Kapten Moerdoko : Tetap Laksanakan Protokol Kesehatan di Masa Transisi

Jakarta Barat - Antisipasi Penyebaran Wabah Virus Covid-19 di Wilayah Koramil 05 Kebon Jeruk Kodim 0503/JB, Serka Besus Y 4 personil BKO yang di bantu 1 personil Kodim 0503/JB dan 2 personil Satpam PD Pasar Kedoya laksanakan PDMPK.

Kodim 0503/JB Gelar Baksos di Wilayah Koramil 04/Cengkareng

Jakarta - Komandan Distrik Militer (Dandim) 0503/JB, Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, S.I.P bersama Ketua Persit KCK Cabang XVII Ny Endah Dadang Ismail yang didampingi Danramil 04/Cengkareng, Kapten Cpl Edy Moerdoko bersama Ketua Persit Ranting 05 Koramil 04/CK, Ibu Sriyatun Moerdoko melaksanakan Bakti Sosial (Baksos), Rabu, 20 Januari 2021.

Jakbar Berbagi di Jum'at Barokah

Jakarta - Lima kaum Dhuafa kembali mendapatkan kepedulian dari Koramil 04/Cengkareng, Kodim 0503/JB, dan Persit KCK Ranting 5 Cab XVII.

Gabungan Tiga Pilar Bonjer Gelar Ops Yustisi

Jakarta Barat - Sanksi sosial kembali di berikan kepada warga yang tidak menerapkan protokol kesehatan dengan tidak menggunakan masker.

Babinsa Pelda Sutoyo Bersama Jajaran Tiga PIlar Gelar OK PREND

Jakarta Barat - “Sebanyak 35 Orang yang terjaring tidak menggunakan masker dalam giat Operasi Kepatuhan Peraturan Daerah Propinsi DKI (OK PREND) yang dilaksanakan gabungan 3 pilar dalam rangka Pelaksanaan Pergub No.51 Tahun 2020 tentang Penegakan Disiplin Mematuhi Protokol Kesehatan ( PDMPK ) untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan Covid – 19. khususnya di Wilayah Kel. Kedoya Utara, Kec. Kebon Jeruk.” Urai Danramil 05/KJ Kapten Cpl R Edy Moerdoko.

Showing posts with label Berita Jawa Tengah. Show all posts
Showing posts with label Berita Jawa Tengah. Show all posts

Thursday, April 30, 2020

CEGAH CORONA, KODIM JOGJA BAGIKAN MASKER KEPADA PENGENDARA MOTOR


Portalindo.co.id-@mr
Yogyakarta - Kodim 0734/ Yogyakarta membagikan ratusan masker kepada masyarakat dan pengendara yang melintasi di depan Makodim setempat, Jln A.M. Sangaji No. 55 Cokrodiningratan, Jetis, Kota Yogyakarta. Kamis (30/04/2020).

Pembagian masker yang dilakukan oleh prajurit Kodim 0734/ Yka ini  dalam rangka pencegahan penyebaran Covid 19 di wilayah Kota Yogyakarta. 

Komandan Kodim 0734/ Yka Kolonel Arh Zaenudin, S.H., M. Hum juga mengajak dan menghimbau segenap lapisan masyarakat untuk mengikuti protokol dan anjuran pemerintah.

“Saya mengajak kepada masyarakat kota Yogyakarta marilah kita ikuti anjuran anjuran atau himbauan yang sudah disampaikan aparat pemerintah tentang protokol penanganan wabah Corona yaitu untuk tetap tinggal di rumah apabila tidak ada kepentingan atau hal-hal yang sangat penting untuk keluar rumah. Jika harus keluar rumah gunakan masker, menjaga jarak, menghindari  kerumunan atau keramaian jika memang tidak sangat penting, serta menjaga kebersihan dengan mencuci tangan dan membersihkan perlengkapan serta mandi setelah bepergian”. Pungkas Dandim.

Zaenudin mengungkapkan dengan pembagian masker ini semoga bisa mengingatkan kepada masyarakat yang masih belum sadar tentang pentingnya penggunaan masker dan semoga bermanfaat untuk menjaga kesehatan.

Ia juga meminta masyarakat Jogja tetap tenang, tidak panik, berpola hidup sehat serta tatap waspada terhadap penyebaran Virus corona.
Share:

Sinergi TNI-Polri Purbalingga Dirikan Dapur Lapangan Atasi Dampak Pandemi Covid-19


Portalindo.co.id-@mr
Pubalingga -  Mewabahnya pandemi Covid-19 menjadikan segenap komponen bangsa terus berupaya membantu meringankan beban kehidupan masyarakat yang terdampak, begitu pula TNI beserta Polri diwilayah terus bekerja membantu kesulitan masyarakatnya. Sejak pandemi Covid-19, Kodim jajaran Korem 071/Wijayakusuma bersama Polres dan Pemerintah Daerah serta komponen masyarakat,  menggelar dapur lapangan secara serentak dan tersebar di wilayah Korem 071/Wijayakusuma berempati terhadap masyarakatnya. 

Komandan Korem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., mengatakan bahwa kegiatan ini guna untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat disekelilingnya, hal tersebut sesuai yang tercantum dalam 8 wajib TNI. "Korem 071/Wijayakusuma beserta jajarannya terus berkomitmen untuk membantu masyarakat dengan menggelar dapur lapangan dan membagikan makanan gratis untuk berbuka puasa Ramadhan. Kegiatan ini,  untuk memenuhi kebutuhan makanan bagi masyarakat yang membutuhkan ditengah situasi saat ini adanya pandemi Covid-19", ungkapnya, Rabu (29/4/2020) di Alun-alun Purbalingga. 

"Sebagai bagian dari masyarakat bangsa dan negara, kita prajurit TNI haruslah tanggap dengan apa yang sedang terjadi saat ini. Karenanya, Korem 071/Wijayakusuma beserta segenap komponen yang ada diwilayah Purbalingga khususnya, peduli dan berempati terhadap kesulitan-kesulitan yang sedang dialami masyarakat, dengan membantu mensuplai makanan kepada mereka yang membutuhkan", ungkap Danrem. 

Dalam jumpa persnya, Danrem 071/Wijayakusuma, menyampaikan, diwilayah Kabupaten Purbalingga, warga yang terkena wabah pandemi Covid-19 terus meningkat. Karenanya dihimbau segenap masyarakat agar selalu mematuhi himbauan pemerintah untuk menerapkan Social Distancing dan Physical Distancing (pembatasan fisik) dengan tidak berkumpul masal, tetap tinggal di rumah, jika terpaksa keluar ke tempat umum wajib mengenakan masker. Selain itu, untuk sementara waktu melakukan ibadah di rumah meskipun bulan suci Ramadhan, kurangi frekuensi pergi berbelanja. Jika terpaksa, usahakan tidak pada saat jam ramai serta yang tak kalah pentingnya adalah batasi kegiatan anak di luar rumah. 

Terkait dengan mudik yang dilakukan masyarakat, Danrem menyampaikan bahwa Korem 071/Wijayakusuma beserta jajarannya telah mengantisipasi mudik dengan melaksanakan pantauan dan pengecekan bersama unsur terkait diwilayah yang tergabung Gugus Tugas Penanganan Pandemi Covid-19. "Seluruh jajaran TNI, khususnya Korem 071/Wijayakusuma dan jajaran dilibatkan dalam mengantisipasi mudik, hal ini termasuk pelaksanaan tugas dalam Gugus Tugas Penanganan Covid-19", ungkapnya. 

Dikatakan, untuk mengantisipasinya kita lakukan dengan menyekat ruas-ruas jalan masuk akses dari kota kewilayah, termasuk juga yang kemungkinan mereka para pemudik akan melewati jalan tikus. "Mereka yang sudah mudik, kita data dan kita himbau untuk melakukan karantina wilayah yang disediakan pemerintah daerah masing-masing serta karantina mandiri selama 14 hari, dan apabila tidak ada gejala kita kembalikan ke keluarga, dengan catatan mereka dipantau Kepala Desa beserta Koramil dan Polsek diwilayah", terangnya. 

Dani juga menghimbau segenap masyarakat, untuk tidak mudik dulu, karena mudik dapat membawa virus ke keluarga yang ada diwilayah. 

“Pada operasional dapur lapangan, baik dalam proses kegiatan memasak dan pendistribusian, kita selalu mempedomani standar protokol kesehatan yang diterapkan WHO, jaga jarak, memakai masker, cuci tangan menggunakan hand sanitizer serta sterilisasi dengan menyemprot disinfektan di sekitar area dapur lapangan", pungkasnya.(*)

Share:

Wednesday, April 29, 2020

Prosedur Pengambilan Keputusan Taktis, Danrem 071/Wijayakusuma Taklimat Awal Latposko I Kodim 0702/Purbalingga


Portalindo.co.id-@mr
Purbalingga – Dalam rangka melatih prosedur pengambilan keputusan taktis (PPKT) untuk melaksanakan Kesiapsiagaan dalam mengatasi bencana alam, Korem 071/Wijayakusuma menggelar Latihan Posko-I (Latposko-I)  Kodim 0702/Purbalingga, Rabu (29/4/2020) di Makodim 0702/Purbalingga.

Latposko - I Kodim 0702/Purbalingga di awali Taklimat Awal Danrem 071 Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han.,adapun Tema Latihan yaitu, “Kodim 0702/Pbg Bersama Seluruh Komponen Bangsa Membantu Pemerintah Daerah Dalam Menanggulangi Akibat Bencana Alam Erupsi Gunung Slamet, Pengungsian dan Pemberian Bantuan Kemanusiaan di Wilayah Kab. Pubalingga Dalam Rangka Operasi Militer Selain Perang.”

Dikatakan Danrem, sebagai latihan taktis tanpa pasukan, Latihan Posko-I ini bertujuan melatih unsur Komandan dan Staf dalam melaksanakan teknik, prosedur dan tata kerja yang berlaku untuk merencanakan, mempersiapkan dan melaksanakan serta mengendalikan suatu operasi di satuan, baik  dalam rangka Operasi Militer untuk Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

"Kegiatan Latihan Posko-I yang dilaksanakan saat ini memiliki nilai strategis untuk meningkatkan kemampuan Komandan dan Staf Kodim 0702/Purbalingga dalam Proses Pengambilan Keputusan Taktis guna menghadapi tugas-tugas kewilayahan, terutama dalam memberikan bantuan kepada Pemda untuk penanggulangan bencana alam yang terjadi di wilayahnya", terangnya. 

Materi latihan tentang penanggulangan bahaya erupsi Gunung Slamet di wilayah Kodim 0702/Purbalingga sangatlah penting karena wilayah Kabupaten Purbalingga salah satu dari lima wilayah yang berpotensi terdampak erupsi Gunung Slamet. Disisi lain, Latihan Posko I digunakan untuk mengujikan Protap yang dimiliki satuan dan koordinasi aturan pelibatan bagi semua stake holder di wilayah apabila saat terjadi bencana yang sebenarnya, tuturnya.

“Aplikasinya dalam pentahapan penyelenggaraan penanganan penanggulangan bencana alam, dimulai dari tahap kesiapsiagaan, peringatan dini dan proses mitigasi bencana harus sesuai dengan amanah konstitusi dan menjadi tanggung jawab kita bersama," tegas Danrem 071/WK.

Dikatakannya, Latihan Posko I yang mencakup hal-hal kerjasama, koordinasi dan kolaborasi keterpaduan keduanya dalam sebuah proses pengambilan keputusan taktis dan pengintegrasian semua kemampuan satuan yang dimiliki. Selain itu juga menyangkut prosedur dan tata cara kerja yang berlaku dalam suatu Posko serta Komando Pengendali Operasi guna membantu tugas pemerintah daerah dalam menghadapi permasalahan khususnya penanggulangan bencana alam di wilayah.

Kegiatan latihan Posko, disesuaikan dengan kondisi saat ini terkait mewabahnya pandemi Covid-19. Oleh karena itu, latihan dilaksanakan sesuai dengan standar protokol kesehatan yang diterapkan WHO, dengan wajib memakai masker, menjaga jarak perorangan dan sterilisasi diri dengan hand sanitizer yang disediakan di setiap sudut ruangan area kegiatan, diawali dengan pengecekan kesehatan baik penyelenggara maupun pelaku selain itu juga dilakukan penyemprotan cairan disinfektan di area kegiatan", ungkapnya.(Red)
Share:

Thursday, April 23, 2020

BIN Beri Bantuan Ribuan Masker Untuk Masyarakat Kota Solo


Portalindo.co.id-@mr
Solo - Badan Intelijen Negara (BIN) memberikan bantuan ribuan masker dan ratusan poster kepada masyarakat kota Solo dalam rangka memberikan edukasi hingga lapisan paling bawah.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Solo, Indradi, di kantor Kesbangpol Solo, Rabu (22/4/2020).

Kepala Kesbangpol Solo Indradi mengatakan, pihaknya menerima 1500 masker dan 350 poster dari BIN untuk dibagikan ke seluruh kelurahan yang ada di kota Solo dan juga dibagikan ke posko kampung siaga dimasing – masing kelurahan.

Bantuan Ribuan masker dan ratusan poster tersebut langsung didistribusikan keseluruh kelurahan untuk dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara langsung, kata Indradi.

Ribuan masker dari BIN sangat bermanfaat sebagai upaya menekan risiko terpapar virus corona bagi masyarakat kota Solo, ucap Indradi.

Diakui Indradi, saat ini masker sulit didapatkan. Tidak semua warga masyarakat dapat menjangkaunya mengingat harganya relatif lebih mahal dari sebelum Covid 19 mewabah.

Indradi mengatakan ratusan poster yang diberikan BIN berisi edukasi terkait Social Distancing dan juga himbauan untuk tidak mudik ke kampung halaman. Edukasi tersebut sangat berguna bagi masyarakat kota Solo agar terbentuk kesadaran yang tinggi untuk menjaga jarak dan memberikan pengertian kepada keluarganya yang merantau di Jakarta dan daerah lainnya untuk tidak mudik.(*)
Share:

Saturday, February 15, 2020

Presiden Jokowi Ajak Masyarakat Pulihkan Hulu DAS dengan Agroforestri


Portalindo.co.id, Jawa Tengah - Presiden Joko Widodo kembali melakukan kegiatan penanaman pohon bersama masyarakat dalam kunjungan kerja ke Desa Jatisari, Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah, pada Sabtu, 15 Februari 2020.

Desa yang dikunjungi oleh Presiden yang datang bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo tersebut merupakan bagian dari daerah aliran sungai (DAS) Keduang yang cukup berandil besar atas sedimentasi ke Waduk Gajah Mungkur di Wonogiri.

Sedimentasi tersebut pada akhirnya dapat memperpendek usia waduk dari yang diperkirakan. Oleh karena itu diperlukan upaya pengendalian erosi dan sedimentasi di sekitar wilayah tersebut melalui rehabilitasi hutan dan lahan.

"Di Provinsi Jawa Tengah ini ada waduk yang namanya Waduk Gajah Mungkur. Tetapi setiap tahun 3,2 juta meter kubik sedimen yang masuk ke waduk. Kenapa itu ada? Setiap tahun dikeruk muncul lagi. Karena hulunya enggak pernah diurus. Ini yang mau kita urus," ujar Presiden.

Kepala Negara mengajak masyarakat setempat untuk bersahabat dengan alam dan sekaligus melakukan rehabilitasi lahan dengan cara melakukan penanaman pohon dengan skema agroforestri yang memadukan penanaman tanaman kehutanan seperti vetiver dengan tanaman pertanian yang memiliki nilai ekonomi.

"Tapi yang paling penting barang ini, vetiver. Kombinasi antara sengon, vetiver, dan lainnya. Ini di tempat-tempat yang curam, di tempat-tempat yang mudah longsor, di tempat-tempat hulu yang fungsi mengikat tanahnya itu penting, ini yang harus ditanam," kata Presiden.

Tanaman vetiver sendiri bekerja layaknya besi kolom bangunan yang masuk menembus lapisan tanah dan pada saat bersamaan menahan partikel tanah dengan akar serabutnya. Hal tersebut dapat mencegah erosi oleh angin dan air sehingga penanaman tanaman tersebut tengah digalakkan pemerintah beberapa waktu belakangan di daerah-daerah yang rawan mengalami longsor.

Di sekitar lokasi penanaman vetiver, juga ditanam tanaman-tanaman produktif lainnya yang memiliki nilai ekonomi tinggi seperti sengon, kelengkeng, durian, alpukat, petai, sirsak, dan lain sebagainya yang juga diikuti dengan pembangunan teras tangga pada lahan dan dam penahan erosi.

Kepala Negara mengatakan, pola penanaman serupa ini nantinya akan diterapkan di daerah-daerah lain yang masuk ke daerah aliran sungai, utamanya untuk menangani erosi dan sedimentasi ke waduk-waduk yang berada di sekitarnya.

"Tidak hanya Waduk Gajah Mungkur saja, semua waduk yang sedimennya tinggi diselesaikan dengan cara penanaman tanaman ini. Sengon, tanaman buah-buahan, petai, jengkol, durian, sirsak, semuanya. Tapi jangan lupa sekali lagi yang namanya vetiver. Karena nanti tiga sampai empat tahun akarnya bisa sampai tiga sampai empat meter dan mengikat tanah. Ini yang penting," tandasnya.

Untuk diketahui, selain melakukan penanaman pohon bersama, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana juga sekaligus meninjau pembangunan dam penahan erosi di sekitar lokasi penanaman serta melihat kebun bibit desa yang menyediakan aneka jenis bibit tanaman produktif dan vetiver yang dibangun oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Staf Khusus Presiden Fadjroel Rachman.


Wonogiri, 15 Februari 2020
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Editor : Zull.

Share:

Friday, February 14, 2020

Tingkatkan Kenyamanan Wisatawan Melalui Dukungan Infrastruktur Jalan Dan Jembatan di KSPN Borobudur


Portalindo.co.id, Magelang - Kamis (13/2/2020) telah digelar acara Kunjungan Spesifik Komisi V DPR RI dalam rangka peninjauan infrastruktur dan Transporatasi di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur Kabupaten Magelang Provinsi Jawa Tengah di Balkondes Borobudur dengan menghadirkan para mitra kerja dari Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, Kementerian Desa dan Transmigrasi, Pemerintah Daerah Kabupaten Magelang dan Provinsi Jawa Tengah. Borobudur merupakan salah satu dari 5 KSPN super prioritas dan saat ini didorong agar rencana penataan dan percepatan programnya dapat selesai tepat waktu, tepat sasaran serta membawa manfaat bagi masyarakat di sekitarnya dan juga peningkatan kunjungan wisatawan.

Adapun peran Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR adalah memperlancar konektivitas dari dan menuju borobudur dengan peningkatan jalan nasional di KSPN Borobudur melalui paket preservasi dan pembangunan. Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VII, Akhmad Cahyadi menyebutkan ada 7 paket yang akan dilaksanakan pada TA 2020 untuk mendukung KSPN Borobudur, yaitu 2 di Provinsi D.I.Yogyakarta dan 5 di Provinsi Jawa Tengah dengan total nilai anggaran Rp. 444 Miliar. 2 paket bahkan sudah terkontrak sisanya 5 paket sedang dalam proses lelang. 

Paket preservasi dan pembangunan di KSPN Borobudur Di Jawa Tengah mencakup: Paket Preservasi Jalan Pringsurat – Secang – Keprekan, Preservasi Jalan Keprekan – Muntilan – Salam (Batas D.I.Yogyakarta), Preservasi Jalan Keprekan – Borobudur, Rehabilitasi Jalan KSPN Borobudur dan Pembangunan Jembatan Kali Progo cs. Adapun di D.I.Yogyakarta mencakup: Preservasi Jalan Yogyakarta – Tempel – Pakem – Prambanan serta Pelebaran Jalan Sentolo – Nanggulan – Dekso. 

“Di D.I.Yogyakarta sudah terbangun Bandara NYIA di Kulon Progo. Untuk meningkatkan aksesibilitasnya maka jalan-jalannya kita perlancar dari Bandara NYIA ke Wates – Sentolo – Dekso – Klangon - dan akhirnya Borobudur” ujar Akhmad Cahyadi. Kawasan Borobudur dapat diakses melalui 4 gerbang yaitu di Palbapang, Blondo, Kembanglimus dan Klangon. 

“Pada prinsipnya kita manfaatkan ruang milik jalan yang ada. Jalan aspalnya kami usahakan sesuai standar yaitu 7 meter ditambah trotoar di kanan dan kiri masing-masing 2 meter. Beberapa ruas dilengkapi lintasan sepeda dan trotoarnya didesain agar nyaman yang dilengkapi kursi taman, tempat buang sampah, bunga dan pohon rindang serta dapat diakses dengan nyaman oleh difabel” imbuhnya. Yang unik, trotoar yang akan dikerjakan nantinya menggunakan material batu andesit yang cukup langka.

Kolaborasi Ditjen Bina Marga dan Cipta Karya juga dilakukan dalam desain penataan kawasan. Dari desain penataan yang ada akan menyatukan kawasan Candi Borobudur dengan Candi Pawon dan Candi Mendut yang jika ditarik garis imajiner akan berada pada satu garis lurus. Dari peningkatan kualitas lingkungan dan pembangunan sky walk oleh Ditjen Cipta Karya akan tersambung dengan jembatan Kali Progo yang akan dibangun oleh Ditjen Bina Marga (Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VII) yang menghubungkan dengan kawasan Candi Pawon.

“Kami akan membangun jembatan pejalan kaki Kali Progo dengan bentang 120 meter dengan lebar 2 meter yang kokoh kuat dan artistik. Kita juga mengevaluasi jika suatu saat Jembatan Kali Progo penuh dilalui orang karena ada even tertentu, maka kita siapkan agar konstruksinya kuat. Hal ini untuk mengantisipasi adanya kecelakaan jembatan ambruk”

Berbeda dengan jembatan gantung pejalan kaki judesa, jembatan pejalan kaki Kali Progo ini merupakan jembatan rangka baja lengkung. Adapun estetika bentuk desain jembatan ini dikoordinasikan dengan Ditjen Cipta Karya agar selaras konsepnya, namun struktur jembatan telah ditentukan oleh Ditjen Bina Marga sesuai spesifikasi. 

Target pelaksanaan paket-paket tersebut menurut Akhmad Cahyadi dapat diselesaikan dalam 1 tahun anggaran yaitu 2020. Namun ia melihat realisasi di lapangan dan jadwal terkontrak. Salah satunya mengingat trotoar yang menggunakan material batu andesit sedangkan produsen materialnya tidak banyak di seluruh Indonesia sehingga diperkirakan membutuhkan waktu lebih lama.

“Ini menyangkut seni juga dari desain artistik sehingga tidak gampang pekerjaannya dan harus dilaksanakan dengan hati-hati menggunakan kualitas material premium sesuai spesifikasi. Jika kontrak cepat (selesai lelangnya) maka kita selesaikan akhir tahun namun bila kontraknya mundur (karena ada kendala dalam lelang) maka akan kita usulkan untuk dilakukan perpanjangan waktu melalui paket Multi Years”.

Dengan dukungan infrastruktur Ditjen Bina Marga ini Akhmad Cahyadi mengharapkan wisatawan lokal maupun manca negara yang ke borobudur dapat menikmati kawasan wisata candi dengan lebih nyaman sehingga akan mendorong mereka untuk tinggal lebih lama. Efek berantainya yaitu akan meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitar kawasan ini melalui tumbuhnya usaha barang/jasa untuk memenuhi kebutuhan wisatawan. 


Humas Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VII
Editor : Zull
Share:

Wednesday, December 18, 2019

Panglima TNI : Sinergitas TNI-Polri Jamin Stabilitas Keamanan


Portalindo.co.id, Jawa Tengah - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Kapolri Jenderal Pol Drs. Idham Azis, M.Si.  memberikan pengarahan kepada prajurit TNI-Polri sewilayah Jawa Tengah, bertempat di Auditorium Akpol Semarang, Jawa Tengah, Rabu (18/12/2019).

Di hadapan ratusan prajurit TNI dan anggota Polri, Panglima TNI menyampaikan bahwa institusi TNI-Polri merupakan dua  institusi sangat besar dengan ratusan ribu personel, garis komando tegak lurus, memiliki senjata serta jaringan yang begitu luas, mulai dari pusat sampai ke daerah bahkan sampai ke desa-desa.

Menurut Panglima TNI, kekuatan yang sangat besar tersebut apabila disinergikan akan menjadi kekuatan untuk mendukung kepentingan nasional dan ini sudah berjalan dengan baik. Sinergitas TNI-Polri sangat luar biasa dan dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat. “Adanya sinergitas TNI-Polri akan berdampak pada jaminan stabilitas keamanan dan pembangunan yang sekarang sedang dicanangkan oleh pemerintah dapat berjalan dengan aman dan lancar,” katanya.  

“Salah satu bukti yang sudah kita lakukan  adalah pengamanan Pilkada Serentak, Asian Games, penanggulangan bencana alam di Lombok dan Palu serta pengamanan Pileg dan Pilpres 2019 hingga pengamanan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden. Semuanya bisa berjalan aman, lancar dan terkendali. Oleh sebab itu, sinergitas TNI-Polri dari masa ke masa tetap harus dikedepankan,” ungkapnya.

Di sisi lain, Panglima TNI menyampaikan bahwa tahun 2019 ini masih ada tugas yang harus dilaksanakan sampai akhir tahun, yaitu mengamankan perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. “Untuk itu, kita harus mampu memberikan jaminan terkait stabilitas keamanan, agar dua event tersebut  bisa berjalan dengan aman dan lancar,” ujarnya.

Disamping itu, pada perayaan Natal dan Tahun Baru, kerja sama dapat diwujudkan di tengah-tengah masyarakat melalui pemberdayaan komponen masyarakat yang ada. “Keterlibatan masyarakat dalam mengamankan dua kegiatan ini bukan berarti mereka bertindak sebagai aparat keamanan, melainkan sebagai bentuk partisipasi dalam menjaga keamanan di lingkungan masing-masing,” jelas Panglima TNI.

Panglima TNI juga mengingatkan bahwa tidak boleh ada kelompok-kelompok masyarakat yang melakukan sweeping karena sejak awal sudah kita berikan pemahaman.  “Kita juga mengucapkan banyak terima kasih kepada kelompok-kelompok masyarakat tersebut, untuk membantu mengamankan perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020,” ucapnya.

“Partisipasi tersebut harus tetap didampingi oleh TNI dan Polri agar tidak timbul kesalahpahaman. Kita tidak ingin timbul sweeping yang dilaksanakan oleh kelompok masyarakat, karena sweeping adalah wewenang dari institusi Pemerintah. Selain itu sebagai aparat yang terlatih, TNI dan Polri tentu saja memiliki kemampuan dan terlatih dalam menghadapi berbagai situasi,” tuturnya.

Panglima TNI juga menyampaikan terima kasih kepada prajurit TNI dan anggota Polri yang siap untuk mengorbankan waktu tidak bertemu dengan keluarga pada hari besar 25 Desember maupun tahun baru. “Kita akan bersatu untuk mengamankan Natal dan Tahun Baru demi tercapainya stabilitas keamanan dan pelaksanaan dua event tersebut bisa berjalan dengan aman, lancar dan tertib,” katanya.

“Selamat bertugas Prajurit TNI dan anggota Polri, selamat merayakan Natal 25 Desember 2019 bagi anggota TNI dan Polri yang merayakan dan selamat Tahun Baru 2020. Semangat yang harus tetap kita kobarkan adalah tetap kita jaga sinergitas TNI dan Polri untuk keutuhan NKRI,” tutupnya.


Sumber : Pendam Jaya
Editor : Zull
Share:

Panglima TNI Lantik 92 PA PK Program Pendidikan Khusus TA. 2019


Portalindo.co.id, Magelang - “Saya menyampaikan selamat kepada para perwira yang telah menyelesaikan pendidikan pertama sebagai perwira prajurit karier dengan baik. Ucapan yang sama dan rasa bangga saya sampaikan juga kepada orang tua dari para perwira yang dilantik, atas keberhasilan mengantarkan putra-putrinya untuk memulai pengabdian kepada bangsa dan negara sebagai prajurit TNI,” Tegas Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., dalam Upacara Prasetia Perwira Pendidikan Pertama Perwira Prajurit Karier TNI Program Pendidikan Khusus TA. 2019. Bertempat di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer Magelang, Magelang. Selasa (17/12/2019).

Dalam kegiatan pagi ini Panglima TNI melantik dan mengambil sumpah 92 Perwira Prajurit Karier (Pa PK) TNI Program Pendidikan Khusus TA 2019. Sebanyak 92 Perwira TNI yang diambil sumpahnya tersebut terdiri dari TNI AD 48 personel, TNI AL 27 personel dan TNI AU 17 personel. Lulusan terbaik pria memperoleh anugerah Trisura Jalu Wiratama diraih oleh Letda Caj Raka Armykav, S.Sos.

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan kepada seluruh perwira remaja untuk terus mengembangkan kemampuan dan wawasan, senantiasa tingkatkan kualitas diri dalam menghadapi tugas yang semakin kompleks. “Pelantikan ini adalah titik awal bagi para perwira sekalian. Pendidikan dan latihan selanjutnya serta tugas-tugas yang telah menanti pada hakekatnya adalah gemblengan terus menerus yang akan menjadikan para perwira semakin matang dan profesional,” Tegasnya.

Profesionalisme TNI selama ini diakui tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga saat melaksanakan tugas di luar negeri. Profesionalisme itu akan menghadapi tantangan seiring dengan perkembangan dunia, tidak hanya bidang kemiliteran. Terlebih kemajuan teknologi yang mewarnai revolusi industri 4.0 bergerak semakin cepat. Perubahan ini harus diantisipasi dengan baik. Sebagai organisasi, TNI harus menjadi organisasi yang adaptif, diawaki oleh personel yang berkualitas dan adaptif pula.

“Sebagai perwira, kalian terikat pada kode etik perwira budhi bhakti wira utama yang merupakan perwujudan tekad pengabdian dan nilai moral yang harus dilaksanakan dalam kehidupan keprajuritan. Selain itu Sapta Marga dan Sumpah Prajurit serta Delapan Wajib TNI harus senantiasa menyatu secara utuh dan diimplementasikan dalam sikap dan perilaku sehari-hari,” Terang Panglima TNI.

Oleh karena itu kemampuan para perwira dalam memimpin satuan nantinya untuk beradaptasi menghadapi tantangan haruslah berdasarkan koridor-koridor tersebut. Nilai-nilai moral yang disampaikan Panglima TNI tadi sejatinya merupakan penjabaran dari Pancasila, UUD 1945, serta ke-Bhinneka Tunggal Ika-an bangsa yang diwadahi oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bila saat ini nilai-nilai luhur bangsa tersebut mengalami tekanan, maka para perwira sekalianlah yang akan menjadi ujung tombak pembinaan di satuan nantinya. Fenomena demagouging dan radikalisasi adalah sebagian dari fakta yang harus kita hadapi bersama sebagai bangsa yang bersatu.

Tak lupa Panglima TNI mengucapkan terima kasih kepada seluruh Kepala Staf Angkatan, Komandan Kodiklat TNI dan Gubernur Akademi Militer serta seluruh pengasuh, pelatih dan pendukung atas selesainya program pendidikan ini. 

“Selamat bertugas, Laksanakan program berikutnya dengan baik serta siap ditempatkan dan ditugaskan di seluruh penjuru nusantara,” Terang Panglima TNI.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Staf Angkatan Laut Laksmana TNI Siwi Sukma Adji, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Yuyu Sutisna, Pangkostrad Letjen TNI Besar Harto Karyawan, Komandan Sesko TNI Marsdya TNI Dedy Permadi, Komandan Kodiklat TNI, Gubernur Akademi Militer serta segenap Pejabat TNI.


Sumber : Pendam Jaya
Editor : Brama
Share:

Sunday, December 15, 2019

Operasi Bibir Sumbing Seberkas Kasih, TNI Cinta dan Peduli Rakyatnya


Portalindo.co.id, Banyumas - Puluhan warga masyarakat dari penjuru wilayah sejajaran Korem 071/Wijayakusuma yang kebanyakan mereka dari masyarakat tidak mampu, mendatangi Rumkit TK-III 04.06.01 Wijayakusuma Purwokerto, Banyumas dalam rangka turut serta mendaftarkan diri sebagai pasien operasi bibir sumbing dan celah langit dalam rangka Hari Juang TNI AD Tahun 2019, Minggu (15/12/2019).

Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., dalam amanatnya pada pembukaan Bhakti Sosial Operasi Bibir Sumbing yang dibacakan Kasrem 071/Wijayakusuma Letkol Inf Heri Sumitro, S.Pd., mengatakan kegiatan tersebut sebagai wujud kepedulian TNI AD kepada masyarakat khususnya penderita bibir sumbing. 

Dikatakan, bibir sumbing saat ini masih menjadi masalah yang cukup serius di Indonesia. Faktanya satu dari seribu kelahiran hidup anak mengalami kelainan celah bibir. Penyebab utamanya terjadinya bibir sumbing dikarenakan oleh konsumsi obat-obatan yang berlebih pada saat kehamilan, kurangnya konsumsi folat, merokok dan faktor genetik. 

"Bakti sosial berupa pemberian kesehatan operasi bibir sumbing pada kegiatan ini sangatlah efektif karena dapat dilaksanakan secara bersinergi antara Korem 071/Wijayakusuma, Rumkit Wijayakusuma dan Yayasan R. Aria Wiraatmadja (pendiri bank BRI) serta bank BNI, yang dapat langsung dirasakan oleh masyarakat", terang Danrem. 

Disamping itu, kebersamaan yang terjalin selama pelaksanaan program ini juga sangat penting dalam meningkatkan kemanunggalan TNI-Rakyat, lanjutnya. 

Danrem juga mengatakan, kegiatan ini juga dilaksanakan secara serentak diseluruh wilayah Kodam IV/Diponegoro sebagai rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Juang TNI AD Tahun 2019, yang acara puncaknya dipusatkan di Purwodadi Grobogan, Jawa Tengah. Sedangkan untuk jajaran Korem 071/Wijayakusuma menyelenggarakan kegiatan bakti sosial berupa operasi bibir sumbing, donor darah dan sunatan massal. 

Danrem juga menjelaskan, hingga saat ini, jumlah pasien operasi bibir sumbing yang sudah mendaftar di Rumkit Wijayakusuma sebanyak 36 pasien terdiri dari 20 pasien lanjutan dan 16 pasien baru. 

Sementara itu, Dandenkesyah 04.04.01 Purwokerto, Letkol Ckm dr. Teguh Tri Widodo, S.Pros., dalam laporannya menyampaikan, jenis kegiatan operasi bibir sumbing sebelumnya telah dilaksanakan screning pada 14 Desember 2019 bertempat di ruang Parikesit Rumkit Wijayakusuma sedangkan operasinya pada 15 s.d 19 Desember 2019 dengan jeda waktu satu hari yakni pada 16 Desember 2019.

Menurutnya, kegiatan operasi bibir sumbing dibagi dua kelompok yakni hari ini 15 Desember 2019 sedianya 17 orang namun 2 orang ditunda dengan alasan kesehatan (demam). Dan kelompok kedua, calon pasien 47 orang. 

Ketua Yayasan R. Aria Wiraatmadja, Prasetya menyampaikan, kegiatan bakti sosial operasi bibir sumbing ini sudah yang ke-10 kalinya yang dilaksanakan Yayasan R. Aria Wiraatmadja yang berkolaborasi dengan Korem 071/Wijayakusuma dan BRI serta pihak terkait lainnya di Rumkit TK-III 04.06.01 Wijayakusuma Purwokerto. Dikatakan, hingga Desember 2018, Yayasan R. Aria Wiraatmadja telah mengoperasi kurang lebih 420 pasien. Dan hingga Desember 2019 ini sudah terdaftar 52 calon pasien dari wilayah Jawa Tengah ditambah 1 pasien dari Kalimantan yang berdomisili di Semarang. 

Dia berharap, semoga kolaborasi antara TNI, Yayasan R. Aria Wiraatmadja, BRI dan lembaga lainnya dapat terus berkembang setidaknya bisa turut membahagiakan rakyat yang notabene mereka yang masih dalam kesusahan. 

Perwakilan Cabang BRI Purwokerto, Lawatul menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan bakti sosial tersebut. "Sangat terkesan atas pelaksanaan kegiatan di Rumkit Wijayakusuma, dalam penanganannya operasinya dalam waktu 30 menit merubah dunia bagi penderitanya seumur hidupnta", ungkapnya.

Sementara Handoyo orang tua dari pasien operasi bibir sumbing Gita dan Citra Kamelia (7), menyampaikan dirinya merasa bersyukur dan berterima kasih kepada TNI serta pihak lainnya yang membantu memfasilitasi putrinya.

Sekedar diketahui, ibu dari Gita yaitu Almarhumah Alfiah, meninggal dunia saat melahirkan kedua putrinya yaitu Gita dan Citra Kamelia (7) pada 2012 lalu. Gita Avelia (7), murid kelas 1 SDN 03 Bulakamba, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menjadi salah satu anak yang  mendapatkan senyuman tepat di Hari Juang TNI AD tahun 2019 ini.

Putri Almarhumah Alfiah (26) dan Handoyo (34), buruh bangunan asal Desa/Kecamatan Bulakamba RT. 03 RW. 05 ini, mendapatkan bantuan sosial dari Korem 071/Wijayakusuma melalui  Rumkit Tingkat III 04.06.01 Wijayakusuma Purwokerto, berupa operasi bibir sumbing.



Sumber : Korem071
Editor : Brama081218737577
Share:

Saturday, December 14, 2019

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Purwokerto Gelar Tolkshow Tematik


Portalindo.co.id, Purwokerto - Bertempat di Kampus Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto, Jawa Tengah, telah berlangsung kegiatan Tolkshow Tematik dengan tema “Peran Mahasiswa Dalam Menangkal Intoleransi dan Radikalisme” yang dimulai pukul 09.30 s/d 11.30 Wib yang diselenggarakan oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Purwokerto, Jum'at (13/12/19)

Giat tersebut menghadirkan Narasumber Drs. Sadewo Tri Lastiono (Wakil Bupati Banyumas), KH. Muhyidin Dawoed, SS, M.Pd.I ( Wakil Rektor 4 Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto), Sabar Munanto (Ketua Pengurus Cabang NU), dan Juga dihadiri oleh sejumlah peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Purwokerto, Jawa Tengah.  

Sadewo Tri Lastiono (Wakil Bupati Banyumas) dalam paparannya menyampaikan, hingga saat ini, masalah terorisme dan radikalisme masih marak terjadi diseluruh belahan bumi didunia, termasuk di Indonesia.  Sebagai pemahaman baru yang dibuat oleh pihak-pihak tertentu mengenai suatu hal, seperti agama sosial dan politik. 

"Pengaruh radikalisme menjadi semakin rumit karena berbaur dengan tindakan terorisme yang cenderung menggunakan aksi-aksi kekerasan," Ungkap Wakil Bupati.

Ia melanjutka, Hal yang sangat memprihatinkan penyusupan paham radikalisme justru sangat mudah masuk ditengah kehidupan kampus, Kerentanan tersebut tidak hanya dari sudut psiko-sosial semata, tetapi dalam aspek instrumen penyebaran paham kebencian dan kekerasan telah didesain dengan pola dan gaya kehidupan kampus.lanjutnya.

"Beberapa cara yang mereka lakukan seperti melalui buku, majalah, buletin, dan yang paling masif melalui jejaring internet maupun media sosial. Di Indonesia radikalisme sudah menjalar ke seluruh kehidupan di masyarakat. Bahkan radikalisme pun sudah menyasar pada TNI, Polri, ASN," Ungkapnya

Bahkan wilayah pendidikan juga tidak luput dari ancaman radikalisme. Kaum radikal menyebarkan paham dikalangan mahasiswa,tambahnya.

"Mahasiswa sebagai agen perubahan harus mampu berkontribusi dalam memerangi radikalisme. Bangsa ini akan lebih maju dengan dasar ideologi Pancasila,"Papar Wakil Bupati Banyumas.

Masih ditempat yang sama, Wakil Rektor 4 UNU Purwokerto, KH.Muhyidin Dawoed, SS, M.Pd.I mengatakan, radikalisme itu ada dua, radikalisme politik dan radikalisme agama. 

"HTI Indonesia itu pusatnya di London, Sengaja dipelihara sebagai alat proxy war, untuk menghancurkan dan mengganggu negara lain. Oleh sebab itu masyarakat Indonesia harus mewaspadai bahaya proxy war tersebut.

"Indikasinya dengan membenturkan atau mengganggu kaum muslimin melalui kelompok tersebut dengan berbagai ulah, seperti tuduhan bid’ah, munafik, kafir, dll." paparnya.

Lebih lanjut KH.Muhyidin Dawoed menyampaikan bahwa mahasiswa sebagai garda terdepan dalam menjaga Pancasila sebagai ideologi negara, harus berkontribusi nyata dalam menangkal tumbuh kembangnya radikalisme.Mahasiswa  tidak larut dalam tindakan - tindakan intoleransi. Dalam Pancasila disitu sudah terdapat intisari dari semua agama.

Terkait dengan Islam Nusantara, KH Muhyidin Dawoed menyampaikan, Islam Nusantara adalah Islam yang ada di Nusantara.

"Islam nusantara disalah pahami sebagai sebuah mazhab baru, padahal Islam nusantara sesungguhanya ajaran Islam berciri adaptif terhadap budaya lokal,"terangnya.

Adapun Sabar Munanto
(Ketua PCNU Banyumas) menyampaikan, pemahaman fundamental terhadap ajaran agama, kemudian dimanfaatkan oleh pihak yang haus kekuasaan. 

"Radikalisme yang berkembang saat ini bahu membahu dengan kepentingan-kepentingan politik. Maka mengkristal menjadi bentuk radikalisme, intoleransi bahkan aksi-aksi terorisme."tegasnya.(amr/red)


Sumber : PMII purwokerto
Editor : Zull.
Share:

Sunday, November 17, 2019

Dalam HUT TNI Ke-74 Kodim Cilacap, Empat Sabuk Emas Tinju Profesional Diperebutkan


Portalindo.co.id, Cilacap - Dalam rangka menyemarakkan HUT TNI ke-74 Tahun 2019, Kodim 0703 Cilacap bekerjasama dengan David Promotions, serta didukung Pemda Cilacap, Polres Cilacap dan Promotor Suprapto menggelar  event Tinju Profesional bertempat di GOR Wijayakusuma Cilacap, Sabtu (16/11/2019).

Event ini memperebutkan 4 sabuk emas yang yakni Sabuk Emas Bupati Cilacap 8 round, Sabuk Emas Dandim 0703 Cilacap 12 round, Sabuk Emas Kapolres Cilacap 8 round, dan Sabuk Emas Danrem 071 Wijayakusuma serta lebih dari 3 partai tambahan kelas Profesional dan 15 duel kelas amatir turut meramaikan  Gelar Tinju Profesional.

Sederet nama petinju profesional seperti Beny Tamaela dari Sasana Eagle Eyes Kostrad BC Solo, Roky Alap Alap dari Sasana TJ Alap Alap Cilacap, Primus Lopo dari Sasana Rokatonda BC Surabaya, Alpius Matufani Sasana Dirgantara BC Sleman turut berduel dalam event ini.

Selain itu dari Kelas Internasional yang terdiri dari Kelas Bulu 57,1 kg Yuya Makamura berduel dengan Dion Arema,  Kelas Bantam 53,3 kg Gakuto Yamaguchi VS Tomi Seran, dan di Kelas Super Fly 52,3 kg Toshihiko Era vs Sulis Barera. Di Partai Utama  petinju  Iwan Kei dari Sasana Yonif 733 Malang berduel dengan Arif Bleder dari Sasana Kodim 0703 BC Cilacap untuk memperebutkan Sabuk Emas Dandim 0703 Cilacap.

Dandim Letkol Inf. Wahyo Yuniartoto, S.E., M.Tr (Han) selaku penanggung jawab kegiatan menyampaikan, kegiatan tinju profesional ini merupakan kegiatan yang positif dalam mempersatukan kita semua dan sekaligus untuk ajang silaturahmi. "Kegiatan ini merupakan ajang pembinaan untuk meningkatkan kemampuan dan prestasi para petinju lokal maupun nasional, untuk mencari bibit-bibit atlet-atlet tinju profesional Kabupaten Cilacap dan sebagai ajang pembinaan prestasi tinju anak bangsa ," ucapnya.

Dikatakan, dalam meraih kesuksesan dibutuhkan rasa tanggung jawab disiplin dan kekompakan dari pengurus, pelatih maupun para atlet, kami yakin dan percaya sebenarnya ada banyak sekali pemuda-pemuda yang berpotensi sehingga diharapkan olahraga tinju semakin familiar dan bisa banyak peminat atau atlet muda dapat dijadikan pemicu semangat untuk berusaha menjadi petinju yang handal dan sportif dan mampu mengharumkan nama Kabupaten Cilacap di Kancah nasional maupun internasional.

"Petinju yang handal itu harus mengedepankan profesionalitas dengan menjunjung tinggi sportivitas dalam bertanding. Selamat bertanding dan jaga sportifitas, semoga Tuhan yang maha Esa senantiasa  memberikan petunjuk serta jalan terbaik bagi kita", pungkasnya.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Promotor David Suprapto, Wakil Bupati Syamsul Aulia Rahman S. STP. Msi, Dandim 0703 Cilacap Letkol Inf. Wahyo Yuniartoto, S.E., M.Tr (Han), Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto, SIK, MH, Danlanal yang diwakili Kapten Laut (P) Heri, Unsur Forkopinda dan Stakeholder wilayah Cilacap serta penonton yang berjumlah sekitar 500 orang.


Editor : Zul
sumber : DD cilacap
Share:

Friday, November 1, 2019

Kisah Haru Disaat Panglima TNI Pimpin Wisuda Prajurit Taruna Akademi TNI dan Bhayangkara Dua Taruna Akademi Kepolisian


Portalindo.co.id, Magelang --- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, SIP, Pimpin langsung Wisuda Prajurit Taruna Akademi TNI dan Bhayangkara Dua Taruna Akademi Kepolisian, namun dibalik sakralnya wisuda tersebut ada sebuah kisah yang menyentuh.

Ditengah acara wisuda Prajurit Bhayangkara Taruna (Prabhatar) 2019 di lapangan Sapta Marga Akmil Magelang,
Nampak sepasang Bapak dan Ibu separuh baya pasangan suami istri, Darmadi dan Devi Lestari, dengan wajah
lelah yang seketika itu berubah menjadi senyum bahagia dan air mata haru ketika putri pertamanya dipanggil ke tengah lapangan sebagai lulusan terbaik taruni Akademi Angkatan Laut (AAL).

Riri Darma Putri adalah putri pertama dari tujuh bersaudara dari keluarga pasangan Darmadi dan Devi Lestari, keluarga ini mempunyai perjuangan panjang untuk menghadiri wisuda sang putri tercintanya yang mana sang ayah hanya bekerja sebagai sopir truk sedangkan istri hanya seorang ibu  rumah tangga biasa.

Keluarga Riri termasuk adik-adiknya 4 orang berangkat dari Padang, Sumatera Barat dengan  menggunakan mobil dari seorang teman baiknya  yang memiliki bisnis mobil rental dan mobil tersebut di supirin oleh ayah ririn sendiri tanpa ada penggantinya.

"Saya terharu ketika suatu hari Riri bertanya, apakah ayah akan datang jika wisuda ?, dirinya menjawab, saya akan datang kata ayah (Darmadi) meskipun belum tahu bagaimana caranya,” tutur Darmadi.

"Di mana sudah sangat letih, disitulah kami istirahat, Kami bawa sendiri peralatan memasak,” ujar sang ibu Devi Lestari.

Keluarga bersahaja ini berangkat dari Padang pada 26 Oktober 2019. Mereka sempat mampir di Tangerang di rumah saudara dekat untuk istirahat. di Tangerang Dua malam istirahat. Pada 30 Oktober pukul 11.00 WIB mereka melanjutkan perjalanan menuju Magelang.

“Saya masih seperti bermimpi. Bisa berdiri di sini dan menghadiri wisuda prajurit,” ujar Darmadi dengan wajah bahagia bercampur haru.

Perjuangan anaknya untuk bisa masuk AAL tidak mudah.

“Riri selalu berdoa. Setelah sholat, dia selalu bersujud dan berdoa lebih lama agar bisa masuk TNI. Alhamdulillah doa itu terkabul,”kata sang ibu.

Sementara itu, hampir enam bulan tak bertemu keluarga, kedatangan orang tuanya bersama empat orang adiknya menjadi hari paling bahagia bagi Riri Darma Putri.

“Saya ingin membanggakan kedua orang tua, Karena saya tahu bagaimana perjuangan mereka,” kata Riri.

Riri Darma Putri yang berhasil membuat kedua orang tuanya bangga, tak henti-hentinya memeluk kedua orang tuanya dan memeluk adik-adiknya dengan wajah haru bercampur bangga.

“Tak bisa diucapkan dengan kata-kata bagaimana hari ini menjadi hari paling bahagia bagi saya dan keluarga,” kata Riri yang biasa disapa Ii itu.

Dalam wisuda Prajurit Bhayangkara Taruna (Pabhatar) 2019 dibuka oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang mewisuda 860 prajurit Bhayangkara Taruna yang telah selesai menjalani Pendidikan Dasar Integrasi Kemitraan Akademi TNI dan Akpol Tahun 2019.(*)
Share: