Kapten Moerdoko : Tetap Laksanakan Protokol Kesehatan di Masa Transisi

Jakarta Barat - Antisipasi Penyebaran Wabah Virus Covid-19 di Wilayah Koramil 05 Kebon Jeruk Kodim 0503/JB, Serka Besus Y 4 personil BKO yang di bantu 1 personil Kodim 0503/JB dan 2 personil Satpam PD Pasar Kedoya laksanakan PDMPK.

Kodim 0503/JB Gelar Baksos di Wilayah Koramil 04/Cengkareng

Jakarta - Komandan Distrik Militer (Dandim) 0503/JB, Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, S.I.P bersama Ketua Persit KCK Cabang XVII Ny Endah Dadang Ismail yang didampingi Danramil 04/Cengkareng, Kapten Cpl Edy Moerdoko bersama Ketua Persit Ranting 05 Koramil 04/CK, Ibu Sriyatun Moerdoko melaksanakan Bakti Sosial (Baksos), Rabu, 20 Januari 2021.

Jakbar Berbagi di Jum'at Barokah

Jakarta - Lima kaum Dhuafa kembali mendapatkan kepedulian dari Koramil 04/Cengkareng, Kodim 0503/JB, dan Persit KCK Ranting 5 Cab XVII.

Gabungan Tiga Pilar Bonjer Gelar Ops Yustisi

Jakarta Barat - Sanksi sosial kembali di berikan kepada warga yang tidak menerapkan protokol kesehatan dengan tidak menggunakan masker.

Babinsa Pelda Sutoyo Bersama Jajaran Tiga PIlar Gelar OK PREND

Jakarta Barat - “Sebanyak 35 Orang yang terjaring tidak menggunakan masker dalam giat Operasi Kepatuhan Peraturan Daerah Propinsi DKI (OK PREND) yang dilaksanakan gabungan 3 pilar dalam rangka Pelaksanaan Pergub No.51 Tahun 2020 tentang Penegakan Disiplin Mematuhi Protokol Kesehatan ( PDMPK ) untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan Covid – 19. khususnya di Wilayah Kel. Kedoya Utara, Kec. Kebon Jeruk.” Urai Danramil 05/KJ Kapten Cpl R Edy Moerdoko.

Friday, November 1, 2019

Babinsa Koramil 05/KJ Berikan Arahan Ke Pangawas Pengamanan AOS.


Portalindo.co.id, Jakarta Barat -- Memberikan arahan dan masukan kepada para pengawas security atau pengawas keamanan PT. Asia Outsouring Service (AOS)
Merupakan salah satu tugas Babinsa dalam menjalankan komunikasi sosial (komsos) di wilayah binaan, seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 05/KJ Kodim 0503/JB, Peltu Sukresna. Ak.

Babinsa Koramil 05 Kebon Jeruk, Peltu Sukresna pada pukul 11.00 Wib, Jum'at, 01 November 2019, melaksanakan komunikasi sosialnya di AOS Jl. Raya Arteri Panjang, Rw. 02, Kel. Kelapa Dua, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Komsos yang dilakasanakan Babinsa bersama Bapak Pono S dan Bapak M. Taufiq yang selaku pengawas pengamanan AOS. Dalam komsosnya Peltu Sukresna mengatakan,  Bapak Pono. S yang selaku pengawas hendaknya untuk tidak bosan berkoordinasi dan tetap semangat serta waspada dalam menjaga lingkungan perkantoran agar Tertib, Aman, dan Kondusif sesuai dengan SOP yang berlaku.Kata Babinsa.

"Terus koordinasi dengan aparat setempat Rw/Rt, Kelurahan, Binmas dan Babinsa Apabila ada permasalahan sekecil apapun di wilayah Kel. Kelapa dua ini agar dapat teratasi bersama",Tutur Peltu Sukresna. (Brama)
Share:

KODIM 1417/KENDARI KERAHKAN PERSONIL MAKSIMAL, DUKUNG PELAKSANAAN HPS-39 SULTRA


Portalindo.co.id, Kendari ---
Hari pangan sedunia Ke-39 yang akan di laksanakan di Provinsi Sulawesi Tenggara, Melibatkan berbagai Stekholder, khususnya Instansi TNI -POLRI.


Apel Gelar pasukan dalam rangka kunjungan Presiden RI dan rombongan dan Pengamanan kegiatan Hari pangan sedunia ke-39 berlangsung di Apron Lanud Halu oleo jumat (1 November 2019) yang melibatkan unsur TNI, Polri, Pemda, Basarnas, Dishub, dan Instansi terkait jajaran Sulawesi Tenggara.

Apel di pimpin oleh Kapolda Sultra Brigjen Pol Merdysam yang turut di hadiri Danrem 143/Ho, Kol Inf Yustinus Nono Yulianto SE.,M.Si , Dandim 1417/Kendari Kol Inf Drs Alamsyah M.Si, para Dansat TNI- POLRI Jajaran Sultra dan Forkopimda.

Kapolda Sultra dalam sambutannya mengatakan kegiatan apel gelar untuk Mengecek kesiapan personil TNI  - POLRI dan instansi terkait, untuk pengamanan para menteri dan tamu negara.

" Dengan harapan kegiatan Hari Pangan Sedunia  dapat berjalan dengan lancar," kata Kapolda

Di katakannya , Suksesnya HPS ditentukan kesiap - siagaan TNI- POLRI dan seluruh Instansi terkait sesuai peran tugas dan tanggung jawab masing- masing.

" Seluruh hal - hal tehnis dan taktis hendaknya di koordinasi kan  tetap jalin komunikasi dan koordinasi sehingga hal-hal yg terdapat dilapangan dapat di atasi," Tegasnya

Terkait pelaksanaan HPS yang berada di wilayah binaan Kodim 1417/Kendari Kolonel Inf Drs Alamsyah M.Si selaku Dandim, menyampaikan Kodim 1417/ Kendari sebagai aparat kewilayahan selain mengerahkan personil dalam pengamanan,babinsa juga kami kerahkan untuk mendukung tugas pemda guna mendukung kelancaran kegiatan HPS tersebut.

" HPS akan berlangsung di tiga lokasi yaitu Kendari, Konawe dan Konsel, " Pungkas Dandim

Dikatakannya di sela-sela apel gelar pasukan, Dalam event nasional yang dihadiri para menteri dan tamu negara, pihaknya mengerahkan seluruh Personil untuk membantu dan mendukung kelancaran kegiatan hari pangan sedunia yang akan berlangsung dari 2 Nov sampai 5 Nov 2019 .

Untuk di ketahui pembukaan HPS pada 2 November di hari ini juga rencananya diagendakan panen kakao di Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan, gelar inovasi teknologi dan bio industri, serta Festival Pangan Lokal (lomba cipta menu) dan peninjauan pameran termasuk pagelaran seni budaya yang dipusatkan di lapangan MTQ Kendari.

Pelaksanaan HPS pada 3 November di agendakan akan diisi dengan pameran yang diikuti dari pihak Pemprov dan kabupaten/kota, BUMN, swasta, stakeholder, UKM lokal, dan lainnya.

Sementara pelaksanaan HPS pada 4 dan 5 November mendatang masih menyuguhkan acara pameran pangan, bazar, UKM, dan pagelaran seni budaya.

 Editor Admin Kodim Kdi
Share:

Polsek Tanjung Duren Aman 2 Orang Pelajar Pelaku Pengeroyokan


Portalindo.co.id, Jakarta Barat -- Petugas Kepolisian Polsek Tanjung Duren Polres Metro Jakarta Barat mengamankan 2 orang pelajar yang di duga melakukan aksi pengeroyokan terhadap 2 orang pelajar di Jalan Gelong Baru Tomang, Grogol Petamburan Jakarta Barat  pada Jumat (20/9/2019).

Akibat dari pengeroyokan pelajar tersebut, 2 orang pelajar berinisial FW ( 17 ) mengalami luka sobek pada bagian paha kaki kanan dan MFA ( 17 ) mengalami luka sobek pada bagian tangan kanan nya

Kapolsek Tanjung Duren Kompol Lambe P Birana, Sik menjelaskan bahwa kejadian tersebut bermula pada saat korban dan teman teman sekolah nya hendak bermain Futsal dilapangan komplek bank mandiri di Jalan Gelong Baru Tomang Grogol Petamburan Jakarta Barat lalu seketika tiba-tiba diserang segerombolan anak pelajar SMP dan sebagian lainnya menggunakan pakaian preman

"Korban bersama teman-teman lainya sontak kaget dan panik serta berusaha lari menyelamatkan diri" Ujar kompol Lambe, Kamis ( 31/10/2019 ).

Saat korban FW berusaha menghindar dan menyelamatkan diri dari segerombolan anak pelajar SMP tersebut muncul pelaku VS (16) langsung menyabetkan clurit ke arah kaki korban hingga mengenai bagian paha kaki kanan korban tidak lama kemudian pelaku lainnya berinisial MRP juga berusaha menyabetkan sebilah celurit bergagang stainless ke arah temen korban berinisial MFA yang berusaha menyelamatkan diri namun sabetan celurit berhasil mengenai tangan kanan korban

Sementara Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren AKP Mubarak menjelaskan ke 2 korban saat itu langsung dilarikan ke RS sumber waras untuk mendapati tindakan medis setelah mendapati informasi tersebut petugas kami dilapangan langsung bergerak cepat untuk menggali dan menyelidiki akan kasus tersebut dan petugas kami akhirnya berhasil mengamankan ke dua pelaku VS (16) dan MRP ( 15 ) pada Rabu (23/10/2019)  dan berhasil mengamankan barang bukti sebilah celurit ukuran besar bergagang kayu dan sebilah celurit stainless bergagang kayu yang dipergunakan pelaku untuk melukai korban

Saat ini para pelaku sedang kami lakukan. Prosesnya penyelidikan guna mempertanggungjawabkan atas perbuatan, pelaku dikenakan pasal 170 KUHP, tutur Mubarok.(zul)
Share:

BAIN HAM RI Sulsel Dampingi Kades Laporkan Oknum Polisi ke Propam Polda Sulsel


Portalindo.co.id.Makassar ---
Kepala Desa Palajau, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto Indar Jaya didampingi Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Badan Advokasi Investigasi Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (BAIN HAM RI) Sulsel yang juga bertindak sebagai Kuasa Hukum dari Kantor Advokat dan Konsultan Hukum DR. Muhammad Nur, S.H., M.H., dan Associates melaporkan Oknum Penyidik Polres Jeneponto ke Propam Polda Sulsel, Kamis (31/10/2019)

Oknum yang dilaporkan bernama Bripka Syahrir merupakan Penyidik Pembantu Satuan Reskrim Polres Jeneponto. Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/60/X/2019/Subbag Yanduan tanggal 31 Oktober 2019, oknum ini dilaporkan lantaran diduga melakukan perbuatan tidak memperhatikan dan menyelesaikan laporan pengaduan masyarakat dengan TBL/199/VI/2019/SPKT tanggal 17 Juni 2019 tentang tindak pidana pengancaman.

Dimana laporan tersebut belum ada kejelasannya, sehingga perbuatan oknum polisi itu diduga melakukan pelanggaran disiplin Polri sebagaimana dimaksud dalam pasal 4 huruf (b, d dan f) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 2 tahun 2003 tentang pelanggaran disiplin Polri.

Laporan ini diterima Banit Riksa I Subbid Provos Bidpropam Polda Sulsel Bripka Handoko. Laporan itu dibenarkan oleh Panit II unit III Urbinplin Provos Bidpropam Polda Sulsel Ipda Zulkarnaim.

"Benar, bahwa pada hari ini Kamis 31 Oktober 2019 sekira pukul 16:30 Wita. Saya selaku Pawas Bidpropam telah menerima laporan masyarakat atas nama Indar Jaya Bachtiar, pekerjaan kepala Desa Palajau, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto. Pelapor didampingi BAIN HAM RI sekira 6 orang," kata Zulkarnaim.

Kuasa Hukum Kepala Desa Palajau Indar Jaya, Dr. Muhammad Nur, S.H., M.H., mengatakan melaporkan oknum Polisi ke Propam Polda Sulsel itu adalah hal yang tepat. Laporan itu bukan laporan untuk menjustifikasi seorang oknum Kepolisian.

"Laporan itu adalah perbuatan oknum polisi yang tidak melakukan respon terhadap laporan masyarakat. Pelayanan ini adalah tujuan utama seorang polisi yang harus ditunjukkan. Kalau pelayanan itu tidak ada wajar kalau masyarakat melapor kepada Propam Polda Sulsel," kata dia.

Muhammad Nur mengatakan, kemungkinannya kalau dia menganalisa lawan dari kepala desa ini adalah orang yang memiliki pangkat di institusi Polri dan ini tidak bisa kita pungkiri akan terjadi pelanggaran disiplin Polri.

"Dan kita sebagai kuasa hukum akan menelusuri itu kalau ada keterlibatan polisi siapapun dia baik itu Polres, Polsek kami akan laporkan di Propam Polda dan kami bisa melaporkan ke Kapolri itu akan kami tempuh," katanya.

Proses hukum seseorang itu kata dia, tidak boleh diintervensi oleh siapapun. Penyidik punya kewenangan tersendiri untuk menentukan orang itu bisa tersangka atau itu tidak bisa tersangka dan kasus perzinahan telah dibuktikan oleh Polsek Arungkeke bahwa tidak terjadi perzinahan dan itu SP3nya sudah keluar Selesai masalah ini.

"Tidak ada lagi orang yang mengatasnamakan ini dan itu untuk memunculkan kembali. Tidak bisa kalau hukum adat itu lebih dikedepankan ini adalah negara hukum semua orang mengacu kepada budaya dan adat tetapi ini negara hukum dan harus taat kepada hukum dan produk hukum itu adalah SP3," jelas dia.

Dia percaya dan sangat meyakini bahwa Propam Polda ini adalah orang - orang yang teruji dari ilmu pengetahuan dan teruji dari pengalaman dan kita berharap netralitas dan profesionalisme ini tetap kita uji dari persoalan dan kasus yang saat ini," ujarnya.

Muhammad Nur menegaskan, tidak ada intervensi apalagi orang yang tidak ada di lingkungan kejadian. Kalau ada Polsek yang tiba - tiba ingin mengambil alih dan mengintervensi itu hal yang sangat keliru dan pihaknya akan melawan untuk proses hukumnya kedepan.

"Kami akan terus melakukan pengawalan terhadap proses hukum ini terkait pelanggaran etik yang diduga dilakukan oleh oknum kepolisian itu akan kita kawal di Propam Polda. Kalau itu terbukti ya pastinya sanksi mengacunya kepada sangsi dan sanksi nya itu apa itu adalah kewenangan Propam Polda entahkah san.(Syam)
Share:

Danrem 143/HO : Generasi Muda Yang Inovatif, Kreatif, Pekerja Keras, Disiplin, Tangguh Dan Bertanggung Jawab Serta Memiliki Karakter Berwawasan Kebangsaan


Portalindo.co.id, Bau - Bau --- "Bangsa Indonesia dalam mengelola Sumber Daya Alam, harus diolah dengan baik agar bangsa Kita bisa mandiri dan tidak tergantung dgn kekayaan negara lain. Untuk bisa dikelolah dengan baik maka perlu Sumber Daya Manusia (SDM) yg inovatif, kreatif, pekerja keras, disiplin, tangguh dan bertanggung jawab serta memiliki karakter yg berwawasan kebangsaan. Peran generasi muda memiliki arti penting dan mengelolah hal tersebut, sehingga diharapkan para generasi muda fokus dengan belajar sesuai dengan program studinya masing - masing," terang Kolonel Inf Yustinus Nono Yulianto.

Hal ini disampaikan Komandan Korem 143/Halu Oleo Kolonel Inf. Yustinus Nono Yulianto S,E., M.Si., dalam Dialog Kebangsaan kepada kurang lebih 200 orang Mahasiswa Universites Dayanu Ikhsanuddin bertempat di Baruga La Ode Malim Kampus Universitas Dayanu Iksanuddin Jl. Dayanu Ikhsanudin Kelurahan  Lipu Kecamatan  Betoambari Kota Baubau .

Lebih jauh Danrem juga mengingatkan kepada seluruh generasi muda untuk selalu menjauhi Narkoba, jangan mudah diadu domba dan gunakan medsos secara cerdas dan bijak.

"Kita semua bersaudara mari kita jalin persatuan dan kesatuan, serta junjung tinggi kearifan lokal. Masa depan bangsa ada dipundak para generasi muda sekarang ini, gunakan kemajuan tehknologi untuk hal - hal positif demi kemajuan bangsa dan negara," tegas Danrem.

Untuk diketahui kegiatan Dialog Kebangsaan yang digagas oleh pihak  dan pengelola kampus ini memiliki tujuan untuk memberikan motivasi bagi mahasiswa untuk lebih giat lagi dalam menempuh pendidikan guna mewujudkan mahasiswa yang memiliki wawasan luas dan mampu bersaing dengan Kampus Kampus lainnya.

Hadir dalam kegiatan ini Rektor Unidayan Ir. H. LM Sjamsul Qomar , M.T ., Wakil Rektor III Unidayan Dr. Andi Tendri , M.Si, Danyon 725/Wrg Letkol Inf Hendry Ginting dan Para Dosen Unidayan.(*)
Share:

AH : Dinas Kominfo SP Perkenalkan Berbagai Inovasi di Sulsel Expo


MAKASSAR -- Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kominfo SP) Provinsi Sulsel ambil bagian dalam Pameram Pembangunan atau Sulsel Expo yang dilaksanakan selama empat hari, 30 Oktober hingga 2 November 2019, yang diselenggarakan di Celebes Convention Centre (CCC).

Pada stand Diskominfo Sulsel ditampilkan berbagai inovasi dan capaian program yang selama ini sudah dilaksanakan.

Ada empat bidang di dinas tersebut. Diantaranya bidang komunikasi, informatika, statistik, dan persandian. Seluruhnya ekspose menampilkan sejumlah capaian kinerja yang telah dilakukan. Khususnya dalam setahun era kepemimpinan Gubernur Prof HM Nurdin Abdullah dan Wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman.

Kepala Dinas Kominfo SP, Andi Hasdullah menjelaskan, bahwa salah satu perangkat daerah yang dia pimpin itu adalah mengkordinir dan mensupport tatakelola pemerintahan digital baik administrasi pemerintahan maupun layanan pemerintahan berbasis eletronik- dalam evaluasi mandiri indeks SPBE Sulsel tahun 2019 sdh berada pada nilai indeks 3,4 atau nilai baik hampir  masuk nilai sangat baik skor 3,5- angka SPBE sulsel tahun lalu hanya berada  pada angka skor 2.3 atau nilai cukup- satu tahun kita berhasil naikkan menjadi skor B gemuk- hal ini kita dapat karena adanya komitmen pimpinan yang kuat dan dukungan dari semua opd yang ada-

Hasdullah menambahkan saat ini dunia memasuki era digital 4.0 ini, seluruh aktifitas manusia semakin  dimudahkan dengan sistem elektronik berbasis digital. Karenanya, Kominfo SP sulsel saat ini telah menghadirkan Sulsel smart province yang memuat sejumlah layanan seperti  aduan masyarakat lewat Baruga Sulsel, layanan smart office dan tanda tangan digital, one data sulsel, e' planning terintegrasi, simpek, dan berbagai layanan publik lainnya.

Khusus di Bidang Informatika, Dinas Kominfo SP secara masif menginformasikan terkait keterbukaan informasi. Bagaimana proses yang harus dilakukan masyarakat umum jika ingin memperoleh informasi bagi lembaga publik yang ada. Juga diperkenalkan peran serta kerja-kerja Pejabat Pengelola Informasi dan Data (PPID) yang melayani permintaan masyarakat.

"Lanjut disampaikan juga jika keterbukaan informasi harus dilakukan bukan hanya di tingkat provinsi, melainkan juga kabuaten/kota, hingga ke desa-desa," ungkap Kepala Bidang Informatika Kominfo SP, Badaruddin. (Red/Sbn)
Share:

TINGKATKAN KERJASAMA MILITER INDONESIA - AMERIKA, DANKODIKLATAD KUNJUNGI DAERAH LATIHAN US ARMY


Portalindo.co.id, Bandung ---Dankodiklatad, Letjen TNI AM. Putranto, S.Sos melaksanakan kunjungan kerja ke US ARMY pada tanggal 23 – 26 Oktober 2019 dalam rangka memenuhi undangan pihak Angkatan Darat Amerika. Dalam kunjungan Dankodiklatad kali ini, turut mendampingi Danpussenif, Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso, Dirdik Kodiklatad, Brigjen TNI Hilman Hadi, S.I.P., M.B.A., M.Han., Mayor Inf Pamungkas Army serta Atase Darat Indonesia, Kolonel Inf Hendri.

Dalam rangkaian kunjungan kerja ini, Dankodiklatad mendatangi beberapa tempat latihan dari US Army diantaranya US Army Maneuver Center of Excellence (MCoE), Fort Benning dan Joint Readiness Training Center (JRTC), Fort Polk. Kunjungan ini bertujuan untuk menambah referensi bagi pembenahan daerah latihan TNI AD, di Puslatpur Baturaja.

Pada 23 Oktober 2019, delegasi mengunjungi MCoE di Fort Benning untuk menerima paparan yang disampaikan oleh Lieut. Col Hathaway tentang profil satuannya. Dikatakan Hathaway, MCoE adalah lembaga dibawah US Army Tradoc yang menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan bagi pasukan manuver yakni Infanteri dan Kavaleri.  “Kurikulum pendidikan kami diatur oleh CAT-C yang memfokuskan kepada materi pelajaran yang bersifat taktis”, ujarnya.

Pada pertemuan antar kedua pejabat militer negara ini, membahas tentang pertimbangan menggabungkan pasukan infanteri dan kavaleri. “Kami menerima banyak masukan tentang bagaimana seharusnya pertempuran dilaksanakan tentunya dengan memanfaatkan kerjasama antar kecabangan infanteri, kavaleri dan satuan lainnya”, tutur Dankodiklatad.

Kegiatan di Fort Benning dilanjutkan dengan kunjungan ke kawasan daerah latihan pertempuran kota Shelby Military Operation on Urban Terrain (MOUT). Selanjutnya, delegasi juga mengunjungi pusat simulasi yakni simulasi mengemudi ranpur Stryker, simulasi penembakan ranpur Stryker, simulasi maneuver pasukan Infanteri setingkat kompi dan simulasi geladi posko. Selain itu delegasi juga mengunjungi Pusat Physical Training bagi Prajurit US ARMY untuk menjaga kebugaran dan kesiapan mental maupun fisik prajuritnya.

Masih dalam rangkaian kunjungan kerja ke US ARMY, pada 25 Oktober 2019 dengan menaiki Black Hawk delegasi mendatangi JRTC, Fort Polk dan disambut oleh Brig. Gen Patrick D. Frank selaku Komandan JRTC. Diungkapkan Brigjend Frank, saat ini sedang dilaksakanan latihan pra tugas di JRTC.  Untuk diketahui, “JRTC dan Fort Polk ini dikenal sebagai pusat latihan utama di US Army, dan dengan menempatkan prajurit terbaik, akan memastikan bahwa JRTC sebagai tempat terbaik untuk mempersiapkan satuan tempur sebelum melaksanakan tugas operasi”, tuturnya.

“Saat saya berpangkat Kapten pada tahun 1997 untuk pertama kalinya menginjakkan kaki di JRTC ini, dan sejak saat itulah saya memiliki keinginan untuk mengembangkan tempat latihan TNI AD”, ujar Dankodiklatad. “Kebetulan saat ini sedang berlangsung pembenahan daerah latihan TNI AD di Puslatpur Baturaja, sehingga ini adalah momen yang tepat untuk melihat berbagai fasilitas yang ada di JRTC ini, sebagai referensi salah satu tempat latihan untuk penyempurnaan daerah latihan TNI AD”, pungkasnya.

Kunjungan kerja kali ini banyak membahas seputar Latihan Pratugas dan fasilitas yang ada di Fort Polk. Delegasi Indonesia berkesempatan untuk mengunjungi Posko 3rd Brigade Combat Team 10th Mountain Division yang sedang melaksanakan pratugas serta 1st Batalion 509th Parachute Infantry Regiment sebagai pasukan lawan dengan mengendarai Humvee pada 26 Oktober 2019.

JRTC menyelenggarakan Pratugas sekitar 11 kali dalam satu tahun untuk mempersiapkan Brigade Combat Team ( Brigade Tim Pertempuran) guna melaksanakan berbagai macam penugasan operasi. Dengan lahan seluas 240.000 Ha, maka JRTC merupakan tempat yang sangat ideal untuk mempersiapkan para prajurit secara profesional dalam menghadapi ancaman perang.(Penerangan Kodiklatad)
Share: