupakan ancaman bagi bangsa dan Negara," Tegas Sriyanto.

Lanjutnya, Masalah-masalah yang harus dihadapi itu beraneka ragam. Banyak masalah yang timbul sebagai warisan masa lalu, masalah yang timbul sekarang maupun masalah yang timbul di masa depan. Ungkapnya.

"Yang lebih penting bagi para pelajar yaitu hindari diri dari segala jenis penyalagunaan narkoba serta pergaulan bebas yang menjurus mesum seperti Sex dan lain-lainnya yang negatif",Pungkas Sriyanto.

Terima kasih yang sebesar besarnya kepada Bapak kepala sekolah dan para guru SMP Kartika Kalideres yang bersedia mengajak para siswa/siswi nya untuk mengikuti Wasbang Belneg ini.Tutup Pasi Intel, Lettu Sriyanto.(Brama)
Share:

Viral Inginkan Bertemu Jokowi Juara Dunia Pemuda Hebat International Di Akui Dunia di Abaikan di Hari Sumpah Pemuda Ke-91


Portalindo.co.id, Jakarta --- Momentum Hari Sumpah Pemuda Senin 28 Oktober 2019, Muhammad Ja’far Hasibuan Juara 1 Dunia di Shanghai China, pemuda hebat yang berprestasi di International ini berkeinginan yang gigih ingin bertemu Presiden RI, sejauh ini belum mendapatkan perhatian diapun tidak di Undang 17 Agustus 2019 di Istana kemarin dan Hari ini Hari Sumpah Pemuda Nasional Ke-91 yang dilaksanakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga dan  menggelar acara bertajuk Malam Anugerah Kepemudaan 2019.

Acara ini mengambil tema 'Bersatu Kita Maju', Acara tersebut akan digelar di Jakarta Concert Hall iNews Jakarta, Hari Kamis (28/10/2019) kemaren. Malam Anugerah Kepemudaan itu sekaligus akan menutup rangkaian Bulan Pemuda yang telah di-launching pada tanggal 1 Oktober yang lalu di Halaman Kantor Kemenpora.

“Di negeri ini sepertinya orang yang berprestasi kurang dihargai dan dibantu. Sementara anak pejabat nikah saja diberi bantuan dan hadiah,Sementara Seorang gadis asal Batam, Yusi Fadila, mendapat undangan ke Istana Negara bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi). Semua gara-gara video makan mangganya di Instagramnya viral.” keluhnya

Sementara makan dengan kulitnya bisanya di undang ke istana begitu juga gagal paskibraka dan juga tidak memiliki prestasi.

Ja'far satu satunya  anak bangsa bergelar Juara Dunia Tahun 2019 lewat penemuan sepektakulernya, sayangnya sejauhnya belum mendapat perhatian dari pemerintah atas gelar juaranya.

Sudah ada ribuan banyak pemberitaan lewat media baik media nasional dan international belum juga di dengar pemerintah, dan bahkan sudah melayangkan surat ke istana ingin bertemu, tapi belum ada tanggapan, suratnya telah dikirim disampaikan ke Kemenpora RI agar di jadwalkan, sebutnya pihak istana, Ja’far harus mencari tokoh bangsa, untuk merekomendasikan bisa bertemu Presiden, itu arahan pihak Istana, Deputi Bidang Kelembagaan dan Kemasyarakatan Segneg. Terkait hal itu, Ja’far kesulitan mencari rekomendasi tokoh bangsa untuk bisa bertemu Presiden Jokowi, hal ini diungkapnya kepada media ini.

” Iya benar, jadi saya kesulitan mencari rekomendasi untuk bertemu Presiden Jokowi,” kata Ja’far kepada media ini, Kamis (01/11).

“Sebagai warga negara Indonesia, keinginan saya bertemu Pak Presiden bukan semata-mata minta dana, tapi ingin mempresentasikan temuan saya, di hadapan Pak Presiden dan Jajaran Menteri Kabinet Jilid II, sejak Bulan April 2019 kemarin sudah ditunggu, sampai saat ini belum diundang,” lanjut Ja’far.

Salah satu alasannya bertemu Presiden Jokowi dan Kabinet Kerja Jilid II Indonesia, menurut Ja'far, Indonesia Darurat Penyakit.

“Rakyat sakit Negara tidak bisa kuat” jika ingin negara kuat rakyat harus sehat, dengan cara pengobatan herbal, dengan di buka dan dikembangkannya herbal atau membuka Universitas Herbal ini jadi solusi otomatis defisit BPJS bisa berkurang, contohnya penyakit Diabetes atau penyakit Gula, kalau dia berobat sama dokter secara kimia, otomatis akhirnya cuci darah, kalau dengan herbal tidak kena komplikasi.
Contohnya lagi seperti luka, kalau sudah parah, dokter harus amputasi, sedangkan secara pengobatan herbal, tidak perlu amputasi, sehingga tidak jadi beban pemerintah, contah lagi dari penyakit diabetes, bisa kena mata, menjadi buta, akhirnya jadi beban pemerintah dan beban keluarga. Sedangkan semua penyakit bisa dicegah, bisa diobati dan disembuhkan.

Otomatis rakyat Indonesia, khusus petani herbal, bisa maju dan berkembang, dengan menanam tanaman herbal, dan hasil kelautan, otomatis GNP kita tambah naik.
Potensi obat herbal di Indonesia sebenarnya masih terbuka lebar, karena belum dimanfaatkan secara optimal. Indonesia bisa belajar dari China yang pengobatan tradisionalnya sudah maju, dimana anak Indonesia,"tambah Ja'far.

Sebut Ja’far, China merupakan negara pengguna pengobatan tradisional terbesar di dunia.

“Pengunaan herbal di China mencapai 50 Persen dari seluruh pengobatan. Umumnya negara di dunia hanya 35 Persen saja,” kata Ja’far, pakar herbal kulit untuk manusia dan hewan ĺuar dan dalam, dimana pemanfaatan herbal di Indonesia sebenarnya bisa mencontoh China, jika studi tentang tanaman obat semakin banyak. Bahkan, obat tradisional akan bisa setara dengan obat sintetik.

Diharapkan pemerintah jilid ke II, dengan program obat herbal temuan Ja’far, masyarakat dan tenaga kesehatan bisa lebih dekat dengan jamu yang bersumber dari hewan dan tumbuhan,” terangnya.

"Kabinet jilid ke II ini diharapkan fokus pada kesehatan rakyat, bila perlu gandeng penemu obat kulit bagi manusia dan hewan luar dan dalam, tapi sejauh ini belum ada pembicaraan detail tentang produksi obat secara massal dengan beliau. Ya, masih terbatas memberi ucapan selamat saja, belum ada yang memberikan apresiasi hadiah Juara Dunia dari Pemerintah Indonesia, dan begitu juga pernah diundang Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, sudah terlanjur berjanji kepada Ja’far untuk memfasilitasi semua izin dan pabriknya, hanya tinggal janji, menjadi kenangan terindah belum ditunaikan, sampai saat ini,” ungkap Ja’far lagi.


Justru, kata Ja’far, sejak ia tampil di acara Hitam Putih Trans 7, mulai banyak yang mengontak lewat IG, TWITTER, FB dan Whatshap sampai tidak terlayani lagi.

“Sudah banyak yang kontak, bahkan ada ribuan yang hendak minta dan membeli obat ini, kebanyakan dari luar negeri. Sayangnya, saya masih mengerjakannya secara konvesional, sehingga belum dapat memproduksi secara massal karena tidak ada apresiasi pemerintah Indonesia terkait prestasi ini,” terang Ja’far.

Diakui oleh Ja’far, sudah ada beberapa pihak koorporasi yang sudah menghubungi, namun sejauh ini belum ada yang cocok, alasannya, karena saya ingin, jika Allah berkehendak untuk dibuatkan pabrik, biarlah diisi oleh putra-putri negeri ini saja, tak perlu harus tenaga kerja asing, itu niat dan harapan saya,” pungkas Ja’far yang kini tengah sibuk dengan Duta Santripreneur Indonesia, mempersiapkan agenda Santri Enterpreneurship di Sumatera Utara.

Muhammad Ja’far Hasibuan dijuluki Tokoh Dunia, anak Indonesia yang diakui dunia karena penemuanya, obat kulit bagi manusia dan hewan luar dan dalam, yang dinamakan Biofar Shrimp Skin Care, artinya Bio Adalah Alami, Far adalah penggalan nama Penemu Ja’far Shrimp adalah udang halus kecil segar, berkembang biak di bawah bakau dan Skincare adalah mengindikasi penyakit kulit bagi manusia dan hewan, luar dan dalam, yang diproduksi oleh CV. Biofar Shrimp Skincare, yang bisa digunakan untuk hewan dan manusia, saat ini sedang viral Vidionya di Hitam Putih Trans 7.

Lanjutnya, “temuan saya ini sudah diakui dunia,” ucapnya.

Putera kelahiran Sumatera utara inipun viral di international, juga menjadi orang pertama di Asia, pada Pameran Teknologi Internasional China (Shanghai) dan (selanjutnya disebut CSITF), yang disetujui oleh dewan negara, diselenggarakan bersama oleh Kementerian Perdagangan, Kementerian Sains dan Teknologi, Kantor Kekayaan Intelektual Negara dan Pemerintah Kota Shanghai, Lembaga PBB yang mendukung yakni UNIDO, UNDP dan WIPO, dan diselenggarakan oleh Kamar Dagang Cina untuk Impor dan Ekspor Mesin dan Produk Elektronik, Pusat Pertukaran Teknologi Internasional Shanghai dan Donghao Lansheng (Group) Co, Ltd, adalah profesional tingkat nasional, khusus untuk perdagangan teknologi internasional.

Sekadar informasi, acara kegiatan CSITF ke-7 telah berlangsung pada 16-02 Juli 2019 di Shanghai World Expo Exhibition & Convention Center beberapa waktu yang lalu. Filosofi inti CSITF adalah “Teknologi Lebih Baik, Kehidupan Lebih Baik”, dengan tema “Pengembangan Berbasis Inovasi, Perlindungan Kekayaan Intelektual, Promosi Perdagangan Teknologi”.
SCITF bertujuan untuk secara aktif membangun tampilan otoritatif, pertukaran, dan platform layanan yang mempromosikan pengembangan perdagangan teknologi dan pelaksanaan strategi peningkatan inovasi, dengan mengintegrasikan daya ilmiah dan teknologi, serta prestasi inovasi di dalam dan luar negeri.

Ja’far memohon dukungan dari elemen masyarakat untuk bisa bertemu Jokowi.(*)
Share:

Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, Dari Basarnas Jabat Pangdam III/Slw


PORTALINDO.CO.ID, JAKARTA --- Setelah diambil sumpah jabatan dan menandatangani naskah serah terima jabatan, dihadapan Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa, perjalanan karir Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto dari Basarnas secara resmi beralih menjadi Pangdam III/Slw.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Candra Wijaya, setelah mengikuti pelaksanaan kegiatan di Mabesad, Jakarta Pusat, Jumat (01/11/2019).

Kadispenad mengatakan, selain Sertijab Pangdam III/Slw, pada acara yang berlangsung secara tertib dan hikmat tersebut, turut diserahterimakan jabatan Kepala Staf Ahli (Kasahli) Kasad dari  Mayjen TNI Arif Susilo kepada Brigjen TNI Widodo Iryansyah.

“Dua jabatan yang baru diserahterimakan yaitu Pangdam III/Slw dari Letjen TNI Tri Soewandono kepada Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, sedangkan Kasahli Kasad dari Mayjen TNI Arif Susilo yang memasuki masa pensiun kepada Brigjen TNI Widodo Iryansyah,’’ terang Brigjen Candra.

"Jabatan Pangdam III/Slw merupakan jabatan strategis, dimana selama ini wilayah Kodam IIII/Slw, Jawa Barat dan Banten merupakan wilayah penyangga Ibukota, yaitu Jakarta. Ini tentu kehormatan, sekaligus tantangan bagi beliau (Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto)," tegas Candra.

"Pun demikian dengan Kasahli Kasad, dengan berbagai produk kajian dapat memberikan saran dan masukan terhadap  kebijakan strategis Kasad dalam membina kekuatan TNI AD," tambahnya.

Untuk diketahui, pejabat lama Pangdam III/Slw yaitu Letjen TNI Tri Soewandono, telah lebih dahulu memperoleh promosi jabatan sebagai Sekretaris Kementerian Polhukam.

Lebih lanjut dijelaskan Brigjen Candra, sosok Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, selain menduduki jabatan strategis di BNPP (Basarnas) sebagai Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan dan Kesiapsiagaan, juga pernah menjabat sebagai Komandan Detasemen Khusus 81/Gultor pada tahun 2009 s.d. 2010, dan Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 051/Wkt di Cikarang pada tahun 2013 sampai 2014.

"Kesuksesan Tim SAR Basarnas 2018 lalu, yang berhasil menemukan kotak hitam (black box) pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Utara Karawang dan menewaskan sedikitnya 189 penumpang, merupakan salah satu prestasi yang telah dicapai Tim SAR di bidang operasi yang dikendalikan Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto,’’ jelasnya.

Terkait dengan acara Sertijab tersebut, Candra berharap dengan pelbagai riwayat pengalaman dan penugasannya, baik  Letjen TNI Tri Soewandono, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto maupun Brigjen TNI Widodo Iryansyah dapat membawa perubahan dan kemajuan organisasi yang dipimpinnya, ke arah yang lebih baik.

"Juga dengan Mayjen TNI Arief Soesilo,  semoga dimasa pensiunnya, beliau terus berkiprah dan senantiasa memberikan sumbangsih pikiran bagi kemajuan TNI AD kedepannya," pungkasnya.

Selain Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman dan Ketua Umum Persit KCK Ny. Hetty Andika Perkasa, turut hadir diantaranya para Asisten Kasad, Kadispenad, para pejabat Kodam III/Slw dan Staf Ahli Kasad, serta Pengurus Pusat Persit KCK dan perwakilan prajurit dan PNS TNI AD yang bertugas di lingkungan Mabesad. (Dispenad).
Share:

Yonif RK 762/VYS Siap Tugas Pamrahwan Papua Barat



Portalindo.co.id, Sorong, kasuari18 --- Batalyon Infanteri Raider Khusus 762/Vira Yudha Sakti (Yonif RK 762/VYS) telah mematangkan persiapannya untuk menyongsong tugas operasi sebagai Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) di wilayah Kodam XVIII/Kasuari Prov. Papua Barat.

Guna melihat langsung kesiapan satuan tempur tersebut, terkait perlengkapan dan persenjataan berikut prajurit yang mengawakinya, maka delapan personel dari Tim Pemeriksa Kesiapan Operasi (Tim Riksiap Ops) dari Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) yang dipimpin Paban IV Staf Operasi (Sops) TNI Kolonel Inf Suhardi, mengunjungi dan melakukan pemeriksaan langsung di Markas Komando Yonif RK 762/VYS.

“Karena sudah dibekali dengan berbagai materi pada saat latihan pratugas, maka saya yakin para prajurit akan dapat melaksanakan tugas pokok yang menjadi tanggung jawabnya di masing-masing pos, sehingga wilayah kita menjadi wilayah yang lebih aman dalam mendukung pembangunan nasional yang sedang berjalan. Ikuti dan patuhi aturan yang berlaku sehingga dalam pelaksanaan tugas pasti bisa dilaksanakan dengan baik," kata Paban IV Staf Operasi (Sops) TNI Kolonel Inf Suhardi pada saat Gelar Pasukan dalam rangka Pemeriksaan Kesiapan Operasi Satgas Pam Rahrawan Yonif RK 762/VYS Tahun 2019, Jumat (1/11/2019) pagi di lapangan upacara Mako Yonif RK 762/VYS, Sorong, Papua Barat.

Lebih lanjut dalam pengarahannya tersebut Paban IV Sops TNI mengungkapkan, tugas adalah sebuah kehormatan. Untuk itu, jangan menganggap pengamanan daerah rawan ini hanya kegiatan rutinitas, tetapi kita harus selalu belajar menilai situasi yang berkembang di daerah sekitar kita bertugas. Dalam hal ini, setiap kelompok dan perangkatnya harus selalu mewaspadai dan melakukan langkah-langkah antisipasi, apabila di daerah wilayah tanggung jawabnya terdapat hal-hal yang tidak lazim dan berkembang mengarah ke sesuatu yang tidak baik.

Ia juga mengingatkan para prajurit yang akan melaksanakan tugas operasi ini agar saling mengenal antara anggota yang satu dengan anggota lainnya saat dalam kebersamaaan menjalankan tugas, bahkan dalam situasi tidak normal sekalipun.

"Kalian harus benar-benar tahu, ini kawan saya. Sehingga dengan kebersamaan dalam melaksanakan tugas pada situasi-situasi yang tidak normal sekalipun, apabila mendengar suara saja, maka kalian sudah bisa mengetahui bahwa 'saya tidak sendiri' dalam pelaksanaan tugas," pesan Suhardi.

“Intinya kalian harus cepat saling mengenal satu sama lain, saling memahami bahwa ini kawan dan saudara saya dalam 1 Pos, sehingga kalian bisa saling tahu dan cepat akrab," sambungnya.

Hadir dalam Gelar Pasukan Satgas Yonif RK 762/VYS ini, Kapoksahli Pangdam XVIII/Kasuari Kolonel Inf Iwan Ma'ruf Zainudin, Pabandya Ops Sopsad, para Kasi Korem 181/PVT, dan Dandim 1802/Sorong.(*)
Share:

Latma Petir Sakti 2019, Tingkatkan Profesionalisme Dan Hubungan Pasukan Elit Indonesia-Brunei


Portalindo.co.id, Jakarta --- Tidak hanya meningkatkan kemampuan profesionalisme dan memelihara serta menjaga kesiapsiagaan prajurit, Latihan Bersama (Latma) Petir Sakti Tahun 2019 semakin meningkatkan hubungan Pasukan Elit Indonesia-Brunei yaitu Kopassus dengan Rejimen Pasukan Khas Angkatan Bersenjata Diraja Brunei (RPK ABDB).

Hal tersebut disampaikan Atase Pertahanan (Athan) RI untuk Brunei Darussalam, Kolonel Arh Zaenal Arifin, S.Sos, dalam rilis tertulisnya di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam, Jumat (1/11/2019).

Diungkapkan Athan, Latma Petir Sakti ke-9 tahun 2019 yang dilaksanakan mulai tanggal 21 hingga 31 Oktober 2019 di Penanjong Garisson, diikuti oleh 30 personel dari Kopassus dan 30 personel dari RPK ABDB.

“Latihan bersama yang dimulai sejak tahun 2011 ini merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan setiap satu tahun sekali secara bergantian antara Negara Indonesia dan Negara Brunei,” ungkap Zaenal.

Adapun tujuannya, ucap Zaenal, untuk meningkatkan profesionalisme dan memelihara serta menjaga kesiapsiagaan prajurit, membahas berbagai aspek dan menganalisa masalah, dan saling bertukar informasi.

“Selain itu juga sebagai perwujudan dari kerjasama antar kedua Negara yang telah terjalin dengan erat sejak lama,” terangnya.

Saat penutupan Latma Petir Sakti, Kopassus dan RPK ABDB menampilkan demonstrasi latihan dihadapan Joint Staff Commander Brigadier General (U) Dato Seri Pahlawan Mohd Sharif.

“Materi tersebut terdiri dari Renmil, Angkat Balok, Angkat Munisi, Dorong Kendaraan, Lari, Angkat Ban, Panjat Tali, Menembak 300 m, 200 m, 100 m, dan menembak taktis Sambil berjalan 50 m,” ucap Zaenal.

Pada kesempatan tersebut, Pangeran Abdul Mateen juga turut meninjau langsung pelaksanaan latihan Petir Sakti di Penanjong Garisson. (Dispenad)
Share:

Melawan Petugas Kepolisian Saat Ditangkap, Ini Akibatnya


Portalindo.co.id, Jakarta --- Polisi terpaksa menembak tersangka akibat melakukan perlawanan saat akan ditangkap petugas.  Ketua Geng Motor Independen yang tewas tertembak ini adalah Tersangka yang diketahui berinisial J alias NY (32) merupakan Target Operasi (TO) yang melakukan pencurian denga6n kekerasan terhadap korbannya, Ruslan,  yang terjadi di Jalan Utan Jati/Kp. Tebaci Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat

Kapolsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat AKP Indra Maulana Syaputra, SH. SIK mengungkapkan, kejadian terjadi pada  Jumat, 01 November 2019 pukul 03.30 Wib dini hari.

Sebelumnya pada hari Minggu, tanggal 20 Oktober 2019 pukul 01.30 Wib, tersangka J als NY selaku ketua geng motor independen  bersama-sama dengan tersangka lainnya dan puluhan anggota geng motor independen dari Tangerang berkeliling menggunakan sekitar 30 sepeda motor berboncengan 2 dan 3, dan pada umumnya membawa sajam untuk mencari sasaran yang sepeda motornya bisa dirampas.

"Pada pukul 01.45 Wib, ketika melintas di Jalan Peta Selatan, tersangka dan gerombolan lainnya mencegat korban  sambil tersangka mengacungkan cleurit sehingga korban  takut dan menjatuhkan sepeda motornya dan ditinggal kabur yang kemudian diambil oleh tersangka "ungkap AKP Indra, Jumat (01/11/19).

Indra menambahkan dari hasil pemeriksaan ke enam pelaku diantaranya RA, Na, PB, SY, Ed dan J alias NY yang merupakan ketua geng motor tersebut dan rekan lainnya yang berhasil diamankan positif menggunakan narkoba jenis ganja dan dari keterangan pelaku sisa dari hasil kejahatan di pergunakan pelaku untuk membeli narkoba jenis ganja.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Kalideres AKP Syafri Wasdar, SH. menjelaskan, Setelah berhasil, kemudian tersangka dan gerombolannya bergerak menuju RS Mitra Keluarga Kalideres.

Didepan RS Mitra Keluarga, tersangka dan gerombolannya kembali mencegat 2 pengemudi sepeda motor (Abdullah dan Neneng Hasanah) sambil tersangka mengayungkan celurit hingga kedua korban takut dan kabur meninggalkan sepeda motor yang kemudian diambil tersangka dan rekan-rekannya.

"Setelah adanya kejadian tersebut, ketiga korban membuat laporan di Polsek Kalideres,"jelas Syafri.

Lanjut Syafri, Setelah dilakukan penyelidikan didapat informasi dan petunjuk bahwa pelakunya adalah Geng motor independen yang dipimpin oleh J alias NY yang tinggal diperkampungan bedeng, cengkareng.

"Kita  berhasil mengamankan 5 pelaku  di salah satu Warnet di daerah Bedeng Cengkareng dan menyita 1 unit sepeda motor merek Honda Vario putih milik korban RUSLAN HS, sedangkan 2 unit sepeda motor hasil kejahatan lainnya sudah dijual,"tambah Syafri.

Syafri melanjutkan, dari keterangan kelima pelaku yang tertangkap mengaku dalam aksi tersebut tersebut, dipimpin/dikomandoi oleh tersangka J alias NY.

Tim Buser mendapat informasi bahwa tersangka J yang menjadi TO sedang berkeliling naik sepeda motor Vario warna putih di sekitar Jalam Utan Jati,Tebaci, Kalideres.Team bergerak ke lokasi dan melihat target sedang naik sepeda motor.

Ketika dilakukan penangkapan, tersangka melakukan perlawanan dengan mengeluarkan clurit panjang, anggota yang berusaha menangkap merasa terancam terpaksa melakukan tindakan tegas dengan mengeluarkan tembakan peringatan sebanyak 2 kali.

Namun tersangka tidak menyerah dan malah balik menyerang hingga akhirnya dilakukan tindakan tegas dan mengenai dada sebelah kiri.

"Setelah tersangka roboh, lalu dilarikan ke RS Polri Kramat Jati, namun setelah tiba di RS, dokter menyatakan tersangka sudah Meninggal dunia," Imbuhnya. (*)
Share: