Kapten Moerdoko : Tetap Laksanakan Protokol Kesehatan di Masa Transisi

Jakarta Barat - Antisipasi Penyebaran Wabah Virus Covid-19 di Wilayah Koramil 05 Kebon Jeruk Kodim 0503/JB, Serka Besus Y 4 personil BKO yang di bantu 1 personil Kodim 0503/JB dan 2 personil Satpam PD Pasar Kedoya laksanakan PDMPK.

Kodim 0503/JB Gelar Baksos di Wilayah Koramil 04/Cengkareng

Jakarta - Komandan Distrik Militer (Dandim) 0503/JB, Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, S.I.P bersama Ketua Persit KCK Cabang XVII Ny Endah Dadang Ismail yang didampingi Danramil 04/Cengkareng, Kapten Cpl Edy Moerdoko bersama Ketua Persit Ranting 05 Koramil 04/CK, Ibu Sriyatun Moerdoko melaksanakan Bakti Sosial (Baksos), Rabu, 20 Januari 2021.

Jakbar Berbagi di Jum'at Barokah

Jakarta - Lima kaum Dhuafa kembali mendapatkan kepedulian dari Koramil 04/Cengkareng, Kodim 0503/JB, dan Persit KCK Ranting 5 Cab XVII.

Gabungan Tiga Pilar Bonjer Gelar Ops Yustisi

Jakarta Barat - Sanksi sosial kembali di berikan kepada warga yang tidak menerapkan protokol kesehatan dengan tidak menggunakan masker.

Babinsa Pelda Sutoyo Bersama Jajaran Tiga PIlar Gelar OK PREND

Jakarta Barat - “Sebanyak 35 Orang yang terjaring tidak menggunakan masker dalam giat Operasi Kepatuhan Peraturan Daerah Propinsi DKI (OK PREND) yang dilaksanakan gabungan 3 pilar dalam rangka Pelaksanaan Pergub No.51 Tahun 2020 tentang Penegakan Disiplin Mematuhi Protokol Kesehatan ( PDMPK ) untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan Covid – 19. khususnya di Wilayah Kel. Kedoya Utara, Kec. Kebon Jeruk.” Urai Danramil 05/KJ Kapten Cpl R Edy Moerdoko.

Showing posts with label Berita Jogjakarta. Show all posts
Showing posts with label Berita Jogjakarta. Show all posts

Thursday, May 28, 2020

Tim PPID dan Humas BBVet Wates Yogyakarta Mengikuti DJO-PR


Portalindo.co.id
Yogyakarta – Sebelas orang anggota Tim PPID dan Humas Balai Besar Veteriner Wates (BBVet Wates) Yogyakarta mengikuti Diklat Jurnalistik Online Pasca Ramadhan (DJO-PR), Rabu, 25 Mei 2020, melalui fasilitas jaringan WhatsApp Group. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Unit PPID dan Humas BBVet Wates bekerjasama dengan PPWI Nasional. Diklat jurnalistik online dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai hari ini hingga Jumat, 28 Mei 2020 mendatang, dari pukul 09.30 samapi 12.30 WIB setiap harinya.

Sebagai pemateri pada diklat kali ini, penyelenggara menghadirkan narasumber dari PPWI, yakni Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA. Materi diklat terdiri dari 4 materi pokok, yakni Dasar-dasar Bahasa Indonesia, Cara Praktis Membuat Artikel/Berita, Editing atau Penyuntingan Artikel, dan Cara Praktis Mengunggah Berita di Media Online.

Menurut pemrakarsa acara diklat, drh. Basuki Rochmat Suryanto, tujuan utama dari pelaksanaan diklat jurnalistik ini adalah agar peserta dari Tim PPID dan Humas BBVet Wates mampu menulis berita dan membuat press release. “Kita berharap melalui kegiatan diklat jurnalistik online ini para peserta bisa meningkatkan kemampuannya dalam menulis berita dan membuat press release,” jelas Basuki yang merupakan Ketua Tim PPID dan Humas BBVet Wates.

Basuki juga menambahkan bahwa dengan adanya diklat ini diharapkan setiap personil PPID dan Humas BBVet Wates dapat berkontribusi aktif terhadap penulisan berita. “Saya berharap melalui diklat ini setiap personil nantinya dapat berkontribusi aktif menulis berita yang akan disampaikan kepada masyarakat,” tambahnya.

Di hari pertama diklat, para peserta dibimbing untuk memahami dan mampu membuat kalimat-kalimat berita menggunakan pola kalimat yang benar sesuai kaidah berbahasa Indonesia yang baik dan benar. “Setiap kalimat dalam sebuah berita harus ditulis dengan pola kalimat SPOK (Subyek + Predikat + Obyek + Keterangan – red). Judul berita dan seluruh paragraf tulisan kita, pola kalimatnya harus jelas subyeknya, predikatnya, obyek, keterangan dan seterusnya,” terang Wilson yang sudah melatih ribuan warga masyarakat non-wartawan itu.

Jika pola kalimat yang dibuat dalam sebuat tulisan, kata Wilson, tidak jelas struktur SPOK-nya, maka pesan yang ingin disampaikan ke masyarakat tidak akan tersampaikan dengan baik dan tepat. “Pola kalimat dengan rumus SPOK ini sangat penting dan wajib dipatuhi agar pesan yang ingin disampaikan jelas maknanya, pembaca dapat dengan mudah memahami apa yang ingin kita sampaikan kepada mereka,” tambah alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu.

Basuki sebagai salah satu peserta diklat mengatakan bahwa dirinya sangat senang dan bangga mengikuti pelatihan ini. "Saya sangat bangga mengikuti Diklat Jurnalis Online ini dan saya juga berharap agar teman-teman mengikuti diklat ini dengan baik sehingga dapat meningkatkan kualitas dirinya dalam hal reportase dan pembuatan berita secara tepat, cepat dan benar," ucap Basuki kepada media seusai pembelajaran hari ini.

Senada dengan Basuki, peserta diklat lainnya, Hapsari, menyatakan bahwa dirinya amat bersemangat mengikuti DJO-PR ini. “Sangat menarik dan saya sangat bersemangat mengikutinya. Semoga pelatihan ini bisa menambah ilmu kita dalam menulis berita yang baik dan benar serta membawa kemajuan bagi Humas dan PPID BBVet Wates khususnya,” ujar Hapsari.

Tim Humas Balai Besar Veteriner Wates mempunyai agenda rutin berupa peningkatan kualitas personal yang diadakan secara berkala setiap tahun. Tahun ini program tersebut direncanakan bersinergi dengan program Diklat Jurnalistik Online Ramadhan dari Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) di bulan Ramadhan 1441 H lalu. Namun, karena berbagai hambatan akhirnya diundur ke hari ini, Rabu, 27 Mei sampai dengan Jum`at, tanggal 29 Mei 2020.

Kegiatan diklat ini kemudian diberi nama DJO-PR (Diklat Jurnalistik Online Pasca Ramadhan – red), yang diikuti oleh 11 (sebelas ) peserta dengan berbagai latar belakang tugas di BBVet Wates. Peserta antara lain merupakan Staff Laboratorium, Sekretaris, Medik Madya, Staff Logistik Balai, Petugas Keamanan, Staff Tata Usaha, Petugas Perpustakaan dan Paramedik Veteriner, yang kesemuanya tergabung dalam Tim Humas BBVet Wates.

Diklat di hari berikutnya, dengan materi Editing atau Penyuntingan Artikel, direncanakan akan dilaksanakan menggunakan aplikasi Zoom. Pasti lebih seru dan menarik. (BAS/Red)
Share:

Sunday, November 17, 2019

Wujudkan Yogya Bersih, Kodim 0734 Terjun Bersihkan Kali Code


Portalindo.co.id, JAKARTA  - Dalam mewujudkan dan menghadirkan Yogyakarta yang bersih dan asri, prajurit Kodim 0734/Yogjakarta terjun langsung bersihkan Kali Code.

Hal tersebut disampaikan Komandan Kodim (Dandim) 0734/Yogjakarta, Kolonel Arh Zaenudin, S.H.,M.Hum.,dalam rilis tertulisnya di Yogyajarta, Minggu (17/11/2019).

Diungkapkan Dandim, kerja bakti yang dilaksanakan pada Sabtu (16/11/2019) kali ini juga diikuti ribuan orang dari berbagai elemen kemasyarakatan dan Polri menyerbu Kali Code yang membelah Kota Yogyakarta.

"Kegiatan ini dipusatkan di Bintaran Kulon, Kelurahan Wirogunan, Kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta mulai dari jembatan Sayidan, kearah jembatan Sulokarsan sampai jembatan Tungkak," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, kerja bakti ini bertujuan untuk merevitalisasi sungai sebagai peradaban dan sumber kehidupan bagi masyarakat.

"Mudah-mudahan dengan kegiatan ini bisa memantik masyarakat yang belum sadar tentang keberadaan sungai di bumi ini khususnya di Kota Yogyakarta untuk lebih peduli menjaga alam," jelasnya.

Selain itu tambah Zaenudin, pembersihan Kali Code ini dalam rangka kegiatan Pembinaan Teritorial Terpadu. Setelah kemarin kita melaksanakan komunikasi sosial dengan seluruh komponen masyarakat serta latihan ketahanan wilayah dengan kegiatan wawasan kebangsaan.

"Kali ini kita kembali berkumpul bersama dengan seluruh komponen masyarakat baik ormas, OKP,  komunitas maupun komponen masyarakat lainnya untuk melaksanakan pembersihan Kali Code," terangnya.

Kalk Code dipilih sebagai sasaran kerja bakti jelas Zaenudin, karena sungai ini mengalir dari lereng Merapi sampai Laut Selatan membelah Kota Yogyakarta, sehingga keberadaannya mempunyai arti yang sangat vital bagi masyarakat Yogyakarta.

"Kali Code adalah kehidupan masyarakat Yogyakarta karena airnya secara langsung maupun tidak langsung dimanfaatkan oleh masyarakat Yogyakarta untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sehingga kebersihannya harus senantiasa dijaga," terang mantan Kapendam IV/Diponegoro ini.

Disampaikan pula, sebentar lagi akan memasuki musim hujan, tentunya dengan menjaga sungai, menjaga alam, maka alam akan menjaga kita.

"Mari kita budayakan tidak membuang sampah ke sungai, dan jaga keasriannya untuk kita wariskan kepada anak cucu,” lanjutnya.

Tidak hanya sampai disitu, Dandim juga menerangkan bahwa Kerja bakti kali ini juga memiliki berbagai arti penting lainnya.

"Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap dapat meningkatkan soliditas, persatuan dan kesatuan antara komponen masyarakat bisa saling mengenal dan bersilaturahmi, bersatu dalam satu kepentingan yaitu untuk kesejahteraan dan kemajuan kota Yogyakarta khususnya dan Indonesia pada umumnya" terangnya.

Menurut Zaenudin, hal yang juga tidak kalah pening adalah melalui  kegiatan ini diharapkan dapat terus memupuk kemanunggalan TNI dengan rakyat.

"Tanah dan air adalah kehidupan kita. Mari kita jaga alam, supaya alam juga menjaga dan memberi manfaat bagi manusia," tuturnya.

"Jika TNI, Rakyat dan komponen masyarakat bersatu, Insyaallah Indonesia akan maju, aman dan bersih," pungkasnya.

Kegiatan kerja bakti kali ini turut pula dihadiri Wakil Walikota Yogyakarta, Ketua DPRD,  Muspika Kecamatan Mergangsan, serta beberapa tokoh masyarakat lainnya.

Editor : Zul
Sumber : Dispenad
Share: