Kapten Moerdoko : Tetap Laksanakan Protokol Kesehatan di Masa Transisi

Jakarta Barat - Antisipasi Penyebaran Wabah Virus Covid-19 di Wilayah Koramil 05 Kebon Jeruk Kodim 0503/JB, Serka Besus Y 4 personil BKO yang di bantu 1 personil Kodim 0503/JB dan 2 personil Satpam PD Pasar Kedoya laksanakan PDMPK.

Kodim 0503/JB Gelar Baksos di Wilayah Koramil 04/Cengkareng

Jakarta - Komandan Distrik Militer (Dandim) 0503/JB, Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, S.I.P bersama Ketua Persit KCK Cabang XVII Ny Endah Dadang Ismail yang didampingi Danramil 04/Cengkareng, Kapten Cpl Edy Moerdoko bersama Ketua Persit Ranting 05 Koramil 04/CK, Ibu Sriyatun Moerdoko melaksanakan Bakti Sosial (Baksos), Rabu, 20 Januari 2021.

Jakbar Berbagi di Jum'at Barokah

Jakarta - Lima kaum Dhuafa kembali mendapatkan kepedulian dari Koramil 04/Cengkareng, Kodim 0503/JB, dan Persit KCK Ranting 5 Cab XVII.

Gabungan Tiga Pilar Bonjer Gelar Ops Yustisi

Jakarta Barat - Sanksi sosial kembali di berikan kepada warga yang tidak menerapkan protokol kesehatan dengan tidak menggunakan masker.

Babinsa Pelda Sutoyo Bersama Jajaran Tiga PIlar Gelar OK PREND

Jakarta Barat - “Sebanyak 35 Orang yang terjaring tidak menggunakan masker dalam giat Operasi Kepatuhan Peraturan Daerah Propinsi DKI (OK PREND) yang dilaksanakan gabungan 3 pilar dalam rangka Pelaksanaan Pergub No.51 Tahun 2020 tentang Penegakan Disiplin Mematuhi Protokol Kesehatan ( PDMPK ) untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan Covid – 19. khususnya di Wilayah Kel. Kedoya Utara, Kec. Kebon Jeruk.” Urai Danramil 05/KJ Kapten Cpl R Edy Moerdoko.

Saturday, January 2, 2021

Panglima TNI : TNI Siap Mendukung Pelaksanaan Vaksinasi Nasional Covid-19


Portalindo.co.id

Jakarta - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto S.I.P., didampingi Asops Panglima TNI Mayjen TNI Tiopan Aritonang, Kapuskes TNI Mayjen TNI Tugas Ratmono, Kapuspen TNI Mayjen TNI Achmad Riad dan mantan Kapuskes TNI Mayjen TNI (Purn) dr. Ben Yura Rimba, MARS, menerima kunjungan Menteri Kesehatan (Menkes) RI Ir. Budi Gunadi Sadikin, bertempat di Subden Denma Mabes TNI, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (31/12/2020).

 

Kunjungan Menkes RI didampingi oleh Wamenkes RI  dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp. PD, Ph. D., Sekjen drg. Oscar Primadi, MPH., Dirjen Pelayanan Kesehatan Prof. DR. dr. Abdul Kadir, PhD, Sp. THT-KL(K), MARS dan Plt. Dirjen P2P dr. M. Budi Hidayat.

 

Dalam pertemuan tersebut, Menkes RI menyampaikan terkait rencana pelaksanaan vaksinasi nasional karena dalam waktu dekat Kementerian Kesehatan Republik Indoenesia (Kemenkes RI) rencananya akan segera melaksanakan vaksinasi nasional sebagai salah satu upaya memutus mata rantai penularan Covid-19.

 

Menurut Menkes RI, rencana vaksinasi harus dilakukan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian serta persiapan matang. “Ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian bersama terkait rencana vaksinasi nasional diantaranya ketersediaan vaksin, kesiapan sarana prasarana, SDM yang bertugas, strategi distribusi, serta proses vaksinasi,” jelasnya.

 

Menanggapi hal tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa Vaksinasi Covid-19 merupakan program nasional dan Tentara Nasional Indonesia siap mendukung rencana pelaksanaan vaksinasi nasional yang akan dilakukan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

  

“TNI ikut berperan aktif dalam membantu Kemenkes RI khususnya menyiapkan kapasitas sumber daya manusia dan TNI telah melaksanakan kegiatan Training of Trainer pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 yang digelar di Mabes TNI Cilangkap beberapa waktu lalu,” ujarnya.

 

Demi tercapainya keberhasilan  dari vaksinasi nasional, maka dibutuhkan dukungan seluruh pihak termasuk TNI yang memiliki sumber daya mulai dari SDM, fasilitas kesehatan dan Alutsista. “Saat ini TNI telah menyiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan, mulai dari penyimpanan, pengamanan, pendistribusian ke setiap fasilitas kesehatan, serta kesiapan fasilitas kesehatan untuk pelaksanaan vaksinasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Panglima TNI. (*)

 

 

 

Share:

Ini Kata Menteri Sosial Risma Kepada Anak Jalanan

Menteri Sosial, Tri Rismaharini alias Risma

Portalindo.co.id

Mantan Wali Kota Surabaya yang kini menjabat sebagai Menteri Sosial Tri Rismaharini alias Risma meminta anak jalanan utntuk mengikuti program pembinaan dari pemerintah agar tak terjerumus pada narkoba.

 

Hal itu dikatakannya dalam pertemuannya dengan anak-anak jalanan di Yayasan Mojopahit di Balong Cangkring (BC), Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto (2/01).

 

"Jangan lari. Kalau kalian lari dari kenyataan, lalu lari ke narkoba, itu lebih berat lagi. Karena kalau kalian ke narkoba maka tidak akan bisa kembali," cetusnya, dalam siaran pers resmi Kemensos.

 

"Ayo anak-anak. Mau ikut ibu enggak? Tapi kalian harus bersungguh-sungguh. Memang sulit. Tidak mudah. Tapi kalau kalian mau ikut ibu mau berubah harus sekarang. Jangan menyesal kalau sudah tua. Tidak ada gunanya," lanjut mantan Wali Kota Surabaya ini.

 

Ia pun mencontohkan keberhasilan program pembinaan anak jalanannya di Surabaya, terutama pada seorang anak jalanan yang berjuluk Bledhek (petir dalam bahasa Jawa).

 

Saat bertemu pertama kali, Risma menceritakan bahwa badan Bledhek penuh tato. Saat itu, Risma menantang akan membina Bledhek menjadi anak yang berguna asal dia mau sungguh-sungguh berubah.


"Ada namanya Bledhek. Saya tanya kamu mau ikut ibu enggak? Badannya penuh tato, di sini dan dan sini. Kalau mau ikut ibu dan sekolah hapus [tatonya] semua," kata dia.

 

"Tiga tahun lalu Bledhek jadi paskibraka di Balai Kota Surabaya. Dan dua tahun lalu dia kuliah di salah satu PTN di Surabaya, " lanjut Risma.

 

Dalam kesempatan itu, Risma pun menghubungi Bledhek melalui saluran telepon dan memperdengarkan suaranya di hadapan anak-anak yang tumbuh di kawasan eks lokalisasi BC itu.

 

"Kamu ditangkap Satpol PP kan? Kamu malu ya. Ya udahlah," seloroh Mensos, kepada Bledhek.

 

Terkait penanganan masalah anak jalanan di Kemensos, Risma mengatakan akan memetakan masalahnya lebih dulu.

 

"Jadi kita coba memetakan apa-apa yang bisa kita lakukan, sehingga kami bisa me-review baik sumber daya yang ada di kami ataupun anggarannya," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mensos menyerah secara simbolik bantuan beras Rp24 juta, bantuan untuk Institusi Penerima Wajib Lapor se-Jawa Timur Rp166 juta, 80 paket nutrisi untuk 80 anak dampingan Yayasan Majapahit senilai Rp24 juta, dan terintegrasi dan pembinaan lanjut IPWL Yayasan Eklesia Rp36 juta.

 

Lebih lanjut, para penghuni eks lokalisasi ini juga rencananya akan diberi pelatihan.

 

"Jadi tidak hanya sekedar dibantu lalu dilepas. Tidak bisa kalau hanya sekedar pendampingan dan pelatihan, marketing nantinya juga kita akseskan. Termasuk dengan bangunan yang ada di sini," kata Risma. (Amr)

 

Share:

Tim Asops Polri Kunjungi Polda Jawa Timur Dalam Rangka Pengamatan Pelaksanaan Pengamanan Menghadapi Kontijensi Terhadap Ancaman Terorisme dan Pencegahan Penyebaran covid-19


Portalindo.co.id

Surabaya - Tim AsOps Polri melakukan pengamatan pelaksanaan pengamanan menghadapi kontijensi terhadap ancaman terorisme dan pencegahan penyebaran covid-19 di wilayah Polda Jawa Timur. Jum’at, 01 Januari 2021.


Vidio Ketua Tim Pamatwil Brigadir Jenderal Drs. Imam Sayuti SH MH memberikan arahan 

Tim AsOps yang di Pimpin BJP Drs. Imam Sayuti, S.H., M.Si Karobankum Divkum Polri bersama BJP Imam Widodo Danpaspelopor Korbrimob Polri, KBP Nanang Purnomo, S.H., M.H, Jabatan Anjak Madya Korbinmas Baharkam Polri.

 



Video BJP Drs. Imam Widodo SH MM memberikan penekanan penekanan

Rombongan  diterima Kapolda Jawa Timur yang diwakili oleh Plh. Karoops Polda Jatim KBP Drs. H.  Yudi Sumartono, M.M. dan Kompol Sumino, S.H., Kasubbagkoorprogmonev Bagkerma Roops Polda Jatim yang mendampingi Tim Pengamat dari Mabes Polri. 


Video Plh. Karops Polda Jatim KBP Drs. Yudhi Sumartono,.SH,.MM menyampaikan situasi kondisi Polda Jatim

Tim Ops dari Mabes Polri berada diwilayah jajaran Polda Jatim selama 3(tiga)hari terhitung mulai tanggal 30 desember 2020 sd 01 januari 2021 melakukan pengamatan pengamanan dalam menghadapi kontijensi terhadap ancaman terorisme dan pencegahan penyebaran covid-19 yang dilaksanakan diwilayah Polda Jatim dan jajarannya, dengan sasaran Polrestabes Surabaya, Polresta Mojokerto, Polres Kabupaten Mojokerto, Polres, Polres Bangkalan, Polresta Pasuruan, Polres Pasuruan Kabupaten, Polres Malang Kabupaten dan terakhir Polres Batu.



Video Kapolres Bangkalan menyampaikan penjelasan kepada Tim dari As Ops Polri 

KBP Drs. Yudi Sumartono sebagai Plh. Karoops Polda Jatim mengatakan bahwa pelaksanaan pengamanan menghadapi kontijensi terhadap ancaman terorisme dan pencegahan penyebaran covid-19 di jajaran Polda Jatim sampai saat ini sudah siap, hanya saja pernah ada satu kejadian kerumunan massa di wilayah hukum Pasuruan terkait sholat jenazah di masjid Jami al Anwar Kota Pasuruan dan pemakaman salah satu tokoh agama Habib Hasan Asegaf yang dihadiri oleh ribuan massa, namun karena antisipasi penanganan pengamanan fokus secara profesional dengan melibatkan Gugus tugas percepatan penanganan Covid 19 Kota Pasuruan dapat dikendalikan dengan aman tertib dan lancar.

 

Brigadir Jenderal Polisi Drs. Imam Sayuti mengingatkan, bahwa," pengamanan menghadapi kontijensi terhadap ancaman terorisme dan pencegahan penyebaran covid-19 di jajaran Polda Jatim sekarang ini pelaksanaanya berbeda dengan tahun tahun  sebelumnya yang mana kalau pergantian tahun sebelumnya diberikan keleluasaan / kelonggaran pada masyarakat untuk merayakan pergantian malam tahun baru sedangkan pada pengamanan menghadapi kontijensi terhadap ancaman terorisme pada pergantian tahun saat ini dibarengi dengan penyebaran virus covid-19, sehingga dalam pelaksanaan pengamanan mengedepankan konsep protokol kesehatan.

 

BJP Drs. Imam Widodo,.SH,.MH dalam  pengamanan menghadapi kontijensi terhadap ancaman terorisme dan pencegahan penyebaran covid-19 Polda Jatim harus mampu memberikan motivasi kepada anak buah agar jangan ragu- ragu dalam menegakkan hukum terhadap ormas radikal dan terorisme, sebagai anggota Polri harus bisa menempatkan diri di situasi manapun, pedomani NKRI dalam ciptakan  harkamtibmas, Optimalkan tugas bhabinkamtibmas dan beri kesejahteraan babinkamtibmas agar mampu ciptakan harkamtibmas, berdayakan fungsi Intelejen untuk mendukung kondisi zona hijau dengan memerankan strategi intelegen untuk menekan covid-19 dan lakukan tindakan operasi yustisi.

 

Dalam wawancara dengan Kapolres Bangkalan AKBP Didik Harianto mengatakan bahwa untuk mengurangi kerumunan massa pada perayaan malam pergantian tahun baru di beberapa titik akan diberlakukan jam malam dengan cara menyekat pada akses jalan masuk kota dengan mendirikan Pos yang dijaga oleh personel gabungan TNI, Polri, dan unsur Instansi terkait.

 

Dalam rangka mengantisipasi dampak pembubaran FPI Polresta Pasuruan melakukan koordinasi dengan tokoh tokoh agama dan ulama ulama yang pro maupun  kontra dengan FPI dengan mengedepankan pendekatan secara profesional, modern, terpercaya dan humanis.

 

Sedangkan untuk mengurangi kerumunan massa pada perayaan malam pergantian tahun baru di beberapa titik jalur Polresta Pasuruan diberlakukan jam malam dengan cara menyekat pada akses jalan masuk kota dengan mendirikan Pos yang dijaga oleh personel gabungan TNI, Polri, dan unsur Instansi terkait, " ungkap AKBP Arman,.SIK,.SH

 

Kata Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq mengatakan bahwa, " untuk mengantisipasi dampak pembubaran FPI Polres Pasuruan melakukan koordinasi dengan tokoh tokoh agama dan ulama ulama yang pro maupun  kontra dengan FPI dengan mengedepankan pendekatan secara profesional, modern, terpercaya dan humanis.

 

Sedangkan untuk mengurangi kerumunan massa pada perayaan malam pergantian tahun baru di beberapa titik jalur Polres Pasuruan diberlakukan jam malam dengan cara menyekat pada akses jalan masuk kota dengan mendirikan Pos yang dijaga oleh personel gabungan TNI, Polri, dan unsur Instansi terkait.

 

Kapolres Kabupaten Malang AKBP Hendry Umar,.SIK,.SH menegaskan, bahwa wilayah hukum Polres Malang Kabupaten selama pergantian tahun baru saya jamin aman dan terkendali, baik dampak pembubaran FPI, teroris maupun kerumunan massa.

 

Kapolres Batu AKBP Catur Cahyono Wibowo SIK,.MH  pada saat pergantian tahun relatif sepi setelah  dilakukan rekayasa lalu lintas jalur menuju tempat tempat pariwisata dan koordinasi dengan wilayah polres samping.

 

Selama giat operasi tidak ada giat menonjol baik ancaman terorisme laka lantas, kemacetan serta gangguan lainnya(NP/Red)

Share:

Masyarakat Mengapresiasi Bansos Bagi Warga Terdampak Covid-19



Portalindo.co.id

Oleh : Edi Jatmiko )*


Pemerintah terus mengantisipasi persoalan sosial ekonomi sebagai dampak pandemi Covid-19. Salah satu upaya tersebut adalah dengan penyaluran Bansos bagi warga terdampak Covid-19 yang banyak mendapat apresiasi publik. 

Kita tentu sepakat bahwa tahun 2020 merupakan tahun yang begitu sulit bagi masyarakat di dunia, termasuk Indonesia. Meningkatnya angka terkonfirmasi positif Covid-19 membuat banyak sektor terganggu terutama kesehatan dan perekonomian.

Sadar akan efek domino dari penyebaran virus coronya tersebut, pemerintah Indonesia tidak ragu untuk mengucurkan dana guna membantu masyarakat dan memutar kembali roda perekonomian di Indonesia.

Berikut ini merupakan bantuan nyata dari pemerintah kepada warga yang terdampak Covid-19.

Kartu Pra Kerja

Program Ini awalnya merupakan pengembangan kerja dan kewirausahaan yang ditujukan untuk para pencari kerja maupun buruh, mereka yang ingin mendapatkan dan meningkatkan kompetensi.

Namun, semenjak Covid-19, kartu Pra Kerja pun diberikan kepada pekerja yang diberhentikan di tempat kerja akibat tempat kerjanya tidak beroperasi selama pandemi.

Besaran yang diterima oleh kartu Pra Kerja adalah Rp 3.4 juta dengan ketentuan Rp 1 juta untuk saldo pelatihan. Sisanya Rp 2.4 juta diberikan sebagai insentif setelah menyelesaikan pelatihan. Dana insentif yang diberikan setiap bulan sebesar Rp 600.000 selama 4 bulan.

Program ini rencananya juga akan diperpanjang hingga tahun 2021, sehingga masyarakat yang belum lolos pada program kartu Prakerja tahun 2020 dapat mendaftarkan dirinya kembali.

Program ini diperuntukkan bagi WNI berusia 18 tahun ke atas dan tidak sedang sekolah atau kuliah.

Bantuan Subsidi Upah (BSU)

BSU sendiri merupakan usaha pemerintah untuk melakukan percepatan pemulihan ekonomi nasional yang terdampak Covid-19. Mereka yang berhak mendapatkannya adalah para pekerja/buruh yang telah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan serta memiliki penghasilan di bawah Rp 5 juta per bulan.

Besaran yang diterima adalah sebesar Rp 2.4 juta. Penyaluran langsung diberikan kepada rekening penerima dengan ketentuan Rp 1.2 juta tiap bulan atau Rp 600.000 tiap bulan.

Untuk dapat menerima bantuan ini, tentu ada beberapa syarat, seperti memiliki rekening bank aktif, dan bukan merupakan karyawan BUMN ataupun PNS.

Bantuan Produktif Presiden (Banpres) untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)

Banpres UKM juga dikenal dengan sebutan BLT UMKM, bantuan sosial ini merupakan strategi dari pemerintah untuk memberikan stimulus kepada UMKM agar bisa bertahan di tengah pandemi Covid-19.

Besaran yang diberikan oleh pemerintah adalah sebesar Rp 2.4 juta, bantuan ini dipertuntukkan kepada masyarakat yang memiliki usaha dan terdaftar di Koperasi dan UKM, Koperasi Hukum atau Perbankan.

Bantuan Sosial Tunai (BST)

Bantuan ini merupakan bantuan berupa uang yang diberikan kepada keluarga miskin, tidak mampu, dan/atau rentan terdampak Covid-19.

Awalnya besaran yang diterima sebanyak Rp 600.000 yang diterima setiap bulan. Namun, seiring banyaknya bantuan lain, kini besaran bantuan tersebut sebesar Rp 300.000.

Bantuan ini juga akan diperpanjang hingga tahun 2021, bantuan ini akan diberikan kepada keluarga penerima manfaat PKH (program keluarga harapan) yang belum menerima bansos lainnya.

Kuota Gratis

Selain sektor perekonomian, sektor pendidikan juga terdampak akibat pandemi Covid-19. Menteri Pendidikan Nadiem Makarim telah memerintahkan kepada seluruh sekolah maupun kampus untuk menyelenggarakan pendidikans secara daring.

Tentu saja, hal ini bukan berarti berjalan mulus, karena terdapat beban biaya tambahan bagi masyarakat yang kurang mampu, salah satunya adalah untuk membeli kuota internet.

Beberapa orangtua  khususnya yang kurang mampu tentu saja cukup terbebani dengan adanya pembelajaran jarak jauh (PJJ), sehingga pemerintah melalui Kemendikbud memberikan bantuan kuota internet sebesar 20GB – 30GB, yang diberikan kepada siswa, mahasiswa, guru dan dosen.

Program Indonesia Pintar (PIP) melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP)

Bantuan ini sebenarnya sudah berlangsung dari beberapa tahun yang lalu. Namun, saat Covid-19 melanda, pemerintah menaikkan besaran dana yang diterima oleh siswa menjadi Rp 450.000 hingga Rp 1 juta.

Bantuan Subsidi Upah (BSU) untuk Guru Honorer

Bantuan ini diberikan untuk para Guru Honorer, diketahui besaran dana yang diterima adalah Rp 1.8 juta dengan potongan pajak sebesar 6%.


Beragam bantuan ini tentu saja menjadi stimulus bagi masyarakat Indonesia, apalagi sektor perekonomian di Indonesia juga terdampak akibat pandemi, sehingga langkah serta upaya tersebut tentu patut diapresiasi.


)* Penulis adalah pengamat sosial politik

Share:

Pemerintah Serius Mengantisipasi Varian Baru Covid-19



Portalindo.co.id

Oleh : Zakaria )*

Penemuan corona jenis baru di Inggris, membuat kita makin waspada, agar tak ada korban yang tertular. Pemerintah berusaha keras mengantisipasi agar virus covid-19 varian baru ini tidak masuk ke Indonesia, dengan melarang kedatangan warga negara Inggris. Selain itu, masyarakat harus lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

Pandemi yang dimulai bulan maret 2020 lalu, belum juga usai. Angka pasien corona di Indonesia masih di atas 5.000 orang per hari. Malah sekarang ada  virus jenis baru yang ditemukan di Inggris, dan mereka bermutasi jadi lebih ganas. Bahkan diklaim menyerang 70% lebih cepat daripada covid-19 versi lama. 

Corona jenis baru ini sudah menyebar, tak hanya di negerinya Ratu Elizabeth, namun menular sampai ke Afrika Selatan, Israel, bahkan Singapura. Masyarakat makin takut akan tertular virus ini, karena posisi Singapura dekat dengan Indonesia. Pemerintah mencegah kepergian corona jenis baru ke Indonesia, dengan beberapa cara.

Letjen TNI Doni Monardo, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 menyatakan bahwa untuk mengantisipasi masuknya corona jenis baru adalah dengan melarang warga negara Inggris atau yang habis bepergian dari sana, untuk masuk ke Indonesia. Jika dulu mereka yang habis dari Inggris wajib dites swab dan karantina 14 hari, maka sekarang dilarang keras untuk masuk ke negeri ini.

Pelarangan ini bukan berarti sebuah diskiriminasi, namun sebuah upaya pencegahan agar corona jenis baru tidak masuk ke Indonesia. Karena bisa jadi virus ini belum terdeteksi oleh alat tes swab, karena jenisnya berbeda. Selain itu, mutasi virus sangat berbahaya, karena bisa menular ke orang lain 70% lebih cepat dari biasanya. Bahkan bisa menyebabkan kematian.

Netty Prasetiyani, anggota Komisi IX DPR RI meminta pemerintah untuk lebih waspada ketika ada virus corona jenis baru. Jangan sampai terlambat untuk mengatasinya, karena lebih berat efek klinisnya. Bahkan mengurangi efektivitas vaksinasi. Dalam artian, Menteri Kesehatan yang baru (Budi Gunadi Sadikin) wajib bergerak cepat dalam menahan laju virus corona jenis baru.

Pernyataan Netty menjadi sebuah peringatan keras, agar tidak ada serangan corona gelombang kedua. Meskipun belum ada laporan pasien corona yang terkena virus covid-19 jenis baru, namun tidak boleh lalai sedikitpun. Karena orang tanpa gejala semakin banyak dan mereka tak tahu bahwa terkena corona, jika tidak dites rapid atau swab.

Publik wajib paham apa saja gejala corona jenis baru. Jika dulu pasien covid tidak memiliki kemampuan mencium aroma dan suhu badannya tinggi, maka sekarang ada beberapa ciri lagi. Mereka merasakan kelelahan yang amat sangat, kehilangan nafsu makan, dan delirium. Delirium adalah sebuah kondisi di mana tubuh mengalami kebingungan, bahkan linglung dan halusinasi.

Masyarakat juga wajib mencegah penularan corona dan selalu disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan. Pemerintah sudah sering mensosialisasikan gerakan 3M: memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Jangan lupa bawa masker cadangan, tisu basah beralkohol, dan hand sanitizer di dalam tas, saat keluar rumah.

Ingatlah pepatah lama: mencegah lebih bak daripada mengobati. Lebih baik repot sedikit dengan mencuci masker kain tiap hari atau membeli lusinan masker siap pakai, menyediakan hand sanitizer di dalam tas tiap anak, dan jarang keluar rumah kecuali untuk urusan yang penting. Daripada nantinya kena corona karena tidak disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan.

Mutasi virus covid-19 membuat masyarakat semakin waspada akan penularan corona, dan kita wajib mengantisipasi agar tidak ada serangan gelombang kedua. Penerbangan dari Inggris dihentikan untuk sementara. WN Inggris atau orang yang habis berkunjung ke sana, tak boleh masuk ke Indonesia saat pandemi. Masyarakat juga diminta disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan, agar tidak ada lagi penularan corona.


)* Penulis adalah warganet tinggal di Bogor

Share:

Vaksin Covid-19 Tetap Efektif Hadapi Varian Baru



Portalindo.co.id

Oleh : Putu Prawira )*

Masyarakat saat ini mulai berbahagia mengingat vaksin Covid-19 sudah mulai banyak ditemukan. Vaksin Covid-19 pun dianggap tetap efektif digunakan meskipun ada varian baru virus Corona.

Wiku Adisasmito selaku Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 menuturkan, vaksin yang sedang dikembangkan saat ini masih efektif untuk mencegah penyebaran Covid-19 dan mewujudkan kekebalan komunitas atau herd imunity.

Hal tersebut ia katakan untuk merespon adanya varian baru virus coronya yang mulai melanda beberapa negara di dunia.

Bertempat di Graha BNPB, Wiku mengatakan bahwa mutasi virus atau strain virus yang baru ini sedang terus diteliti, belum ada indikasi menyebabkan ketidakefektifan vaksin. Artinya Vaksin yang sedang dikembangkan saat ini masih bisa dinilai efektif untuk bisa digunakan dalam rangka mencapai herd imunity.

Kendati demikian, Wiku mengatakan bahwa Indonesia masih harus terus melihat perkembangan ilmu pengetahuan yang berkaitan denga varian baru Covid-19.

Ia pun kembali mengingatkan bahwa tidak ada yang bisa memastikan kapan pandemi Covid-19 ini akan berakhir.

Wiku berujar, bahwa virus ini secara alamiah memang selalu melakukan mutasi pada saat melakukan penularan. Jadi sebenarnya apabila kita ingin mencegah virus ini supaya tidak bermutasi, maka jangan berikan kesempatan kepada virus tersebut untuk bisa menular dari manusia ke manusia.

Adapun varian baru dari virus corona telah diidentifikasi di Inggris bagian tenggara. Varian baru penyebab penyakit Covid19 itu diberi nama “VUI-202012/01.

Varian baru virus corona disebut bisa menyebar dengan lebih cepat di beberapa bagian wilayah negara Inggris.

Hingga 13 Desember 2020, tercatat telah terkonfirmasi setidaknya 1.108 kasus dengan varian ini yang telah diidentifikasi di wilayah Inggris bagian selatan dan timur.

Meskipun belum terdapat bukti bahwa strain ini berdampak pada keparahan penyakit, respons antibodi atau pengaruhnya pada kemanjuran vaksin, kasus yang disebabkan varian baru terus meningkat.

Pada kesempatan berbeda, DPR juga memberikan apresiasi langkah pemerintah,  yakni dengan melarang WNA masuk ke Indonesia terkait varian baru Covid.

Wakil Ketua DPR Azis Syamsudin memberikan apresiasi atas langkah pemerintah yang segera memberlakukan larangan masuknya warga negara asing (WNA) dari seluruh negara ke Indonesia selama 2 pekan di bulan Januari 2021.

Kebijakan ini diambil oleh pemerintah karena adanya temuan kasus mutasi virus corona yang berawal di Inggris dan memiliki daya tular lebih cepat.

Menurut Azis, mutasi virus corona yang baru ditemukan di Inggris ini merupakan ancaman nyata yang serius.

Ia juga mendesak pemerintah agar segera melakukan pelacakan terhadap WNA dan WNI yang baru-baru ini memasuki wilayah RI dan luar negeri khususnya dari Inggris dan Eropa.

Azis menghimbau kepada masyarakat agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, seperti mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak.

Pada kesempatan berbeda, Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof. Dr Zubairi Djoerban, Sp.PD.KHOM meyakini bahwa vaksin Covid-19 yang saat ini dalam proses produksi, ampuh dalam mencegah virus corona varian baru.

Penemuan varian baru virus corona sendiri terjadi pada November 2020 lalu. Saat itu semua bagian Inggris mengalami penurunan kasus Covid-19.

Zubairi juga menjalaskan bahwa saat ini sedang dikerjakan 2 vaksin yang dapat mempan untuk mengatasi varian baru ini. Para ahli juga merasa optimis bahwa vaksinasi akan memiliki kekebalan di banyak tempat.

Meski sangat menular, namun Zubairi mengatakan bahwa virus corona varian baru tersebut tidak lebih mematikan, namun para ahli sangat yakin bahwa memang virus ini sangat menular, namun tidak lebih mematikan.

Dirinya menegaskan bahwa tes PCR atau dikenal sebagai swab tes mampu mendeteksi virus ini, ibaratnya virus ganiti baju , tapi PCR masih bisa ditunggu.

Beberapa negara yang sudah mengonfirmasi corona mutasi yuang pertama kali ditemukan di Inggris. Negara-negara tersebut antara lain, singapura, Italia, Denmark serta Australia.

Meski demikian, untuk WNA dan WNI dari wilayah Eropa dan Australia serta WNI dari Inggris, diberikan pengecualian agar tetap bisa masuk ke wilayah Indonesia.

Virus Coronya yang bermutasi memang menjadi ancaman tersendiri, terutama ancaman terkait dengan  lonjakan pasien. Oleh karena itu keberadaan dan persiapan vaksin haruslah diapresiasi demi kesehatan masyarakat Indonesia. 


)* Penulis adalah kontributor Lingkar Pers dan Mahasiswa Cikini

Share:

UU Cipta Kerja Mempercepat Sertifikasi Halal



Portalindo.co.id

Oleh : Wildan Ahmad )*

Omnibus Law UU Cipta Kerja mengatur agar masyarakat mampu berwiraswasta, karena ada klaster UMKM dan klaster kemudahan berusaha. Selain itu, UU ini juga mempercepat proses sertifikasi halal. Sehingga pengusaha kuliner dan kosmetik akan mendapatkannya dengan mudah, dan membuka jalan menuju pasar ekspor.

Ketika seorang pengusaha berbisnis kuliner dan kosmetik, ia tak bisa berjualan begitu saja. Namun harus mengurus beberapa persyaratan, agar dipercayai masyarakat. Misalnya P-IRT, izin BPOM, dan sertifikat halal. Jika sudah memiliki semuanya maka masyarakat akan menyerbu produknya, karena sudah terjamin oleh pemerintah.

Sertifikasi halal sangat penting bagi pengusaha kuliner dan kosmetik, karena Indonesia adalah negara dengan mayoritas penduduk muslim. Mereka tentu ingin makan, minum, dan memakai kosmetik yang halal, serta tidak mengandung babi dan turunannya. Misalnya gelatin babi. Atau makan snack tapi ternyata pada proses pembuatannya dioles dengan kuas berbulu babi.

Jika sudah punya sertifikat, maka menjadi penanda bahwa produknya benar-benar halal dan thayyib. Namun sayang proses mendapatkannya agak rumit. Karena harus ada uji laboratorium sehingga memastikan tidak ada kandungan haram seperti alkohol dan babi. Dulu birokrasinya agak lama karena harus mengantri di LPH selama 2-3 bulan.

Padahal sertifikat ini penting, karena jika akan mengekspor ke negara jazirah arab dan timur tengah, harus memilikinya. Jika prosesnya dipercepat, maka pengusaha akan diuntungkan dan proses ekspor jadi lancar. Mereka bisa mendapat uang untuk memperbesar usahanya. Pemerintah Indonesia juga diuntungkan karena mendapatkan pajak ekspor.

Mastuki HS, Kepala Pusat Registrasi dan Sertifikasi Halal BPJPH menyatakan bahwa dulu jika ingin mendapatkan sertifikasi halal, harus menunggu 92 hari, untuk produk luar negeri. Sedangkan untuk produk luar negeri malah sampai 107 hari. Namun sekarang, sejak UU Cipta Kerja diberlakukan, hanya butuh waktu 21 hari untuk mendapatkan sertifikat halal.

Dengan pemercepatan ini tentu akan berdampak positif. Karena layanan registrasi dibenahi dan masyarakat yang jadi diuntungkan. Mereka juga tak perlu takut akan status kehalalannya, karena dalam 21 hari produknya diuji tidak hanya oleh BPJPH, namun juga sudah dicek oleh lembaga pemeriksa halal (LPH) dan MUI. Sehingga sertifikatnya benar-benar valid.

Masalah biaya juga jadi batu sandungan. Dulu saat akan mendapatkan sertifikat, harus membayar sebesar 2 juta rupiah. Namun sekarang dihapuskan. Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa penghapusan biaya sertifikat halal dikhususkan untuk pengusaha UMKM. Hal ini berlaku sejak UU Cipta Kerja diresmikan, oktober 2020.

Jika biaya dihapus maka akan sangat menolong pengusaha UMKM yang berkantong cekak. Sehingga mereka bisa mendapatkan sertifikat halal, tanpa bingung harus mencari pinjaman ke mana. Jika sertifikat ini didapatkan, maka kepercayaan pembeli makin meningkat. Produk kuliner dan kosmetik akan laris-manis, dan mereka mendapatkan keuntungan berlipat ganda. 

Jika usahanya makin besar maka pebisnis UMKM bisa naik level jadi kelas kakap. Ketika dulu hanya berjualan di gerobak, maka lama-lama punya warung, lalu mampu membeli bangunan untuk dijadikan restoran. Otomatis mereka butuh karyawan untuk melayani pelanggan. Sehingga mengurangi pengangguran di Indonesia.

Efek domino positif ini yang diharapkan oleh pemerintah. Sehingga kita bisa selamat dari ancaman krisis ekonomi jilid 2. Karena sertifikat halal mudah didapat, menguntungkan pengusaha kuliner dan kosmetik dan memperbesar bisnisnya, dan bisa menyerap pengangguran. Otomatis daya beli masyarakat juga naik.

Pemercepatan proses sertifikasi halal disambut baik oleh pengusaha, karena mereka tak harus menunggu hingga 3 bulan. Selain itu, biayanya juga digratiskan oleh pemerintah, khusus untuk pengusaha UMKM. Sehingga menolong mereka yang masih kesulitan untuk mendapatkan uang saat akan mengurus sertifikat halal. (daenk)

Share: