Kapten Moerdoko : Tetap Laksanakan Protokol Kesehatan di Masa Transisi

Jakarta Barat - Antisipasi Penyebaran Wabah Virus Covid-19 di Wilayah Koramil 05 Kebon Jeruk Kodim 0503/JB, Serka Besus Y 4 personil BKO yang di bantu 1 personil Kodim 0503/JB dan 2 personil Satpam PD Pasar Kedoya laksanakan PDMPK.

Kodim 0503/JB Gelar Baksos di Wilayah Koramil 04/Cengkareng

Jakarta - Komandan Distrik Militer (Dandim) 0503/JB, Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, S.I.P bersama Ketua Persit KCK Cabang XVII Ny Endah Dadang Ismail yang didampingi Danramil 04/Cengkareng, Kapten Cpl Edy Moerdoko bersama Ketua Persit Ranting 05 Koramil 04/CK, Ibu Sriyatun Moerdoko melaksanakan Bakti Sosial (Baksos), Rabu, 20 Januari 2021.

Jakbar Berbagi di Jum'at Barokah

Jakarta - Lima kaum Dhuafa kembali mendapatkan kepedulian dari Koramil 04/Cengkareng, Kodim 0503/JB, dan Persit KCK Ranting 5 Cab XVII.

Gabungan Tiga Pilar Bonjer Gelar Ops Yustisi

Jakarta Barat - Sanksi sosial kembali di berikan kepada warga yang tidak menerapkan protokol kesehatan dengan tidak menggunakan masker.

Babinsa Pelda Sutoyo Bersama Jajaran Tiga PIlar Gelar OK PREND

Jakarta Barat - “Sebanyak 35 Orang yang terjaring tidak menggunakan masker dalam giat Operasi Kepatuhan Peraturan Daerah Propinsi DKI (OK PREND) yang dilaksanakan gabungan 3 pilar dalam rangka Pelaksanaan Pergub No.51 Tahun 2020 tentang Penegakan Disiplin Mematuhi Protokol Kesehatan ( PDMPK ) untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan Covid – 19. khususnya di Wilayah Kel. Kedoya Utara, Kec. Kebon Jeruk.” Urai Danramil 05/KJ Kapten Cpl R Edy Moerdoko.

Sunday, January 3, 2021

Alami Pendarahan Hebat, Satgas Yonif MR 413 Kostrad Bantu Evakuasi Mama Sara Ke Rumah Sakit


Portalindo.co.id

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Mosso bersama personel Bea dan Cukai Jayapura membantu evakuasi salah satu warga Kampung Mosso Distrik Muara Tami Kota Jayapura yang mengalami pendarahan dalam kondisi hamil tua.


Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto S.H., M.Han dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura. Minggu (03/01).


"Ya, kejadian itu berlangsung tadi malam (02/01) dimana salah satu warga Kampung Mosso Distrik Muara Tami Kota Jayapura mengalami pendarahan hebat dalam kondisi hamil, sehingga atas laporan Danpos Mosso Letda Inf Hary Bagus, kami perintahkan untuk membantu proses evakuasi tersebut." Ujar Dansatgas. 


Ditambahkan oleh Komandan Pos Mosso Letda Inf Hary Bagus bahwa perbantuan evakuasi dilakukan usai Pos nya bersama Bea dan Cukai Jayapura melaksanakan sweeping gabungan di sekitar Kampung Mosso Distrik Muara Tami Kota Jayapura. 


"Sebelumnya, Satgas Yonif MR 413 Kostrad Pos Mosso bersama Bea dan Cukai Jayapura melaksanakan kegiatan sweeping di wilayah Kampung Mosso Distrik Muara Tami Kota Jayapura. Setelah pelaksanaan Sweeping selesai dilanjutkan dengan evaluasi kegiatan disertai minum kopi bersama di Pos Mosso, tiba-tiba ada salah seorang pemuda bernama Saban (19) mengatakan kepada saya bahwa Mama Sara Nombu (36) mengalami pendarahan hebat dalam kondisi hamil tua. Tidak berfikir panjang, kami dan pihak Bea Cukai Jayapura membantu untuk mengevakuasi Mama Sara untuk membawanya ke RSUD Ramela Koya Barat." Jelas Hary Bagus.


"Kami menggunakan mobil dinas Bea dan Cukai Jayapura dalam proses evakuasi tersebut, dikarenakan di Pos kami tidak tersedia mobil atau angkutan roda empat. Sehingga Mama Sara dapat tertolong dan segera ditindaklanjuti oleh pihak Rumah Sakit untuk penanganan lebih lanjut." Tambah Hary. 


Christine Nombu (53) selaku Kaka kandung Sara mengucapkan banyak terima kasih atas kesigapan Satgas Yonif MR 413 Kostrad dan Pihak Bea Cukai Jayapura dalam membantu proses evakuasi kepada Kakaknya. "Puji Tuhan Kaka dapat segera di ditolong, kami semua berharap kondisi bayi dalam kandungan adik Sara juga bisa selamat sampai dengan melahirkan. Amin." Ucap Harap Christine. 


Pensatgas 413

Share:

Jaring 10 Pelanggar Dalam Operasi Tibmask


Portalindo.co.id

Jakarta - Pelaksanaan PSBB dalam Penanganan Covid-19 sesuai Pergub No 88 Tahun 2020 dan pendisiplinan Masker yang tertuang dalam Pergub 79 tahun 2020 penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan terus  dilaksanakan Jajaran kami dan tiga pilar dalam menekan penyebaran virus covid-19.



Hal itu di Katakan Danramil 01/Tamansari, Mayor Inf Zulkarnaen Galib saat di temui awak media di Makoramil 01/TS. Minggu, 03 Januari 2021.


Ia juga menjelaskan bahwa sesuai laporan yang masuk hari ini terkait kegiatan Operasi Tibmask (Tertib Masker) sebanyak 10 orang yang terjaring tidak memakai masker. Tuturnya.


Babinsa Koramil 01/TS, Serda Aprianto yang memimpin 3 personil dari Koramil menjelaskan, Razia ketertiban umum di Jalan Pangeran Jayakarta Kel.Pinangsia, kec Tamansari Jakarta barat berhasil menjaring 10 pelanggar tidak menggunakan masker dengan 9 orang di berikan sanksi sosial dan 1 orang dengan sanksi administrasi.


"Operasi hari ini kita sasarkan Warga yang berjalan kaki tanpa menggunakan masker serta Pengendara roda 2 juga  kendaraan roda 4 yang berpenumpang lebih dan tidak menggunakan Masker."kata Babinsa.(daenk)

Share:

Pangdam XIV Hasanuddin, Bantu Bangun Kembali Rumah Warga Kolut yang Terbakar


Portalindo.co.id

Panglima Daerah (Pangdam) XIV Hasanuddin Mayor Jenderal TNI Andi Sumangerukka, S.E., M.M kembali memberikan perhatiannya langsung ke masyarakat dengan membantu pembangunan rumah  milik Bapak Colleng (55), warga desa Powalaa, kecamatan Pakue Tengah kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra),Minggu 03/01/21.



Rumah Colleng terbakar akibat hubungan arus pendek listrik pada hari Kamis (24/12/2020) lalu. Rumah itu hanya dihuni berdua dengan istrinya, Nursia(51). Karena dua orang anaknya sudah menikah dan memiliki tempat tinggal masing-masing.


Akibat kebakaran tersebut, kini Bapak Colleng dan Istri hanya tertinggal pakaian di badan. Semua harta bendanya hangus terbakar beserta rumahnya. Diperkirakan, pria paruh baya yang bekerja sebagai petani itu mengalami kerugian materi hingga Rp90 juta karena bencana kebakaran tersebut.


Bencana tersebut mendapat perhatian khusus dari Pangdam XIV/Hasanuddin yang disampaikan oleh Komandan Rayon Militer (Danramil) 1412-05/Pakue, Kapten Inf. Rustam kepada Komandan Distrik Militer (Dandim) 1412/ Kolaka, Letnan Kolonel Inf. Risa Wahyu Pudji Setyawan BS., M.Han di Kolaka.


Selanjutnya, Pangdam XIV/ Hasanuddin memberikan bantuan pembangunan rumah untuk Colleng. Bantuan tersebut disalurkan melalui Kodim 1412/ Kolaka kepada Koramil 1412-05 Pakue. Peduli Sesama, Bersama Kita Bisa dalam menghadapi kesulitan masyarakat, itulah yang pernah disampaikan Bapak Pangdam XIV Hasanuddin yang dijadikan pedoman oleh seluruh Prajurit bersama segenap komponen masyarakat.


Danramil 1412-05 Pakue, Kapten Inf. Rustam mengatakan, pada awalnya rencana pembangunan rumah tersebut akan dibangun di lokasi yang sama. Namun setelah dilakukan penelusuran, ternyata lokasi tersebut bukan tanah milik Colleng. Dia hanya menumpang di tanah tersebut.


Sehingga Danramil 1412-05 Pakue berinisiatif mencari solusi dengan bermusyawarah bersama pihak Pemda setempat, dalam hal ini Kepala Desa dan Tokoh tokoh masyarakat desa Powalaa.


"Salah satu anak dari bapak Colleng kemudian menghibahkan tanahnya untuk dijadikan pembangunan rumah tersebut. Dan sekarang proses pembangunan rumah sedang berjalan secara gotong royong dengan warga desa setempat bersama anggota Koramil 1412-05 Pakue," kata Kapten Inf. Rustam. Kebersamaan masyarakat dengan para Babinsa  menunjukkan semangat kepedulian yang luar biasa. Inilah wujud kemanunggalan TNI bersama rakyat yang tidak pernah pudar oleh waktu dan terpaan modernisasi.(@mr)

Share:

Indonesia Memesan Banyak Vaksin untuk Kebutuhan Masyarakat



Portalindo.co.id

Oleh : Dodik Prasetyo )*

Imunisasi corona nasional akan dimulai sebentar lagi, karena vaksin Sinovac sudah mendarat di Indonesia. Namun pemerintah berencana akan memesan vaksin dari sumber lain, untuk mencukupi kebutuhan, karena jumlah penduduk ada lebih dari 200 juta jiwa. Ketika semua sudah siap, maka masyarakat akan lega, karena pandemi akan lekas berakhir.

Ada harapan baru untuk mengakhiri pandemi covid-19 ketika vaksinnya telah ditemukan. Para ahli telah membuat vaksin ini dengan cepat, karena corona adalah virus SARS-2 dan mereka meneliti dengan contoh virus SARS-1. Amerika Serikat memulai imunisasi corona nasional terlebih dahulu, dan akan disusul oleh negara lain, termasuk Indonesia.

Pemerintah memutuskan untuk membeli vaksin Sinovac dari RRC, dan saat ini sudah datang di Indonesia. Beberapa persiapan dilakukan sebelum imunisasi nasional dimulai, seperti pendaftaran ke BPOM, pembelian alat pendingin untuk menyimpan vaksin, pengaturan teknis di lapangan, dll. 

Vaksin Sinovac memang sudah datang dan akan dipesan lagi, namun yang datang belum cukup, karena Indonesia memiliki lebih dari 200 juta orang penduduk. Prioritas pemberian vaksin ini adalah para tenaga medis, karena mereka yang paling beresiko besar terkena corona. Masyarakat diminta bersabar menunggu dan jangan malah pergi ke negara lain untuk disuntik vaksin.

Amalia Widyasanti, Deputi Bidang Eknomi Bappenas menyatakan bahwa total vaksin ini yang dibeli adalah 275 juta dosis. Pertama, vaksin dari Sinovac sebanyak 116 juta dosis.Selain itu, ada pula vaksin dari Pfizer/BioNTech sebanyak 45 juta dosis, juga vaksin dari Novavax sebanyak 52 juta dosis. Ada juga vaksin dari Astra Zenecavaksin sebanyak 50 juta dosis, dan dari Covax 12 juta dosis. 

Penambahan jumlah vaksin yang datang akan membuat masyarakat lega, karena Presiden benar-benar memenuhi janjinya untuk mendatangkan vaksin gratis bagi seluruh WNI. Mereka tak perlu membayar hingga 600.000 rupiah dalam 2 kali suntik, seperti di negara lain. Imunisasi corona nasional akan diberikan secara bertahap, dan tunggu giliran dengan sabar.

Suharso Monoarfa, Ketua Bappenas, menyatakan bahwa pemerintah menargetkan imunisasi corona dilakukan kepada 181 juta orang penduduk, untuk mencapai herd immunity. Sedangkan sisa vaksin yang sudah dipesan menjadi cadangan. Jadi, sampai tahun 2022 akan dipesan vaksin lagi untuk mencapai target tersebut.

Vaksin Sinovac memiliki keunggulan karena dibuat dari virus corona yang tidak aktif lagi dan dilumpuhkan, sehingga efekstivitasnya mencapai 90%. Ia juga bisa disuntikkan baik ke balita maupun manula, karena merekalah yang beresiko tinggi untuk tertular corona. Apalagi para lansia rata-rata punya komorbid alias penyakit bawaan, sehingga wajib diimunisasi.

Sedangkan vaksin buatan Pfizer dan perusahaan lain rata-rata terbuat dari messenger RNA, dan akan dipotong-potong oleh enzim alami jika disuntikkan ke tubuh. Penyimpanan vaksin ini juga butuh suhu yang jauh lebih dingin daripada vaksin Sinova. Sehingga tak bisa disimpan dalam freezer biasa, harus ditaruh dalam wadah khusus yang dibuat berdasarkan pesanan.

Oleh karena itu, amatlah wajar jika pemerintah lebih banyak membeli vaksin Sinovac. Apalagi masa simpannya bisa sampai 3 tahun, jika ditaruh dalam wadah dengan suhu yang benar. Namun keputuan pemerintah untuk menambah jumlah vaksin bukanlah untuk perbandingan, melainkan karena jumlah penduduk Indonesia yang sangat banyak.

Pemesanan vaksin dari Sinovac, Pfizer, dan produsen vaksin lain menunjukkan iktiar pemerintah untuk mempercepat selesainya pandemi. Sehingga ketika semua orang sudah selesai diimunisasi, akan terbentuk herd immunity, dan kita bisa lega karena bebas dari corona. Keadaan akan kembali normal dan kondisi perekonomian Indonesia akan pulih kembali.


)* Penulis adalah kontributor Lembaga Studi Informasi Strategis

Share:

Reshuffle Kabinet Berdampak Positif


Portalindo.co.id

Oleh : Zainudin Zidan )*

Presiden Jokowi mengganti 6 menteri dengan yang baru, dan sempat menghebohkan publik. Pasalnya menteri kesehatan yang baru tidak berlatar belakang tenaga medis. Meskipun begitu, rehuffle kabinet berdampak positif, karena penggantian menteri akan membenahi kinerja pada kementerian yang dipimpin.

Setelah Juliari Batubara dicokok karena kasus korupsi, muncul desas-desus bahwa posisinya sebagai Menteri Kesehatan akan diganti oleh Tri Rismaharini (Risma). Walikota Surabaya ini tidak menjawab dengan gamblang ketika ditanya oleh wartawan. Namun dugaan publik langsung terbukti, ketika akhirnya Risma benar-benar diangkat jadi Menteri Sosial.

Selain Menteri Sosial, ada 5 posisi lain di kabinet yang di-reshuffle. Pertama, M. Lutfi menggantikan Agus Suparmanto jadi Menteri Perdagangan, lalu Sandiaga S Uno menggantikan Wishnutama di posisi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Sakti Wahyu Trenggono menggantikan Edhy Prabowo sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan.

Yaqut Cholil Quomas menggantikan Fachrul Razi sebagai Menteri Agama. Sedangkan Budi Gunadi Sadikin diangkat jadi Menteri Kesehatan, menggantikan dokter Terawan Agus Putranto. Penggantian Menteri Kesehatan menjadi heboh, karena biasanya dijabat oleh dokter. Sedangkan Budi Gunadi Sadikin adalah sarjana ilmu nuklir dan pernah menjadi direktur utama Bank swasta.

Meskipun begitu, masyarakat tetap optimis reshuffle kabinet akan membawa kebaikan di masa depan. Karena 6 menteri baru memiliki kapabilitas masing-masing. Pengusaha Jefri Tanudjaja menyatakan bahwa mereka adalah sosok yang terbaik, dan akan membawa perubahan positf di Indonesia. Terutama dalam mengatasi efek pandemi covid-19.

Efek pandemi memang merembet ke mana-mana, termasuk dunia usaha. Oleh karena itu para menteri diharap bisa bekerja sama dalam mengatasinya, agar tidak ada krisis ekonomi seperti tahun 1998 yang lalu. Menteri Sosial Risma membantu pemerintah dalam menyalurkan bantuan untuk para korban terdampak covid, dengan cara mentransfer ke rekening.

Risma berharap dengan cara ini¸akan meminimalisir korupsi. Karena mensos yang sebelumnya ketahuan menggerogoti dana bantuan, seharga 10.000 rupiah per paket. Belum lagi jika ada anak buahnya yang juga melakukan pungli. Jika masyarakat langsung mendapatkan uang BLT, bukan berupa sembako, maka akan bisa dimanfaatkan untuk belanja sehari-hari.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang baru, Sandiaga Uno, berjanji akan memulihkan kondisi pariwisata di Indonesia yang sempat pingsan akibat efek pandemi. Begitu juga dengan Menteri Perdagangan dan Menteri Kelautan dan Perikanan. Sedangkan Menteri Agama Yaqut Cholil menekankan pada perdamaian antar umat dan menggaungkan kembali toleransi.

Yaqut Cholil sangat diharapkan masyarakat untuk mengatasi masalah intoleransi di Indonesia, yang sempat dikacaukan oleh oknum yang memakai isu SARA. Menteri Agama menegaskan bahwa dirinya selalu menghormati umat dengan keyakinan lain dan mengajak masyarakat untuk menjunjung toleransi dan kerukunan di Indonesia.

Budi Gunadi Sadikin memang sempat diragukan karena bukan dokter. Namun jangan lupa pengalamannya memimpin sebuah Bank selama bertahun-tahun. Presiden Jokowi memilih beliau yang punya kemampuan manajerial tinggi, sehingga bisa memperbaiki situasi di dunia kesehatan. Apalagi sebentar lagi ada vaksinasi corona nasional, sehingga butuh pemimpin andal.

Keenam menteri baru diharap membawa perubahan positif pada kementrian masing-masing. Masyarakat optimis mereka akan bahu-membahu dalam membangun negeri, dan bekerja keras dalam melayani rakyat. Karena jabatan menteri bukanlah sebuah balas budi dari Presiden, namun beliau menunjuk tokoh yang memiliki kemampuan dalam mempimpin dan visioner.

Reshuffle kabinet bukanlah barang baru, karena Presiden Jokowi pernah melakukannya di masa kepemimpinan beliau yang pertama. Masyarakat berharap penggantian ini akan membuat Indonesia selamat dari ancaman resesi dan krisis ekonomi jilid 2. Karena para menteri berkolaborasi dalam membangun Indonesia.


)* Penulis adalah warganet tinggal di Semarang

Share:

PPWI Berduka, Anggota PPWI dari Metro Lampung Raka Ardian Tutup Usia


Portalindo.co.id

Jakarta - Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Keluarga Besar PPWI menyampaikan rasa duka cita yang sangat mendalam atas berpulangnya rekan anggota PPWI, Bang Raka Ardian alias Andika Adi Saputra, hari ini, Sabtu (02.01.2021), di Bekasi karena sakit. Berdasarkan informasi dari adiknya Bang Raka, rencananya almarhum akan dikebumikan di tempat kelahirannya di Metro, Lampung, besok pagi, Minggu (03.01.2021).


“Ini adalah kehilangan sahabat kita di awal tahun 2021 ini, dan PPWI amat berduka cita atas kehilangan Bang Raka Ardian, yang cukup aktif di PPWI semasa masih bertugas di Metro, Lampung beberapa waktu lalu,” ungkap Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, kepada media ini sesaat setelah mendapatkan informasi dari keluarga almarhum.


Namun, lanjut Wilson, inilah kehidupan, semua kita akan berlalu dari dunia ini. “Semoga karya yang sudah diukir almarhum selama hidup, termasuk saat bergabung di PPWI akan menjadi amal baik yang bermanfaat bagi sesama, dan mendapatkan pahala bagi almarhum di alam sana,” imbuh Wilson.


Atas berpulangnya ke Rahmatullah anggota PPWI ini, Wilson mengajak semua rekan PPWI dan pewarta warga mendoakan semoga almarhum diberikan tempat terbaik di sisi-Nya. “Kita juga mendoakan semoga keluarga yang ditinggalkan almarhum Bang Raka diberikan kekuatan, ketabahan dan keikhlasan dalam menerima peristiwa duka cita ini,” pungkas Wilson yang mengaku secara pribadi sangat sedih atas kepergian almarhum. (APL/Red)

Share:

Dandim 1417/Kendari Hadiri Acara HUT Kabupaten Konawe Utara Ke-14 Tahun 2021


Portalindo.co.id

Konawe Utara - Komandan Kodim 1417/Kendari Kolonel Kav Agus Waluyo, S.I.P., menghadiri acara HUT  Kab. Konawe Utara Ke-14 Tahun 2021 di gedung Aula Konasara pemda Kab. Konawe Utara, Sabtu (02/01/2021).


Hadir pada kesempatan tersebut diantaranya Wakil Gubernur Sultra bapak Drs. Lukman Abunawas, S.H., M.Si., Bupati Kabupaten Konawe Utara Dr. Ir H. Ruksamin, ST, M.Si, IPM, ASEAN Eng., Kapolda Sultra Irjen Pol Yan Sultra Indrajaya, SH, Danrem 143/HO Brigjen TNI Jannie Aldrian Siahaan, SE, M.B.A, Dandim 1417/Kendari Kolonel Kav Agus Waluyo, S.I.P., Kajarai Kab. Konawe Utara Irwanuddin Tajuddin, SH., MH, Ketua DPRD Kab. Konawe utara Ikbar. SH., Sekda Konawe Utara H. Abuhaera, S.Sos, M.Si, PLT Sekda Konawe Utara Drs. H. Kasim Pagala, M.Si, Kapolres Konawe Utara AKBP Ahmad Fathul Ulum, S.I.K., Danramil 1417-08/Asera Mayor Inf  Petrus Hehakaya, Danramil 1417-06/Lasolo Kapten Inf Edi Kusuma, dan Para Kepala SKPD se Kabupaten Konawe Utara. Serta tamu undangan berjumlah sekitar 100 orang.


Di acara tersebut penganugerahan gelar Kehormatan dari lembaga adat tolaki(LAT) Kab. Konawe Utara kepada Brigjen TNI Jannie Aldrin Siahaan, SE., M.B.A (Danrem 143/HO) sebagai Ulusalano Tamalakino Lipu dan Irjen pol Drs. Yan Sultra, SH. (Kapolda Sultra) sebagai Ulusalano Taduno Lipu.


Dalam kegiatan Penganugerahan gelar Kehormatan dari lembaga adat Tolaki ini memiliki arti, yaitu Danrem 143/HO dianugrahkan sebagai panglima perangnya suku tolaki sebagai laki laki nomor satu yang ada disuku tolaki, sementara Kapolda Sultra adalah panglima wilayahnya suku tolaki untuk mejaga keutuhan Daerah sebagai suku tolaki.


Danrem 143/HO Brigjen TNI Jannie Aldrian Siahaan, SE, M.B.A, menyampaikan ucapan Selamat Hari Ulang Tahun Kab. Konawe Utara Ke-14 Tahun 2021.

 

“Semoga Kabupaten Konawe Utara semakin maju dan sejahtera serta selalu menjaga persatuan dan kesatuan dalam mengawal kelancaran pembangunan Kabupaten Konawe Utara,”ucap Danrem.


Komandan Kodim 1417/Kendari Kolonel Kav Agus Waluyo, S.I.P., menuturkan, melaksanakan HUT  Kabupaten Konawe Utara Ke-14 Tahun 2021 secara sederhana semoga ke depan semakin unggul, inovatif dan berkelanjutan.


“Acara kegiatan memperingati hut Konawe Utara pada tahun ini dilaksanakan dalam nuansa acara yang lebih sederhana dan dengan jumlah peserta yang terbatas guna mengikuti anjuran pemerintah pemberlakuan protokol covid-19,”tutur Dandim.


Kegiatan tersebut dipimpin langsung Bupati Konawe Utara Dr. Ir. Ruksamin, M.Si., ini mengangkat tema “Dengan hari jadi Kabupaten Konawe Utara Ke-14 tahun 2021, Kita kibarkan semangat untuk mencegah dan memberantas Covid-19 guna mendorong perekonomian menuju Konawe Utara lebih sejahtera dan berdaya saing “.


“Acara ini merupakan momen strategis bagi kita semua untuk melakukan koreksi kilas balik,  sekaligus merancang masa depan yang lebih baik dalam rangka mewujudkan masyarakat Konawe Utara yang lebih sejahtera dan berdaya saing,”ungkap Bupati.


Lanjutan acara tambahan berupa penyerahan 1000 masker secara simbolis oleh Wakil Gubernur Sultra, Kapolda Sultra, Danrem 143/HO, Dandim 1417 Kendari, Kapolres Kab. Konawe Utara, Kajari Konawe Utara, Ketua DPRD Kab. Konawe Utara.


Wakil Gubernur Prov. Sulawesi Tenggara Drs. Lukman Abunawas, S.H., M.Si., juga menjelaskan tujuan utama pemekaran wilayah untuk membangun daerah manjadi lebih baik dalam hal ini pelayanan umum serta kesejahteraan masyarakat.


“Tentunya atas nama pemerintah Sulawesi Tenggara saya ucapkan selamat ulang tahun semoga Konawe Utara menjadi daya saing yang tinggi,”imbuhnya. (@mr)

Share: